MG S5 EV Kena Recall Global, Hampir 10 Ribu Unit Berpotensi Alami Risiko Kebakaran

MG S5 EV

OTO Mounture — Produsen mobil listrik MG Motor mengumumkan program recall global terhadap 9.806 unit MG S5 EV yang diproduksi antara 22 Januari 2025 hingga 29 Januari 2026.

Penarikan ini dilakukan setelah ditemukan potensi masalah pada sistem kipas pendingin yang dalam kondisi tertentu dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Dari total kendaraan terdampak, sebanyak 1.830 unit berada di Jerman. Program recall tersebut diawasi langsung oleh Federal Motor Transport Authority (KBA) Jerman dengan nomor referensi 16617R.

Menurut KBA seperti dikutip dari laman Electrive, masalah muncul ketika kendaraan digunakan pada suhu lingkungan yang sangat rendah.

Dalam kondisi tersebut, kipas radiator berpotensi membeku dan tidak dapat berputar. Jika pemilik kemudian mengaktifkan sistem pemanas kabin, resistor seri pada modul pengendali kipas dapat mengalami panas berlebih (overheating).

Pada kondisi paling parah, panas berlebih tersebut dapat memicu kebakaran pada kendaraan.

BACA JUGA: Kenalan dengan BAIC T1, Crossover EV yang Tawarkan Kabin Lega dan Teknologi Pintar

Otoritas Jerman mengungkapkan bahwa kasus ini bukan sekadar potensi risiko. KBA menyatakan telah menerima laporan yang berkaitan dengan cacat tersebut, termasuk insiden yang menyebabkan kerusakan properti maupun dugaan cedera pada pengguna.

Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai jumlah kasus maupun tingkat keparahan insiden yang telah terjadi.

Sebagai langkah perbaikan, MG akan melakukan pembaruan perangkat lunak (software update) pada Integrated Motor Control Unit (IMCU). Software terbaru dirancang untuk mencegah kondisi overheating ketika kipas radiator mengalami pembekuan akibat suhu rendah.

Hingga kini MG belum mengumumkan jadwal resmi pelaksanaan recall di masing-masing negara. Program ini dijalankan secara internal dengan kode RE005.

MG S5 EV mulai dipasarkan di Jerman pada 2025 sebagai penerus MG ZS EV dalam jajaran kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) milik perusahaan.

SUV listrik kompak tersebut dibangun menggunakan Modular Scalable Platform (MSP) yang dikembangkan oleh perusahaan induknya, SAIC Motor di China. Recall kali ini mencakup seluruh MG S5 EV yang diproduksi mulai 22 Januari 2025 hingga 29 Januari 2026.

BACA JUGA: Kecewa Layanan Purnajual Chery, Pemilik Omoda E5 Keluhkan Klaim Cacat Produk Belum Selesai 4 Bulan

Lantas, bagaimana dengan di Indonesia? Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pengumuman resmi dari MG Motor Indonesia mengenai apakah kendaraan yang dipasarkan di Indonesia termasuk dalam program recall tersebut.

Biasanya, cakupan recall akan disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan dan pasar tujuan. Jika model yang dijual di Indonesia menggunakan komponen yang sama dengan unit terdampak secara global, bukan tidak mungkin program serupa akan diumumkan di kemudian hari.

Pemilik MG S5 EV disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari MG Motor Indonesia dan dealer resmi guna mengetahui perkembangan lebih lanjut apabila recall diberlakukan di pasar domestik.

(om/ril)

 

 

, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *