Green SM Mulai Uji Coba Layanan di Amsterdam, Bidik Ekosistem Mobilitas Listrik

Green SM Belanda

OTO Mounture — Green SM mulai memperluas layanan mobilitas listrik ke Belanda. Perusahaan menggelar acara pembukaan teknis pada 25 September sebagai langkah awal pengoperasian layanan mobilitas berbasis kendaraan listrik murni di negara tersebut.

Pada tahap awal, Green SM Belanda akan menjalankan fase pilot secara bertahap di sejumlah wilayah utama Amsterdam. Perusahaan akan memanfaatkan periode ini untuk membangun jaringan pengemudi, menyempurnakan proses operasional, sekaligus menetapkan standar layanan sebelum memasuki tahap peluncuran yang lebih luas.

Belanda menjadi pasar kedelapan Green SM secara global sekaligus pasar Eropa kedua setelah Denmark. Ekspansi ini memperluas kehadiran perusahaan di Eropa sekaligus menjadi kesempatan untuk memahami karakteristik pasar dan kebutuhan mobilitas masyarakat setempat.

Dalam fase awal pengoperasian, layanan Green SM mencakup kawasan Centrum, West, dan Zuid di Amsterdam. Cakupan tersebut kemudian akan diperluas secara bertahap ke wilayah Oost, Noord, Nieuw-West, dan Zuidoost. Targetnya, layanan Green SM dapat mencakup wilayah Amsterdam secara lebih luas.

Fase pilot juga menjadi periode bagi perusahaan untuk mendapatkan masukan langsung dari pelanggan dan pengemudi. Informasi tersebut akan digunakan untuk menyempurnakan kualitas layanan, proses operasional, serta pengalaman pengguna sebelum peluncuran resmi.

Richard Nabil Chahine, CEO Green SM Europe, mengatakan Belanda menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan ekspansi perusahaan di Eropa.

“Pada tahap ini, prioritas kami bukan hanya mengoperasikan layanan, tetapi yang lebih penting adalah membangun fondasi yang kuat untuk layanan berkualitas tinggi, mulai dari memilih dan mendukung jaringan pengemudi hingga memastikan pengalaman pelanggan yang konsisten,” kata Richard.

Menurutnya, Green SM akan terus mendengarkan masukan pelanggan dan mempelajari karakteristik pasar Belanda untuk mengembangkan layanan mobilitas listrik yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

BACA JUGA: Pemilik Jaecoo Keluhkan Layanan Servis di Sunter, Soroti Sikap CS

Selain mengoperasikan layanan, Green SM juga tengah membangun jaringan pengemudi melalui pendekatan “Skilled Drivers – Bigger Opportunities”. Perusahaan menawarkan kesempatan kemitraan dengan fleksibilitas serta potensi pendapatan dan sejumlah benefit bagi pengemudi di Belanda.

Untuk skema pekerjaan, Green SM menawarkan pendapatan hingga EUR 3.000 per bulan. Sementara bagi pengemudi yang memilih model operasional sewa kendaraan, perusahaan menawarkan skema bagi hasil hingga 85 persen.

Green SM juga memberikan insentif bagi pengemudi yang menjadi bagian dari tahap awal ekspansi. Pengemudi pertama yang bergabung di Belanda berkesempatan memperoleh joining bonus hingga EUR 600, ditambah sejumlah benefit khusus bagi pengemudi pionir.

Perusahaan menargetkan terbentuknya jaringan pengemudi profesional yang memenuhi standar kendaraan, keselamatan, dan kualitas pelayanan.

Untuk memperkenalkan layanan kepada masyarakat Amsterdam, Green SM juga menghadirkan promo perjalanan. Pelanggan dapat memperoleh diskon 50 persen untuk setiap perjalanan, dengan batas maksimal potongan sebesar EUR 30 per perjalanan. Promo tersebut dapat digunakan hingga 10 kali untuk setiap pengguna.

Program ini menjadi bagian dari upaya Green SM memperkenalkan layanan taksi listriknya kepada pelanggan sekaligus mendapatkan pengalaman langsung mengenai kebutuhan pengguna di pasar Belanda.

Belanda sendiri dikenal memiliki ekosistem kendaraan listrik yang berkembang. Green SM berupaya memadukan armada kendaraan listrik murni dengan jaringan pengemudi yang telah mendapatkan pelatihan untuk menghadirkan perjalanan yang nyaman dengan harga kompetitif.

Kehadiran layanan ini sekaligus menambah pilihan mobilitas berbasis energi listrik bagi masyarakat dan wisatawan di Amsterdam.

BACA JUGA: Pemilik Chery Omoda C5 Keluhkan Transmisi Bermasalah di 30.000 Km, Minta Solusi Konkret

Masuknya Green SM ke Belanda merupakan bagian dari strategi ekspansi internasional perusahaan. Sejak memasuki pasar pertamanya di Vietnam pada 2023, Green SM terus memperluas operasional ke sejumlah pasar di Asia dan Eropa.

Perusahaan mengembangkan model mobilitas hijau dengan menyesuaikan layanan terhadap karakteristik serta kebutuhan masing-masing pasar.

Melalui fase pilot di Belanda, Green SM akan terlebih dahulu berfokus pada kualitas layanan, jaringan pengemudi, pengalaman pelanggan, serta penyempurnaan operasional sebelum memperluas cakupan layanannya di Amsterdam.

(om/ns)

 

 

, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *