
OTO Mounture — Jaecoo J5 EV tidak hanya menawarkan mobilitas tanpa emisi, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan sebagai salah satu keunggulan utama.
SUV listrik ini hadir dengan kombinasi teknologi keselamatan aktif dan pasif yang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pengemudi dan penumpang dalam berbagai kondisi perjalanan.
Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, faktor keselamatan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi konsumen sebelum membeli kendaraan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Jaecoo J5 EV dibekali berbagai fitur canggih mulai dari sistem bantuan berkendara modern hingga perlindungan baterai berstandar tinggi.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama pada kendaraan listrik adalah keamanan baterai. Untuk itu, Jaecoo J5 EV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki stabilitas termal tinggi dan tingkat keamanan lebih baik dibandingkan beberapa teknologi baterai lainnya.
Baterai LFP memiliki ketahanan terhadap risiko thermal runaway, sehingga lebih aman saat digunakan dalam berbagai kondisi. Selain itu, teknologi ini juga menawarkan usia pakai yang lebih panjang sehingga mendukung penggunaan jangka panjang.
Komitmen terhadap keselamatan tersebut diperkuat melalui berbagai pengujian ekstrem yang dilakukan pada sistem baterai Jaecoo J5 EV. Dalam simulasi benturan keras, sel baterai tetap menunjukkan stabilitas tinggi dan tidak memicu kebakaran meskipun berada dalam kondisi daya penuh.
Tak hanya itu, baterai SUV listrik ini juga telah mengantongi standar perlindungan IP68, yang memastikan komponen baterai tetap aman saat menghadapi hujan deras maupun melintasi genangan air dengan kedalaman tertentu.

BACA JUGA: Panduan Membeli Mobil Bekas untuk Road Trip, Jangan Sampai Salah Pilih!
Salah satu fitur yang menjadi pembeda Jaecoo J5 EV di kelasnya adalah kehadiran 540° Panoramic View dengan Transparent Chassis.
Teknologi ini memberikan visibilitas menyeluruh di sekitar kendaraan, termasuk area bawah mobil yang biasanya tidak terlihat oleh pengemudi. Fitur tersebut membantu mengurangi blind spot saat parkir, bermanuver di area sempit, maupun melintasi berbagai kondisi jalan.
Dengan tampilan resolusi tinggi dan berbagai sudut pandang yang dapat dipilih, pengemudi dapat memantau kondisi sekitar kendaraan secara lebih akurat dan aman.
Untuk meningkatkan keselamatan berkendara sehari-hari, Jaecoo J5 EV dibekali 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Teknologi ADAS berfungsi membantu pengemudi mendeteksi potensi bahaya, meningkatkan kewaspadaan, serta mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan.
Lapisan perlindungan semakin lengkap dengan hadirnya 6 airbags yang tersebar di berbagai area kabin. Kombinasi sistem keselamatan aktif dan pasif ini dirancang untuk memberikan perlindungan lebih menyeluruh bagi seluruh penumpang.
Menurut Business Unit Director Jaecoo Indonesia,Jim Ma, keselamatan menjadi fondasi utama dalam pengembangan setiap kendaraan Jaecoo, termasuk Jaecoo J5 EV.
Menurutnya, keselamatan selalu menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan setiap kendaraan Jaecoo. Pada J5 EV, kata dia, pihaknya menghadirkan teknologi keselamatan yang komprehensif melalui kombinasi 17 fitur ADAS, 6 airbags, dan sistem 540° Panoramic View.
“Kami ingin memastikan setiap perjalanan tidak hanya lebih efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi seluruh pengguna,” ujarnya.
Jim Ma menambahkan bahwa keselamatan kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh fitur ADAS atau airbag, tetapi juga dimulai dari keamanan baterai.
“Karena itu, kami membekali J5 EV dengan baterai LFP berstandar tinggi yang telah melalui berbagai pengujian ekstrem untuk memberikan ketenangan bagi pelanggan dalam penggunaan sehari-hari,” tambahnya.

BACA JUGA: Di Balik Penjualan 16 Ribu Unit Jaecoo J5 EV, Ada Inden Panjang dan Keluhan Purna Jual
Selain menawarkan standar keselamatan tinggi, Jaecoo J5 EV juga menghadirkan efisiensi penggunaan yang relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Dengan asumsi biaya listrik sekitar Rp1.700 per kWh, biaya operasional kendaraan ini diklaim hanya sekitar Rp290 ribu per bulan atau sekitar Rp9.600 per hari.
Angka tersebut menjadikan biaya penggunaan Jaecoo J5 EV lebih terjangkau dibandingkan banyak kendaraan bermesin konvensional.
Dari sisi performa, Jaecoo J5 EV dibekali baterai berkapasitas 60,9 kWh yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 155 kW dan torsi puncak 288 Nm.
SUV listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 461 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. Dengan kemampuan tersebut, perjalanan antarkota seperti Jakarta menuju Semarang dapat dilakukan tanpa perlu mengisi ulang baterai di tengah perjalanan.
Karakter SUV juga diperkuat dengan ground clearance setinggi 200 mm yang memberikan rasa percaya diri saat melintasi berbagai kondisi jalan, mulai dari perkotaan, tanjakan, hingga jalan berbatu ringan.
Selain mengutamakan keselamatan, Jaecoo J5 EV juga menawarkan berbagai fitur kenyamanan yang mendukung kebutuhan mobilitas keluarga modern.
Kabin lapang, panoramic roof berukuran 1,45 meter persegi yang diklaim terbesar di kelasnya, serta berbagai fitur modern lainnya menjadi nilai tambah bagi kendaraan ini.
Dengan kombinasi 17 fitur ADAS, 6 airbags, baterai LFP berstandar IP68, jarak tempuh hingga 461 km, dan biaya operasional yang efisien, Jaecoo J5 EV hadir sebagai salah satu pilihan SUV listrik yang menawarkan keseimbangan antara keamanan, kenyamanan, dan efisiensi untuk pasar Indonesia.
(om/ns)








