
OTO Mounture — TransTRACK berhasil mendukung prestasi Daihatsu Sport Rally Team (DSRT) dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jembrana Time Rally 2026 yang berlangsung di Kabupaten Jembrana, Bali, pada 23–24 Mei 2026.
Dalam kompetisi yang diikuti 62 peserta dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, DSRT berhasil meraih Juara 1 kategori Non-Seeded dan menempati peringkat 8 klasemen umum nasional melalui tim yang diperkuat oleh Rifki Darmawan Haryanto sebagai driver, Muhamad Nur Faiz sebagai navigator, serta Mochammad Fadillah Putra sebagai passenger.
Prestasi DSRT tidak berhenti di kategori Non-Seeded. Pada klasemen umum nasional, tim yang diperkuat Ismullah Lahsin, Bambang Feriyanto, dan Adi Wibowo berhasil finis di posisi ketiga.
Sementara itu, Hongky Regina bersama Cailendra Budi Atmaka dan Ariza Prawira menempati posisi keempat. Pada klasemen Team Club, DSRT berhasil mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi kedua.
BACA JUGA: Suzuki Ingatkan Pentingnya Defensive Driving untuk Kurangi Risiko Kecelakaan
Kejurnas Jembrana Time Rally 2026 menempuh total lintasan sepanjang 270 kilometer yang terbagi dalam empat trayek. Jalur yang dilalui peserta melintasi kawasan wisata, persawahan, hingga rute khas Bali Barat yang menuntut konsentrasi dan ketelitian tinggi.
Kompetisi tahun ini juga menghadirkan tantangan baru melalui implementasi regulasi terbaru dari Komisi Time Rally IMI Pusat. Para peserta diwajibkan menggunakan format road book atau kumpulan tulip sebagai panduan navigasi utama.
Format tersebut membuat peserta harus mengandalkan kemampuan membaca petunjuk jalan secara akurat, terutama saat melintasi trayek pada dini hari dengan kondisi pencahayaan yang terbatas.
Dalam olahraga time rally, ketepatan waktu, akurasi rute, serta monitoring perjalanan secara real-time menjadi faktor penting yang menentukan hasil akhir kompetisi.
Melalui berbagai program Research and Development (R&D), TransTRACK terus mengembangkan teknologi tracking device dan sistem monitoring yang sesuai dengan kebutuhan serta regulasi olahraga time rally di Indonesia.
Pengembangan teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam menentukan standar teknologi yang tepat untuk mendukung perkembangan olahraga time rally nasional.
Founder dan CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, mengatakan bahwa dukungan kepada DSRT merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang mendukung mobilitas, keselamatan, dan efisiensi operasional di sektor transportasi maupun otomotif.
“Tidak hanya mengembangkan teknologi tracking untuk Speed Rally melalui proses R&D, TransTRACK juga bersinergi dengan DSRT dalam pengembangan teknologi untuk olahraga time rally. Dalam ajang ini, bukan hanya kecepatan yang menjadi faktor utama, tetapi juga presisi, konsistensi, dan ketepatan waktu peserta dalam mencapai setiap pos yang telah ditentukan,” ujar Anggia.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan solusi telematika dan monitoring yang dikembangkan TransTRACK.
“Kami bangga dapat mendukung DSRT dan Kejurnas Jembrana Time Rally 2026 sebagai bagian dari kontribusi terhadap perkembangan motorsport Indonesia,” tambahnya.
BACA JUGA: Industri EV Tiongkok Berkembang Pesat, Layanan Purnajual Jadi Tantangan Besar
Manager Team Daihatsu Sport Rally Team sekaligus anggota Komisi Time Rally IMI Pusat, Bambang Feriyanto, menilai keberhasilan tim di Jembrana menjadi hasil kerja keras seluruh anggota tim dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.
“Kami bersyukur target tim di Bali dapat tercapai. Persaingan tahun ini berlangsung sangat ketat, terlebih dengan format baru yang menuntut ketelitian tinggi dari seluruh peserta. Dukungan dari TransTRACK juga menjadi nilai tambah bagi tim kami sehingga strategi yang dijalankan dapat berjalan efektif dan membuahkan hasil maksimal,” kata Bambang.
Sementara itu, Rifki Darmawan Haryanto mengaku kompetisi kali ini menjadi salah satu tantangan terbesar yang pernah dihadapi tim.
“Kompetisi kali ini sangat menantang karena tingkat persaingan yang tinggi dan jadwal start yang berlangsung menjelang subuh yang menuntut konsentrasi penuh serta kesiapan fisik yang prima. Alhamdulillah, dengan dukungan para senior dan kerja sama tim yang solid, kami mampu memberikan performa terbaik dan meraih hasil yang tidak kami duga sebelumnya,” ujarnya.
(om/ril)








