Jangan Asal Mendongkrak Mobil, Salah Posisi Bisa Bikin Bodi Penyok hingga Mobil Terjatuh

Dongkrak Mobil
Foto: Mitsubishi Motors

OTO Mounture — Mengganti ban atau melakukan pemeriksaan darurat di pinggir jalan sering kali mengharuskan pengemudi menggunakan dongkrak. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang melakukan kesalahan mendasar, yakni meletakkan dongkrak di titik yang tidak semestinya.

Sekilas terlihat sepele, tetapi salah posisi dongkrak dapat menimbulkan berbagai risiko. Mulai dari bodi bawah mobil penyok, lapisan pelindung anti-karat rusak, hingga mobil tergelincir atau jatuh saat dalam posisi terangkat.

Karena itu, memahami titik dongkrak yang benar atau jack point merupakan pengetahuan dasar yang wajib dimiliki setiap pemilik kendaraan.

Dikutip dari laman Mitsubishi Motors, disebutkan bahwa jack point adalah titik khusus pada struktur bodi atau sasis kendaraan yang dirancang untuk menopang beban mobil saat diangkat menggunakan dongkrak.

Pabrikan kendaraan telah memperkuat area tersebut agar mampu menerima tekanan saat proses pengangkatan dilakukan. Biasanya jack point ditandai dengan lekukan, tonjolan, atau simbol tertentu pada bagian bawah kendaraan.

Jika dongkrak ditempatkan pada area yang salah, seperti lantai bodi yang tipis atau panel plastik bawah mobil, struktur kendaraan dapat mengalami kerusakan permanen.

BACA JUGA: Di Balik Harga Murah BYD: Triliunan Subsidi Tiongkok dan Dampaknya bagi Industri Mobil Listrik Indonesia

Secara umum, jack point berada di beberapa area berikut:

– Bagian bawah side skirt dekat roda depan.
– Bagian bawah side skirt dekat roda belakang.
– Rangka bawah atau frame rail pada kendaraan dengan konstruksi ladder frame seperti Mitsubishi Pajero Sport dan Triton.
– Bagian pinch weld atau lipatan logam yang diperkuat pada kendaraan berstruktur monokok seperti Mitsubishi Xpander, Xforce, dan Destinator.

Setiap model kendaraan dapat memiliki lokasi jack point yang berbeda. Oleh karena itu, pemilik kendaraan disarankan selalu merujuk pada buku manual kendaraan sebelum menggunakan dongkrak.

Kesalahan menempatkan dongkrak dapat menimbulkan sejumlah dampak yang merugikan, antara lain:

– Bodi bawah mobil penyok atau melengkung.
– Lapisan anti-karat rusak.
– Kerusakan pada panel bawah kendaraan.
– Dongkrak bergeser saat digunakan.
– Mobil terjatuh dari posisi terangkat yang dapat membahayakan keselamatan pengguna.

Selain berisiko merusak kendaraan, kesalahan ini juga dapat menyebabkan cedera serius jika terjadi saat proses penggantian ban atau perbaikan darurat.

BACA JUGA:Chery Super Hybrid Diklaim Cocok untuk Liburan, Hemat Biaya dan Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Selain mengetahui posisi jack point, pengemudi juga perlu memahami prosedur penggunaan dongkrak yang benar.

1. Parkir di Permukaan yang Rata

Pastikan kendaraan berada di atas permukaan yang keras dan rata seperti beton atau aspal. Hindari mendongkrak mobil di atas tanah lunak, kerikil, atau jalan yang miring karena dapat membuat dongkrak tidak stabil.

2. Aktifkan Rem Tangan

Sebelum mendongkrak, aktifkan rem parkir dan posisikan transmisi pada mode “P” untuk mobil otomatis. Sementara pada mobil manual, gunakan gigi 1 atau posisi mundur (R) agar kendaraan tidak bergerak.

3. Gunakan Ganjal Ban

Pasang ganjal pada roda yang tidak diangkat untuk mencegah kendaraan menggelinding selama proses penggantian ban atau pemeriksaan.

4. Angkat Secukupnya

Dongkrak mobil hanya hingga ban terangkat beberapa sentimeter dari permukaan tanah. Mengangkat terlalu tinggi justru meningkatkan risiko kendaraan menjadi tidak stabil.

5. Gunakan Jack Stand Jika Diperlukan

Perlu diketahui bahwa dongkrak bawaan kendaraan dirancang untuk keperluan darurat seperti mengganti ban. Jika harus melakukan pekerjaan di bawah mobil dalam waktu lebih lama, gunakan jack stand sebagai penyangga tambahan demi keamanan.

Cara paling mudah untuk menemukan titik dongkrak yang tepat adalah dengan melihat buku manual kendaraan. Setiap produsen mobil telah mencantumkan ilustrasi dan petunjuk penggunaan dongkrak sesuai karakteristik masing-masing model.

Dengan memahami posisi jack point dan prosedur mendongkrak yang benar, pengemudi dapat menghindari kerusakan kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan saat melakukan penggantian ban atau perbaikan darurat di perjalanan.

(mc/ns)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *