
OTO Mounture — Masih banyak anggapan bahwa mobil berpenggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD) kurang mampu melibas tanjakan dibanding mobil berpenggerak roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD). Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Teknologi otomotif modern telah membuat mobil FWD memiliki performa yang mumpuni di berbagai kondisi jalan, termasuk tanjakan dan jalan licin.
Bahkan, untuk kendaraan keluarga atau MPV, sistem penggerak roda depan justru menawarkan sejumlah keunggulan dari sisi efisiensi, kenyamanan, hingga keselamatan.
Salah satu contoh mobil MPV yang mengandalkan sistem FWD adalah Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross.
Adapun Front Wheel Drive (FWD) merupakan sistem penggerak yang menyalurkan tenaga mesin langsung ke roda depan.
Berbeda dengan sistem RWD yang harus meneruskan tenaga melalui gardan dan poros menuju roda belakang, mobil FWD memiliki jalur tenaga yang lebih sederhana sehingga tenaga yang dihasilkan lebih efisien.
Selain itu, penggunaan komponen yang lebih sedikit membuat bobot kendaraan menjadi lebih ringan.
BACA JUGA: Sensor TPS Mobil: Fungsi, Cara Kerja, Ciri-Ciri Kerusakan, dan Solusinya
Brand Ambassador Mitsubishi, Rifat Sungkar, menjelaskan bahwa untuk kendaraan penumpang seperti MPV, kemampuan menanjak antara mobil FWD dan RWD pada dasarnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Perbedaan tersebut baru terasa pada kendaraan dengan beban berat seperti truk yang memang membutuhkan karakter penggerak berbeda.
Artinya, anggapan bahwa mobil FWD tidak mampu melewati tanjakan hanyalah mitos apabila kendaraan dirancang sesuai spesifikasi dan digunakan dengan benar.
Berikut sejumlah keunggulan mobil FWD yang membuatnya banyak digunakan pada mobil keluarga modern.
1. Penyaluran Tenaga Lebih Efisien
Karena tenaga mesin langsung diteruskan ke roda depan, kehilangan tenaga menjadi lebih kecil dibanding sistem penggerak roda belakang. Semakin sedikit komponen mekanis yang digunakan, semakin kecil pula energi yang terbuang sebelum sampai ke roda.
2. Bobot Kendaraan Lebih Ringan
Mobil FWD tidak membutuhkan gardan belakang maupun poros penggerak yang panjang. Hal tersebut membuat bobot kendaraan menjadi lebih ringan sehingga membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus performa kendaraan.
3. Handling Lebih Mudah Dikendalikan
Salah satu alasan banyak pabrikan menggunakan sistem FWD pada mobil keluarga adalah karakter handling yang lebih mudah dikendalikan.
Saat bermanuver, arah kendaraan lebih mudah mengikuti kemudi sehingga memberikan rasa percaya diri bagi pengemudi, terutama saat berkendara di dalam kota maupun perjalanan jauh.
4. Kabin Lebih Lapang
Karena tidak menggunakan gardan belakang, lantai kabin dapat dibuat lebih rata. Keuntungan ini membuat ruang kaki penumpang belakang menjadi lebih lega dan meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
5. Kabin Lebih Senyap
Minimnya komponen penggerak menuju roda belakang juga membantu mengurangi suara mekanis yang masuk ke kabin. Hasilnya, perjalanan menjadi lebih nyaman karena tingkat kebisingan kendaraan lebih rendah.
BACA JUGA: Seharian Keliling Jakarta Bareng VinFast MPV 7, Ini Kesannya
Keunggulan lain mobil FWD terletak pada kemampuan traksi. Posisi mesin yang berada di bagian depan memberikan beban tambahan pada roda depan sehingga meningkatkan daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan.
Ketika hujan atau melewati jalan licin, roda depan akan menarik kendaraan sehingga traksi menjadi lebih stabil dibandingkan kondisi tertentu pada sistem RWD.
Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi cuaca.
Selain mengandalkan sistem penggerak roda depan, Mitsubishi Xpander juga dibekali berbagai fitur yang membantu pengemudi ketika melewati tanjakan.
– Hill Start Assist (HSA)
Berfungsi menahan rem secara otomatis selama beberapa detik ketika mobil berhenti di tanjakan. Saat pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas, mobil tidak langsung mundur sehingga proses berakselerasi menjadi lebih aman dan nyaman.
– Active Stability Control (ASC)
Fitur ini membantu menjaga kestabilan kendaraan saat bermanuver di jalan licin. Sistem ini bekerja melalui ECU yang akan mendeteksi potensi understeer maupun oversteer, kemudian mengatur pengereman pada masing-masing roda agar kendaraan tetap berada di jalurnya.
– Pilihan Transmisi “2” dan “L”
Pada Mitsubishi Xpander bertransmisi otomatis tersedia pilihan posisi transmisi 2 dan L. Mode ini berguna untuk menghasilkan tenaga lebih besar saat melewati tanjakan curam sekaligus memberikan efek engine brake ketika melewati turunan.
Bagi pengguna kendaraan harian maupun keluarga, mobil dengan sistem penggerak roda depan menawarkan banyak keuntungan.
Selain lebih hemat ruang, bobot kendaraan lebih ringan, handling mudah dikendalikan, hingga memiliki traksi yang baik di jalan licin, mobil FWD juga telah didukung berbagai teknologi keselamatan modern.
Dengan hadirnya fitur seperti Hill Start Assist (HSA) dan Active Stability Control (ASC), Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross membuktikan bahwa mobil FWD tetap mampu menghadapi tanjakan maupun kondisi jalan yang menantang.
(om/pd)








