
OTO Mounture — Perawatan mobil tidak boleh diabaikan, terutama ketika usia kendaraan telah mencapai lima tahun atau menempuh jarak sekitar 100.000 kilometer. Pada periode ini, sejumlah komponen mulai mengalami penurunan performa akibat usia pakai dan intensitas penggunaan.
Jika selama tahun-tahun awal perawatan lebih banyak berfokus pada penggantian oli mesin dan filter oli, maka setelah lima tahun pemeriksaan harus dilakukan lebih menyeluruh.
Langkah ini penting untuk menjaga performa kendaraan, meningkatkan keselamatan berkendara, sekaligus mencegah biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.
Selain itu, kebutuhan perawatan juga sedikit berbeda antara mobil bertransmisi manual dan otomatis.
Untuk mobil manual, pemeriksaan perlu difokuskan pada kondisi kopling, timing belt, v-belt, serta komponen kaki-kaki. Sementara pada mobil matik, perhatian utama adalah kondisi oli transmisi karena sangat memengaruhi kehalusan perpindahan gigi dan umur transmisi.
Berikut beberapa komponen yang sebaiknya diperiksa secara berkala pada mobil berusia lima tahun atau lebih.
BACA JUGA: Leapmotor Mulai Bangun Jaringan Dealer di Indonesia, PIK Jadi Lokasi Perdana
1. Periksa Kondisi Ban
Ban merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, sehingga kondisinya harus selalu diperhatikan.
Periksa ketebalan telapak ban melalui indikator keausan (Tread Wear Indicator/TWI). Selain itu, pastikan tidak ada retakan, sobekan, benjolan, atau kerusakan lain yang dapat mengurangi daya cengkeram ban.
Jangan lupa memastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan agar kenyamanan dan keselamatan berkendara tetap terjaga.
2. Rutin Ganti Oli Mesin
Penggantian oli mesin tetap menjadi salah satu perawatan paling penting meskipun usia kendaraan sudah bertambah.
Oli berfungsi melumasi, mendinginkan, dan melindungi komponen mesin dari gesekan. Menggunakan oli sesuai spesifikasi dan menggantinya tepat waktu dapat membantu menjaga performa mesin sekaligus memperpanjang usia pakainya.
3. Cek Semua Cairan Kendaraan
Selain oli mesin, beberapa cairan lain juga perlu diperiksa secara berkala, di antaranya oli transmisi, minyak rem, minyak power steering, dan cairan radiator (coolant).
Pastikan volume cairan berada pada batas yang dianjurkan dan lakukan penggantian sesuai jadwal servis. Penggunaan coolant yang tepat juga membantu mencegah korosi pada sistem pendingin mesin.
4. Periksa Komponen Kaki-Kaki
Seiring bertambahnya usia kendaraan, komponen kaki-kaki lebih rentan mengalami keausan karena terus menerima beban saat mobil digunakan. Beberapa komponen yang perlu diperiksa meliputi tie rod end, long tie rod, shock absorber, dan engine mounting.
Jika muncul gejala seperti bunyi saat melewati jalan rusak, setir terasa tidak stabil, atau mobil bergetar, segera lakukan pemeriksaan di bengkel.
5. Pastikan Seluruh Lampu Berfungsi
Lampu depan, lampu belakang, lampu rem, hingga lampu sein memiliki peran penting dalam keselamatan berkendara. Segera ganti bohlam yang mati atau redup agar visibilitas tetap optimal, terutama saat berkendara pada malam hari atau ketika hujan.
6. Periksa Aki dan Kabel Kelistrikan
Aki menjadi sumber tenaga utama sistem kelistrikan mobil. Bersihkan terminal aki secara berkala untuk mencegah munculnya korosi.
Selain itu, periksa kondisi kabel-kabel kelistrikan. Pada kendaraan yang sudah berumur, kabel bisa mengalami penurunan kualitas, bahkan berisiko rusak akibat gigitan tikus atau faktor usia.
7. Cek Timing Belt dan V-Belt
Timing belt dan v-belt termasuk komponen yang memiliki masa pakai tertentu. Jika terlambat diganti, komponen ini dapat putus secara tiba-tiba dan menyebabkan kerusakan serius pada mesin. Karena itu, lakukan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan atau bengkel resmi.
(om/ns)








