
OTO Mounture — Chery mencatatkan pertumbuhan signifikan di pasar Inggris dengan penjualan 8.618 unit pada Agustus 2026. Berdasarkan data Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT), capaian tersebut melonjak 249,61 persen secara tahunan sekaligus menempatkan Chery di posisi teratas dalam daftar penjualan mobil baru bulanan di Inggris.
Pencapaian tersebut melanjutkan tren positif Chery di Inggris. Sebelumnya, Chery berada di posisi kedua selama lima bulan berturut-turut sejak Maret 2026.
Pertumbuhan penjualan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam ekspansi Chery di pasar global, termasuk Eropa. Bagi Chery Indonesia, perkembangan ini turut memperkuat rekam jejak merek sebagai perusahaan otomotif yang terus mengembangkan produk dan teknologi di berbagai negara.
Kepercayaan konsumen terhadap sebuah merek tidak hanya berkaitan dengan angka penjualan, tetapi juga pengembangan produk, kemampuan menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan pasar, serta dukungan layanan selama masa kepemilikan.
Salah satu model yang mendukung perkembangan Chery di Inggris adalah TIGGO 9 CSH. SUV flagship tersebut menggunakan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) yang dikembangkan untuk memberikan kombinasi performa dan efisiensi.
Untuk pasar Inggris, TIGGO 9 CSH memiliki kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik hingga lebih dari 90 mil. SUV tersebut juga diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 5,4 detik.
Teknologi dan karakter berkendara TIGGO 9 CSH turut mendapat perhatian dari sejumlah media otomotif Inggris, termasuk Top Gear dan CAR.
Chery juga membangun pendekatan yang lebih dekat dengan pasar lokal melalui kolaborasi bersama mantan pemain tim nasional Inggris, Peter Crouch, beserta keluarganya. Kendaraan digunakan dalam berbagai aktivitas keluarga sehari-hari untuk menunjukkan relevansi produk dengan kebutuhan konsumen setempat.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa ekspansi Chery tidak hanya mengandalkan spesifikasi kendaraan. Produk, teknologi, dan komunikasi juga disesuaikan dengan karakter penggunaan serta kebutuhan konsumen di masing-masing negara.
BACA JUGA: Pemilik Chery Omoda C5 Keluhkan Transmisi Bermasalah di 30.000 Km, Minta Solusi Konkret
Pertumbuhan Chery di Inggris menjadi bagian dari ekspansi perusahaan di pasar Eropa. Chery sebelumnya mengaktifkan kembali fasilitas EBRO di Barcelona, Spanyol, kemudian membuka pusat operasi regional sekaligus fasilitas research and development (R&D) di negara tersebut pada April 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mengintegrasikan pengembangan produk, manufaktur, rantai pasok, hingga penjualan dengan ekosistem lokal.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Chery mencatat penjualan sebanyak 233.764 kendaraan di 24 negara Eropa. Angka tersebut tumbuh 193 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari total penjualan tersebut, kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) menyumbang 114.306 unit. Jumlah tersebut meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa ekspansi Chery di Eropa tidak hanya dilakukan melalui perluasan wilayah pemasaran. Perusahaan juga meningkatkan investasi pada teknologi, operasional, manufaktur, serta pemahaman terhadap kebutuhan konsumen lokal.
BACA JUGA: Green SM Mulai Uji Coba Layanan di Amsterdam, Bidik Ekosistem Mobilitas Listrik
Hingga akhir Agustus 2026, penjualan kumulatif Chery Group secara global telah melampaui 20,44 juta kendaraan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 7,18 juta unit dipasarkan di luar Tiongkok.
Chery juga mencatatkan posisi sebagai produsen otomotif Tiongkok pertama yang melampaui ekspor kumulatif tujuh juta kendaraan. Perusahaan juga mempertahankan posisi teratas dalam ekspor kendaraan penumpang merek Tiongkok selama 23 tahun berturut-turut.
Skala bisnis tersebut menjadi fondasi bagi Chery untuk terus mengembangkan teknologi, produk, dan standar layanan di berbagai pasar.
Namun, ekspansi global juga perlu diikuti kemampuan untuk menerjemahkan pengalaman dan kapabilitas tersebut ke dalam layanan yang sesuai dengan karakter konsumen di setiap negara.
Di Indonesia, Chery terus mengembangkan ekosistem kendaraan elektrifikasi melalui produk mobil listrik dan teknologi Chery Super Hybrid. Penguatan tersebut juga dilakukan melalui ekspansi jaringan diler, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta layanan purnajual.
Layanan purnajual Chery mencakup konsultasi, servis, garansi, hingga ketersediaan suku cadang untuk mendukung kebutuhan konsumen selama masa kepemilikan kendaraan.
(om/ns)








