Hasil Inspeksi Dipersoalkan, Konsumen OLXMobbi Klaim Rugi Puluhan Juta

Tips Membeli Mobil Bekas
Foto: OLXMobbi

OTO Mounture — Pengalaman kurang menyenangkan saat membeli mobil bekas di OLXMobbi menjadi perbincangan di media sosial Threads. Seorang pengguna dengan akun @ranggarain membagikan keluhannya setelah membeli mobil bekas di OLXMobbi Cempaka Mas, Jakarta.

Dalam unggahannya, konsumen tersebut mengaku mengalami sejumlah masalah pada kendaraan yang dibeli, meskipun sebelumnya telah melalui proses inspeksi. Bahkan, kerusakan disebut mulai muncul kurang dari satu bulan setelah mobil diterima.

Ia mengungkapkan, enam hari setelah serah terima kendaraan, bagian kaki-kaki mobil mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuatnya harus dua kali mendatangi OLXMobbi Cempaka Mas hingga masalah tersebut dinyatakan selesai.

Namun, persoalan belum berakhir. Sekitar satu minggu sebelum membagikan keluhannya, ia kembali mendengar suara decitan dari mobil tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan di bengkel resmi, konsumen itu mengaku mendapat informasi bahwa bagian crankshaft mengalami masalah. Biaya perbaikannya disebut mencapai sekitar Rp3 juta, dengan waktu inden suku cadang hingga satu bulan.

Hasil Inspeksi Dipersoalkan, Konsumen OLXMobbi Klaim Rugi Puluhan Juta
Tangkapan Layar

BACA JUGA: Bukan Cuma Jarak Tempuh, Ini Panduan Memilih Mobil Listrik yang Tepat

Dalam unggahannya, @ranggarain juga menyoroti hasil inspeksi kendaraan yang menurut pengalamannya tidak sesuai dengan kondisi mobil setelah digunakan.

Ia mengaku sejak awal kerusakan sudah mempertimbangkan untuk mengganti unit kendaraan. Namun, menurut pengakuannya, proses tersebut sempat tertunda.

Setelah kembali menemukan kerusakan, ia akhirnya memutuskan untuk mengajukan tukar unit.

Persoalan lain muncul ketika kendaraan yang sebelumnya dibeli dengan harga Rp180 juta ditawarkan kembali dengan nilai Rp160 juta, meskipun belum genap satu bulan sejak transaksi.

Dengan selisih harga tersebut, konsumen mengklaim mengalami kerugian sekitar Rp20 juta.

Angka tersebut belum termasuk biaya penggantian ban sebesar Rp2 juta dan kampas rem yang diganti di bengkel resmi dengan biaya sekitar Rp1,5 juta.

“Rugi 20+ jt beli mokas di @olxmobbi Cempaka Mas. Pengalaman terburuk dalam pembelian barang. Ternyata hasil inspeksi mereka ga bisa dipercaya, belum 1 bulan sudah rusak 2x,” tulisnya dalam unggahan Threads.

BACA JUGA: Lexus Siapkan SUV Listrik Buatan Tiongkok, Produksi Perdana Dimulai pada 2027

Unggahan tersebut turut mendapat tanggapan dari pengguna Threads lainnya. Beberapa di antaranya mengaku pernah mengalami pengalaman serupa ketika membeli mobil bekas melalui dealer yang disebut masih memiliki afiliasi dengan OLXMobbi.

Akun @ranggaaji, misalnya, menceritakan pengalamannya ketika membeli mobil bekas dengan hasil inspeksi yang dinilai baik.

Namun, setelah kendaraan digunakan, ia mengaku menemukan sejumlah masalah, mulai dari kebocoran pada mesin hingga kerusakan sokbreker belakang sebelah kiri yang harus diganti.

Sementara itu, akun @garasi_jfs turut memberikan komentar dengan menyoroti harga jual mobil bekas di OLXMobbi yang menurutnya berada di atas harga pasaran.

Beragam komentar tersebut memperlihatkan adanya perhatian pengguna media sosial terhadap pentingnya kesesuaian hasil inspeksi dengan kondisi kendaraan bekas yang dijual.

Menanggapi unggahan yang ramai diperbincangkan tersebut, akun resmi @olxmobbi turut memberikan respons di kolom komentar.

Pihak OLXMobbi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen dan meminta yang bersangkutan untuk memeriksa pesan langsung atau direct message (DM).

“Hai Kak, Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Mohon berkenan cek DM Kami ya Kak,” tulis akun resmi OLXMobbi.

Hingga informasi ini disusun, belum terdapat penjelasan lebih lanjut mengenai penyelesaian keluhan tersebut dari pihak OLXMobbi dalam materi unggahan yang dibagikan.

Pengalaman ini menjadi pengingat bagi calon pembeli mobil bekas untuk tidak hanya mengandalkan hasil inspeksi sebelum transaksi. Pemeriksaan langsung, riwayat servis, kondisi komponen kendaraan, serta ketentuan garansi dan penggantian unit juga perlu dipahami agar risiko setelah pembelian dapat diminimalkan.

(om/mg)

 

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *