Cerita Pemilik Mitsubishi New Xpander: Nyaman, Irit, dan Bikin Orang Salah Tebak Harganya

Pemilik Mitsubishi New Xpander
Foto: MMKSI

OTO Mounture — Tak sedikit calon pembeli mobil yang membentuk opini dari cerita orang lain atau informasi yang beredar di media sosial. Hal itulah yang sempat dialami Nugroho Sudjiman sebelum akhirnya memutuskan membeli Mitsubishi New Xpander.

Wiraswasta asal Surabaya, Jawa Timur, tersebut mengaku awalnya tidak terlalu tertarik dengan Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) andalan Mitsubishi Motors itu. Penyebabnya sederhana, ia sempat percaya bahwa bodi New Xpander yang besar membuat konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih boros.

Namun, anggapan tersebut berubah setelah mobil itu benar-benar berada di garasi rumahnya.

Sebelum menggunakan New Xpander, Nugroho sehari-hari mengendarai sebuah hatchback yang dikenal memiliki konsumsi bahan bakar cukup efisien.

Karena itulah, ia sempat khawatir berpindah ke mobil keluarga dengan dimensi lebih besar akan membuat pengeluaran bahan bakar meningkat. Ternyata hasilnya justru di luar dugaan.

“Saya kira karena bodinya besar, jadi lebih berat dan lebih boros bahan bakar. Ternyata salah,” ungkap Nugroho.

Menurutnya, setelah digunakan dalam berbagai aktivitas harian, konsumsi bahan bakar Mitsubishi New Xpander ternyata tidak jauh berbeda dengan hatchback yang sebelumnya ia gunakan.

Yang membuatnya semakin puas adalah kenyamanan berkendara yang justru meningkat berkat karakter suspensi yang empuk serta akselerasi yang dinilai responsif.

Hingga saat ini, mobil tersebut telah menempuh perjalanan sekitar 1.234 kilometer.

BACA JUGA: Jangan Salah Paham, Ini Waktu yang Tepat Ganti Oli Setelah Perjalanan Jauh

Pilihan Nugroho jatuh pada Mitsubishi New Xpander GLS CVT berwarna hitam.

Menariknya, meski merupakan salah satu varian entry level, banyak orang di lingkungan tempat tinggalnya mengira mobil tersebut merupakan varian tertinggi dengan harga yang jauh lebih mahal.

Menurut Nugroho, desain eksterior New Xpander menjadi alasan utama munculnya persepsi tersebut.

“Bentuknya gagah dan modern. Banyak yang mengira ini mobil mahal, padahal saya pilih tipe GLS. Bahkan ada yang bilang seperti concept car,” katanya.

Desain Dynamic Shield khas Mitsubishi Motors, dipadukan ground clearance yang tinggi, membuat tampilan New Xpander lebih menyerupai SUV dibandingkan MPV konvensional.

Hal lain yang membuat Nugroho merasa puas adalah kelengkapan fitur pada varian GLS. Menurutnya, Mitsubishi Motors tidak pelit memberikan fitur meski model yang dipilih bukan tipe tertinggi.

Salah satu fitur yang paling sering digunakan selama berkendara adalah Apple CarPlay dan koneksi Bluetooth handsfree call.

Fitur tersebut memudahkan koneksi ponsel ke head unit sehingga navigasi, musik, hingga menerima panggilan telepon dapat dilakukan lebih praktis tanpa mengurangi fokus saat mengemudi.

Jika ada satu fitur yang ingin ia tambahkan, Nugroho hanya berharap mobilnya dilengkapi kamera 360 derajat agar lebih memudahkan istrinya ketika parkir.

BACA JUGA: Mitsubishi Xforce: Compact SUV yang Relevan untuk Kebutuhan Konsumen Modern

Sejak dibeli, New Xpander tak hanya digunakan untuk mobilitas sehari-hari di Surabaya. Mobil tersebut juga telah menemani perjalanan keluarga Nugroho ke berbagai kota di Jawa Timur.

Menurutnya, kenyamanan kabin menjadi salah satu alasan perjalanan jauh terasa lebih menyenangkan. Ruang kabin yang lapang dipadukan fitur hiburan yang mudah dioperasikan membuat seluruh anggota keluarga dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman.

Selain performa dan kenyamanan, faktor biaya kepemilikan juga menjadi pertimbangan Nugroho. Ia mengaku cukup terbantu dengan adanya paket servis SMART dari Mitsubishi Motors.

Program tersebut membuatnya tidak perlu terlalu memikirkan biaya penggantian komponen maupun servis berkala selama masa perlindungan.

Bahkan, Nugroho berencana melanjutkan perlindungan tersebut dengan membeli paket Extended SMART setelah masa berlaku paket awal selesai.

Menurutnya, konsep membayar di awal namun mendapatkan manfaat perawatan hingga beberapa tahun ke depan membuat biaya kepemilikan kendaraan menjadi lebih mudah diprediksi.

Di tengah semakin banyaknya pilihan mobil LMPV di Indonesia, Nugroho mengaku belum memiliki keinginan untuk berpindah ke merek lain.

Baginya, kombinasi desain modern, kenyamanan berkendara, efisiensi bahan bakar, hingga layanan purnajual menjadi alasan utama tetap memilih Mitsubishi Motors.

Ia menilai New Xpander berhasil menghadirkan karakter sebuah MPV yang tetap memiliki aura SUV melalui desain futuristis dan ground clearance yang tinggi.

Ditambah dukungan layanan aftersales yang menurutnya memuaskan, pengalaman memiliki Mitsubishi New Xpander sejauh ini membuat Nugroho merasa telah memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan keluarganya.

(om/ns)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *