
OTO Mounture — Green SM Indonesia menandatangani perjanjian pinjaman investasi senilai Rp600 miliar dengan Bank Central Asia (BCA) pada 3 April 2026. Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mendukung ekspansi bisnis serta pengembangan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.
Fasilitas pinjaman dengan tenor lima tahun tersebut akan digunakan untuk memperkuat kesiapan operasional Green SM Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutan layanan transportasi listrik yang saat ini semakin berkembang di berbagai kota.
Pendanaan ini juga menyediakan struktur keuangan yang stabil bagi perusahaan dalam menjalankan strategi pertumbuhan yang lebih terukur, sekaligus memastikan kualitas layanan tetap konsisten di wilayah operasional.
SVP Corporate Banking BCA, Denny Haryanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen BCA dalam mendukung bisnis yang memiliki visi jangka panjang, terutama di sektor transportasi berkelanjutan.
Menurutnya, peran transportasi ramah lingkungan semakin penting dalam pembangunan perkotaan di Indonesia.
“Perjanjian ini mencerminkan pendekatan kami dalam mendukung bisnis yang memiliki visi jangka panjang. Transportasi berkelanjutan semakin penting bagi pembangunan perkotaan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami mendukung inisiatif yang sejalan dengan ketahanan ekonomi jangka panjang serta tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.
BACA JUGA: Hino Hadirkan Total Support Corner di GIICOMVEC 2026, Tampilkan My Hino dan Hino Connect
Sementara itu, Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menyatakan bahwa perjanjian pinjaman investasi ini mencerminkan kepercayaan yang terbangun melalui kolaborasi yang telah berjalan sebelumnya.
“Perjanjian pinjaman investasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap model operasional yang disiplin serta orientasi pengembangan jangka panjang yang terus dijalankan Green SM Indonesia sejak tahap awal. Fasilitas ini semakin memperkuat fondasi keuangan perusahaan untuk mendukung layanan yang stabil dan konsisten di berbagai kota tempat kami beroperasi,” jelasnya.
Kolaborasi antara Green SM Indonesia dan BCA sebenarnya telah dimulai sejak layanan taksi listrik ini pertama kali diluncurkan di Jakarta pada Desember 2024.
Sejak saat itu, kedua pihak telah menghadirkan berbagai inisiatif yang berfokus pada peningkatan akses layanan transportasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Saat ini, layanan taksi listrik Green SM telah hadir di sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Makassar, Bekasi, Surabaya, dan Bali.
Melalui layanan tersebut, Green SM menghadirkan solusi mobilitas perkotaan yang lebih bersih, andal, serta relevan dengan kebutuhan transportasi modern.
(om/ril)








