Cara Cegah Tabrakan Beruntun saat Berkendara

Ilustrasi kecelakaan -Foto: Freepik.com/aleksandarlittlewolf

OTO Mounture — Kecelakaan atau tabrakan beruntun merupakan salah satu kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi. Kecelakaan ini biasanya melibatkan lebih dari dua kendaraan dan bisa mengakibatkan korban luka-luka atau hingga meninggal dunia.

Data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat selama tahun 2023 telah terjadi sebanyak 22.618 kasus kecelakaan lalu lintas di jalan tol, di mana sebanyak 2.092 kasus merupakan kecelakaan beruntun.

Ada beberapa pemicu yang dapat menyebabkan kecelakaan beruntun, seperti tidak menjaga jarak aman, menjadi lane hogger atau mengemudi di jalur cepat dengan kecepatan pelan.

Pindah lajur sembarangan dan mengemudi di bahu jalan juga berpotensi mengakibatkan terjadinya tabrakan beruntun, demikian pula dengan mengoperasikan ponsel, melanggar batas kecepatan dan mengantuk.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan beruntun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti dikutip dari siaran pers Auto2000 antara lain:

BACA JUGA: Kiat Rawat Vespa Lawas agar Tetap Prima

1. Jaga jarak aman

Cara termudah adalah dengan teknik berhitung tiga detik. Harapannya, waktu tiga detik cukup untuk merespons situasi darurat seperti ketika lampu rem mobil di depan tiba-tiba menyala. Jarak aman dengan kendaraan di depan juga harus ditambah ketika laju mobil semakin cepat.

2. Ikuti aturan kecepatan di jalan

Mobil yang terlalu pelan membuat kendaraan lain di belakang sulit mengantisipasi jarak dan laju mobil. Sedangkan mobil yang terlalu kencang berpotensi menabrak kendaraan lain di depan jika gagal dikendalikan. Berjalanlah sesuai aturan dan kebutuhan, termasuk dalam memilih lajur jalan.

3. Jangan menjadi Lane Hogger

Lajur kanan jalan hanya untuk mendahului. Segera kembali ke lajur tengah atau kiri kalau sudah mendahului kendaraan lain. Jangan memaksakan untuk mengemudi di lajur kanan meskipun kondisinya sedang sepi. Risiko kena tabrak dari belakang sangat besar kalau diabaikan.

4. Fokus dan waspada

Mengemudi mobil adalah kegiatan penuh waktu yang tidak bisa disambi dengan aktivitas lain supaya perhatian tetap fokus dan waspada. Luaskan pandangan ke sekitar mobil untuk mengantisipasi risiko pergerakan kendaraan lain. Simpan ponsel dan persiapkan segala kebutuhan mengemudi dengan baik agar perhatian tidak terdistraksi.

BACA JUGA: Cara Tentukan Kegelapan Kaca Film Mobil

5. Selalu cek spion mobil

Cek spion secara berkala membuat Anda dapat memantau kondisi sekitar mobil. Sehingga dapat melakukan manuver yang aman bagi kendaraan di belakang. Katakan terjadi kondisi darurat, segera lihat spion untuk memastikan mobil di belakang tidak lepas kendali.

6. Servis berkala

Pastikan sistem pengereman mobil dapat berfungsi baik, termasuk lampu rem menyala supaya tidak ditabrak dari belakang. Untuk memastikan mobil sanggup bereaksi guna mencegah kecelakaan beruntun, lakukan servis berkala untuk menjaga kondisi mobil.

(om/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *