
OTO Mounture — PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama periode libur sekolah Juni-Juli 2026.
Perseroan memastikan seluruh layanan operasional di jaringan jalan tol Jasa Marga Group siap memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat.
Sejumlah persiapan dilakukan mulai dari peningkatan kapasitas transaksi di gerbang tol, penyempurnaan skenario rekayasa lalu lintas, optimalisasi fasilitas rest area, hingga penguatan layanan digital melalui aplikasi Travoy.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara matang untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama musim liburan.
Menurutnya, kesiapan tersebut mencakup pelayanan transaksi di gerbang tol, pengaturan arus lalu lintas, hingga pemanfaatan teknologi digital agar perjalanan pengguna jalan tol berlangsung lebih aman dan efisien.
“Peningkatan volume lalu lintas kami antisipasi dengan kesiapan operasional yang matang di lapangan. Jasa Marga Group menyiagakan seluruh aspek pelayanan, mulai dari transaksi, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang berkeselamatan hingga tiba di tujuan,” ujar Rivan.
BACA JUGA: OLX Hadirkan Kategori Mobil Baru, Cari Mobil Kini Makin Mudah
Sebelum memasuki masa libur sekolah, Jasa Marga telah menyelesaikan seluruh program preservasi berkala di ruas jalan tol yang dikelolanya.
Selain pekerjaan pemeliharaan rutin dan preventif, perusahaan juga menyiapkan tim patching yang bertugas selama 24 jam secara bergantian untuk menangani kerusakan darurat dengan cepat tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tol tetap prima saat volume kendaraan meningkat.
Untuk mengantisipasi kepadatan di sejumlah titik, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan dan berdasarkan diskresi Kepolisian.
Beberapa skema yang telah dipersiapkan meliputi contraflow pada ruas yang mengalami kepadatan, ramp metering untuk mengatur kendaraan yang masuk ke jalan tol, dan pengalihan arus lalu lintas apabila diperlukan.
Penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan secara fleksibel sesuai perkembangan kondisi kendaraan selama periode liburan.
BACA JUGA: Sering Pindah Jalur? Kenali Fungsi Blind Spot Warning agar Berkendara Lebih Aman
Jasa Marga juga mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi Travoy sebelum maupun selama perjalanan.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna jalan dapat memperoleh berbagai informasi penting, antara lain kondisi lalu lintas terkini, CCTV jalan tol secara real time, lokasi titik rawan kemacetan (blackspot), tarif tol, informasi lokasi dan fasilitas rest area, layanan derek online, akses langsung ke One Call Center 133, dan fitur Chat Us yang beroperasi selama 24 jam.
Dengan informasi tersebut, pengguna dapat merencanakan perjalanan lebih efektif dan menghindari potensi kepadatan.
Selain kesiapan di ruas jalan tol, Jasa Marga juga memastikan fasilitas pendukung di rest area siap melayani kebutuhan pengguna jalan.
Selama libur sekolah, tersedia 62 rest area di jaringan jalan tol Jasa Marga Group yang terdiri atas 26 Travoy Rest yang dikelola langsung oleh Jasa Marga, dan 38 rest area mitra.
Bagi pengguna kendaraan listrik, Jasa Marga telah mengoperasikan 207 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 58 lokasi rest area.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung perjalanan kendaraan listrik yang diperkirakan terus meningkat.
(om/ns)








