
OTO Mounture — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, ALVA menghadirkan inisiatif yang menyoroti peran perempuan modern melalui kisah inspiratif mitra pengemudi perempuan Grab Indonesia. Menggunakan motor listrik ALVA N3 sebagai kendaraan operasional, para perempuan ini menjadi simbol perubahan dalam industri mobilitas yang kini semakin inklusif.
Kegiatan yang digelar di Yogyakarta ini mencerminkan pergeseran sosial, di mana profesi ojek online tidak lagi identik dengan laki-laki.
Kini, semakin banyak perempuan yang berani mengambil peran sebagai pengemudi, sekaligus menunjukkan kemandirian ekonomi di tengah perkembangan zaman.
Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha, mengatakan bahwa meningkatnya adopsi kendaraan listrik turut membuka peluang baru bagi perempuan.
“Seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, semakin banyak perempuan yang melihat motor listrik sebagai solusi mobilitas utama. Tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga relevan secara ekonomi dan praktis untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
BACA JUGA: Honda Laki Code 2026: Ajang Modifikasi Vario hingga PCX Ramaikan Jakarta
Momentum Hari Kartini dimanfaatkan ALVA untuk menghadirkan narasi nyata tentang perempuan yang tangguh dan adaptif terhadap teknologi.
Para mitra pengemudi perempuan Grab ini dinilai sebagai representasi Kartini masa kini—berani mengambil peluang, mandiri, dan mampu beradaptasi di tengah perubahan industri transportasi.
Sebagai bagian dari program ini, ALVA juga menggelar kegiatan riding bersama dan workshop safety riding. Selain memberikan edukasi keselamatan berkendara, aktivitas ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat solidaritas antar perempuan di jalan.
Salah satu mitra pengemudi, Shinta Agustin, mengaku bangga bisa menjalani profesi ini.
“Saya merasa bangga bisa mandiri tanpa bergantung pada orang lain. ALVA N3 juga sangat membantu pekerjaan saya, mulai dari biaya operasional yang lebih hemat, pengisian daya praktis, hingga motor yang ringan dan nyaman dipakai seharian. Buat saya, ini adalah cara saya jadi Kartini masa kini,” ungkapnya.
BACA JUGA: Resmi Meluncur, Harga Wuling Eksion Mulai Rp389 Jutaan
Dari sisi platform, Halim Wijaya menegaskan komitmen Grab dalam menciptakan ekosistem yang inklusif.
“Kami melihat peningkatan partisipasi perempuan sebagai mitra pengemudi sebagai sinyal positif bahwa peluang ekonomi semakin terbuka. Kolaborasi dengan ALVA juga mendorong adopsi solusi mobilitas yang efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dukungan infrastruktur turut menjadi faktor penting. ALVA kini telah menghadirkan jaringan charging station di 18 titik strategis di Yogyakarta, memberikan rasa aman bagi pengguna motor listrik dalam menjalani aktivitas harian tanpa khawatir kehabisan daya.
Melalui inisiatif ini, ALVA menegaskan bahwa motor listrik bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga solusi mobilitas yang mendukung produktivitas, efisiensi, dan kemandirian perempuan Indonesia. Ke depan, ALVA berkomitmen untuk terus memperluas edukasi serta ekosistem kendaraan listrik agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya secara nyata.
(om/ns)








