Ini Kiat Beli GPS Tracker

Foto: dok. Suzuki Indonesia

OTO Mounture — Sebagai alat untuk melacak keberadaan mobil, GPS Tracker (pelacak GPS) menjadi salah satu piranti penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian mobil.

Karena cukup banyak peminatnya, saat ini ada cukup banyak produk GPS Tracker dari berbagai merek dan fitur di pasaran, mulai produk lokal sampai impor. Jika Anda berminat untuk membeli piranti keamanan ini, berikut beberapa kiat dalam membeli GPS Tracker yang dilansir dari laman Suzuki Indonesia.

1. Cek kelengkapan fiturnya

Tak cuma bisa memantau atau melacak kendaraan saja, GPS tracker juga sebaiknya mampu memantau rute perjalanan selama beberapa bulan terakhir. Selain itu pastikan juga GPS tracker yang Anda pilih sudah dilengkapi dengan fitur kecepatan, mendengarkan suara dalam kabin, sensor batas kecepatan, tombol darurat (SOS), fitur matikan mesin (engine cut off) dari jarak jauh, sensor mesin kendaraan (on/off), dan lain sebagainya.

Tak kalah penting, pastikan GPS tracker tersebut juga telah dilengkapi sistem monitoring user friendly atau mudah dipahami, dan dukungan aplikasi yang bisa diakses di banyak perangkat, seperti PC dan Smartphone.

BACA JUGA: Beli Mobil Pertama Kali, Ini Tipsnya

2. Pilih GPS Tracker yang mempunyai server center sendiri

GPS Tracker yang mempunyai server center sendiri ini artinya dikelola oleh sendiri perusahaan tersebut. Jangan memilih GPS Tracker yang servernya menyewa pada penyedia hosting, atau ada yang numpang di hosting gratisan karena biasanya GPS Tracker yang tidak memiliki server sendiri kuota penyimpanan pada server sangat minim dan waktu akses akan lebih lambat, karena server menangani segala macam data dan traffic yang tinggi bersamaan dengan pemakai lain yang memang tidak difokuskan untuk GPS.

BACA JUGA: Kiat Rawat Mesin Diesel agar Tetap Bekerja Optimal

3. Pastikan punya ijin resmi dan sertifikasi postel

Perusahaan GPS Tracker di mana Anda membeli alat tersebut harus memiliki ijin resmi dan sertifikasi Postel. Ini salah satu yang paling penting karena kalau tidak risiko terblokir karena masuk Indonesia secara ilegal atau tidak resmi menjadi sangat besar.

4. Perhatikan layanan purna jual

Layanan purna jual sangat penting karena jika alat tersebut bermasalah atau rusak Anda bisa segera memperbaikinya. (OM/LS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *