
OTO Mounture — Seorang konsumen Jaecoo J5 mengungkapkan pengalaman pembelian kendaraannya melalui media sosial Threads. Ia mengaku telah membayar uang muka atau TDP sebesar Rp118.662.840, tetapi masih harus berulang kali mencari informasi mengenai status mobil yang telah dipesannya.
Keluhan tersebut disampaikan melalui akun Threads @soymichio. Dalam unggahannya, konsumen tersebut menegaskan bahwa ceritanya bukan untuk menuduh atau menyalahkan pihak tertentu, melainkan untuk membagikan pengalamannya sebagai konsumen yang masih menunggu kepastian terkait kendaraan pesanannya.
“Rp118 JUTA SUDAH SAYA BAYAR, TAPI KENAPA SAMPAI SEKARANG SAYA MASIH HARUS NGEJAR-NGEJAR INFO MOBIL SAYA?” tulisnya.
Berdasarkan unggahan tersebut, konsumen melakukan SPK Jaecoo J5 Jet Black pada 5 Juni 2026. Kemudian pada 27 Juli 2026, pembayaran TDP disebut telah masuk dengan total Rp118.662.840.
Dalam unggahannya, ia turut menyertakan bukti pembayaran yang dilakukan sebanyak dua kali. Transfer pertama tercatat sebesar Rp5 juta, sementara pembayaran kedua mencapai sekitar Rp113 jutaan. Kedua transaksi tersebut disebut ditujukan ke rekening atas nama salah satu perusahaan jaringan dealer resmi.
Setelah seluruh pembayaran tersebut dilakukan, konsumen mengaku mengira proses berikutnya tinggal menunggu kendaraan tiba dan siap diambil. Namun, menurut pengakuannya, dirinya justru masih harus mencari informasi mengenai perkembangan mobil yang telah dipesan.
“Saya pikir setelah itu tinggal menunggu mobil datang. Ternyata prosesnya tidak sesederhana itu,” tulisnya.

BACA JUGA: Bahaya! 171 Unit Jaecoo J7 Direcall, Bisa Kehilangan Tenaga Saat Melaju
Persoalan tersebut kemudian berlanjut ketika konsumen mencoba meminta kejelasan mengenai status pesanannya.
Dalam pembaruan yang diunggah di Threads, ia mengatakan telah melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan supervisor dan membagikan tautan utas keluhannya.
Namun, menurut pengakuannya, informasi yang diberikan supervisor masih sebatas mengenai delivery list.
Ia juga mengaku meminta nomor atasan maupun hasil pembicaraan antara supervisor dengan pihak atasannya. Akan tetapi, menurutnya, permintaan tersebut belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Konsumen itu pun kembali membagikan perkembangan terbaru mengenai kendaraan pesanannya.
Kabar terbaru disampaikan pada 11 Agustus 2026. Konsumen tersebut mengungkapkan bahwa mobil Jaecoo J5 pesanannya akhirnya telah masuk dalam delivery list.
“newest update! mobilnya masuk delivery list 11/8,” tulisnya.
Konsumen tersebut mengaku lega dengan perkembangan tersebut dan berharap proses pengiriman berjalan lancar hingga kendaraan benar-benar siap untuk diambil.
Meski demikian, ia menyebut komunikasi dari sales yang menangani pembelian tersebut masih belum diterima. Informasi mengenai mobil yang masuk delivery list justru disampaikan oleh supervisor.
“salesnya tetep gada kabar dan masih hilang sampai sekarang, dan supervisornya yang kabarin,” tulisnya.
Dengan adanya perkembangan tersebut, ia pun mengaku tidak jadi meluapkan kekesalannya secara langsung di showroom.

BACA JUGA: Pengguna Geely EX5 dan EX2 Makin Banyak, Komunitasnya Tumbuh Pesat
Keluhan konsumen tersebut turut mendapat respons dari akun resmi Jaecoo Indonesia. Melalui kolom komentar, akun @jaecoo.id menyampaikan permintaan maaf dan mengatakan bahwa tim mereka telah menghubungi konsumen melalui pesan langsung atau DM.
“Halo! Kami mohon maaf atas kendala yang Bapak/Ibu alami. Terkait hal tersebut, tim kami sudah menghubungi anda melalui DM. Mohon dicek ya. Terimakasih atas pengertiannya,” tulis akun @jaecoo.id.
Hingga pembaruan terakhir, konsumen menyebut Jaecoo J5 pesanannya telah masuk delivery list. Selanjutnya, ia masih menunggu proses hingga kendaraan benar-benar siap untuk ready pick up.
Pengalaman tersebut menjadi perhatian bagi calon konsumen yang hendak melakukan SPK Jaecoo J5, khususnya terkait komunikasi mengenai status pesanan, pembayaran TDP, hingga jadwal pengiriman kendaraan.
Catatan redaksi: Informasi dalam artikel ini berdasarkan unggahan dan keterangan dari konsumen di Threads. Keluhan tersebut merupakan pengalaman pribadi konsumen dan tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan mengenai layanan Jaecoo secara keseluruhan.
(om/ls)








