
OTO Mounture — Wuling Motors mengajak sejumlah awak media termasuk OTO Mounture merasakan langsung performa Wuling Eksion dalam acara Media First Impression di Topgolf, Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
Dalam sesi ini, tersedia dua varian yang diuji, yakni Wuling Eksion EV dan Wuling Eksion PHEV, yang masing-masing menawarkan karakter berkendara khas kendaraan elektrifikasi modern.
Berbagai skenario pengujian disiapkan untuk menguji kemampuan kendaraan, mulai dari tanjakan dan turunan, parkir paralel, U-turn, dan zig-zag.
Hasilnya, Wuling Eksion menunjukkan handling yang ringan dan mudah dikendalikan. Saat melibas tanjakan maupun turunan, kendaraan tetap stabil tanpa gejala kehilangan tenaga.
Begitu pula saat bermanuver di lintasan zig-zag dan U-turn, respons kemudi terasa presisi sehingga memudahkan pengemudi dalam mengontrol arah kendaraan. Seluruh rintangan dapat dilalui tanpa drama, baik pada varian EV maupun PHEV.

BACA JUGA: Penjualan Nissan Makin Merana, Turun Tajam di Maret 2026
Kemudahan berkendara ini tidak lepas dari dukungan fitur modern yang disematkan, seperti Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), hingga kamera 360 derajat.
Fitur AVH dan HHC sangat membantu saat berhenti di tanjakan, mencegah mobil mundur sebelum kembali melaju. Sementara kamera 360 derajat mempermudah parkir paralel dengan visibilitas yang lebih luas.
Wuling Eksion pertama kali diperkenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Model ini menjadi SUV keluarga pertama di Indonesia yang hadir dalam dua pilihan elektrifikasi sekaligus, yaitu EV dan Plug-in Hybrid (PHEV). Selain itu, Eksion juga menjadi model kedua yang mengusung teknologi Wuling Technology di Tanah Air.
Dari sisi desain, Wuling Eksion mengusung konsep Muscular Flowline Design dengan tampilan tegas dan modern.
Kabin luas dengan konfigurasi 7-seater membuatnya cocok untuk keluarga. Ditambah panoramic sunroof hingga baris belakang, suasana interior terasa lebih lega dan nyaman untuk perjalanan jauh.
Untuk varian EV, Wuling Eksion dibekali Magic Battery Pro dengan jarak tempuh hingga 530 kilometer.
Sementara varian PHEV mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik dengan teknologi Ling Power, menghasilkan total jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer.

BACA JUGA: Kalah Sengketa Merek Denza, BYD Daftarkan Nama “Danza” di Indonesia
Secara keseluruhan, dari tes singkat yang dilakukan OTO Mounture, Wuling Eksion menunjukkan performa yang menjanjikan sebagai SUV keluarga modern. Handling ringan, fitur lengkap, serta kemampuan melibas berbagai kondisi jalan tanpa kendala menjadi nilai utama.
Dengan kombinasi EV dan PHEV, model ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang menginginkan kendaraan efisien namun tetap nyaman untuk berbagai kebutuhan.
Adapun peluncuran resminya yang dikabarkan dilakukan pada 22 April 2026 ini disebut akan menjadi salah satu yang paling dinantikan di pasar otomotif Indonesia.
(om/ls)








