Motor Sering Susah Distarter? Bisa Jadi Akinya Mulai Soak

Motor Mogok

OTO Mounture — Motor mogok di tengah jalan tentu menjadi salah satu kondisi yang paling ingin dihindari pengendara. Apalagi jika motor tiba-tiba mati total ketika sedang digunakan untuk beraktivitas.

Pada motor Honda modern yang sudah menggunakan sistem injeksi, kondisi aki menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Sebab, aki tidak hanya berfungsi untuk menghidupkan mesin, tetapi juga menjadi salah satu sumber utama kelistrikan berbagai komponen elektronik pada motor.

Ketika aki mulai melemah atau soak, pengendara terkadang memilih aki aftermarket dengan harga lebih murah. Padahal, memilih aki motor tidak sebaiknya hanya berdasarkan harga.

Penggunaan aki Honda Genuine Parts (HGP) dapat menjadi pilihan untuk menjaga sistem kelistrikan motor tetap bekerja sesuai kebutuhan. Lantas, apa alasannya?

1. Kelistrikan Motor Injeksi Membutuhkan Suplai Stabil

Motor Honda modern telah menggunakan sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection) yang mengandalkan berbagai komponen elektronik untuk mengatur kerja mesin.

Sistem tersebut melibatkan sejumlah komponen, seperti ECU (Electronic Control Unit), injektor, fuel pump, sensor, hingga panel instrumen.

Komponen-komponen tersebut membutuhkan sistem kelistrikan yang bekerja dengan baik. Karena itu, kondisi aki menjadi salah satu bagian yang tidak boleh diabaikan.

Bayangkan sistem elektronik motor seperti smartphone yang digunakan untuk bermain game online. Aki bisa diibaratkan sebagai sumber daya yang membuat seluruh sistem dapat bekerja. Ketika pasokan daya tidak optimal, performa berbagai fungsi elektronik juga dapat terganggu.

Karena itu, ketika aki motor Honda mulai lemah, gejalanya tidak selalu hanya berupa mesin yang sulit dinyalakan. Performa sejumlah perangkat kelistrikan juga dapat ikut terpengaruh.

Menggunakan aki yang sesuai dengan spesifikasi motor menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga sistem kelistrikan tetap bekerja sebagaimana mestinya.

2. Aki Maintenance Free Lebih Praktis

Salah satu jenis aki yang banyak digunakan pada sepeda motor modern adalah Maintenance Free (MF) atau aki bebas perawatan.

Berbeda dengan aki konvensional yang membutuhkan pemeriksaan dan penambahan cairan secara berkala, aki MF dirancang lebih praktis karena menggunakan sistem yang minim perawatan.

Bagi pengguna motor matic Honda yang memiliki berbagai fitur elektronik, kondisi aki tentu perlu diperhatikan. Terlebih pada model yang dilengkapi fitur seperti Idling Stop System (ISS) dan ACG Starter.

Jika kemampuan aki sudah menurun, pengendara biasanya mulai merasakan beberapa gejala, seperti starter elektrik terasa lebih berat, suara klakson melemah, atau lampu dan panel instrumen tidak seterang biasanya.

Karena itu, pemeriksaan kondisi aki secara berkala penting dilakukan sebelum daya aki benar-benar habis dan menyebabkan motor sulit dinyalakan.

BACA JUGA: Serunya Stylo Sound Ride di Jakarta, Ada Rolling City, Musik hingga Fashion Show

3. Aki Sesuai Spesifikasi Memiliki Dimensi yang Tepat

Selain kemampuan menyimpan dan menyalurkan listrik, ukuran fisik aki juga tidak boleh diabaikan.

Setiap motor memiliki ruang atau dudukan aki yang dirancang sesuai dengan spesifikasi komponen tertentu. Aki yang sesuai akan terpasang dengan baik pada dudukannya sehingga tidak mudah bergerak ketika motor digunakan.

Sebaliknya, aki yang tidak sesuai ukuran atau spesifikasi berpotensi menimbulkan masalah apabila pemasangannya tidak benar.

Kondisi aki yang tidak terpasang dengan baik juga dapat membuat terminal atau kabel kelistrikan mengalami gangguan akibat getaran selama motor digunakan. Karena itu, memilih aki motor Honda sesuai spesifikasi merupakan bagian penting dari perawatan kendaraan.

Sebelum motor benar-benar mogok, biasanya terdapat sejumlah tanda yang dapat diperhatikan pengendara.

Beberapa di antaranya adalah:

– Starter elektrik terasa lebih berat dari biasanya.
– Suara starter terdengar melemah.
– Klakson terdengar lebih kecil.
– Lampu atau panel instrumen terlihat meredup.
– Motor lebih sulit dihidupkan, terutama setelah lama tidak digunakan.
– Sistem kelistrikan terasa tidak bekerja seperti biasanya.

Jika gejala tersebut mulai muncul, sebaiknya jangan menunggu sampai aki benar-benar habis. Pemeriksaan kondisi aki dapat dilakukan untuk mengetahui apakah baterai masih dalam kondisi baik atau sudah membutuhkan penggantian.

BACA JUGA: Baterai Mobil Listrik Bekas Bisa Jadi Bisnis, Tapi Ada Tantangannya

Menggunakan Honda Genuine Parts (HGP) merupakan salah satu pilihan bagi pemilik motor Honda yang ingin menggunakan komponen sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraannya.

Bagi pengendara di wilayah layanan Wahana Honda, pemeriksaan dan penggantian aki dapat dilakukan di bengkel resmi AHASS Wahana Honda. Mekanik dapat membantu melakukan pemeriksaan kondisi aki dan sistem kelistrikan motor sebelum menentukan apakah baterai memang perlu diganti.

Jika aki sudah menunjukkan tanda-tanda melemah, jangan menunggu sampai motor mati total di tengah perjalanan. Pengendara juga dapat memanfaatkan layanan booking servis melalui aplikasi WANDA sehingga proses kunjungan ke bengkel resmi dapat dipersiapkan terlebih dahulu.

Jadi, jangan tunggu motor mogok untuk menyadari pentingnya aki. Pastikan kondisi aki tetap prima dan gunakan komponen yang sesuai dengan spesifikasi motor agar perjalanan tetap nyaman dan minim kendala.

(om/ns)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *