Penjualan Mobil Listrik Tiongkok pada April 2026: BYD Masih Pimpin, Leapmotor dan Zeekr Cetak Rekor Baru

Ekspor Mobil Bekas Tiongkok
Foto: Yicai

OTO Mounture — Pasar mobil listrik Tiongkok kembali menunjukkan persaingan sengit pada April 2026. Data terbaru penjualan New Energy Vehicle (NEV) yang dikutip dari Carnewschina, memperlihatkan BYD masih memimpin pasar, meski tren penjualannya terus mengalami tekanan dalam beberapa bulan terakhir.

Di sisi lain, sejumlah merek seperti Leapmotor dan Zeekr justru tampil mengejutkan dengan mencetak rekor pengiriman bulanan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

BYD mencatat total penjualan 314.100 unit pada April 2026 dan masih menjadi pemimpin pasar kendaraan energi baru di China.

Namun menariknya, capaian tersebut menjadi penurunan tahunan kedelapan secara beruntun bagi BYD. Meski begitu, pasar ekspor menjadi penyelamat utama.

Penjualan kendaraan penumpang dan pikap BYD di pasar luar negeri mencapai 134.500 unit atau naik 70,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka itu menyumbang lebih dari 40 persen total penjualan bulanan perusahaan.

Selain kendaraan listrik, instalasi baterai untuk kendaraan energi baru dan penyimpanan energi BYD juga mencapai 20,977 GWh sepanjang April 2026.

BACA JUGA: Wuling Raih Penghargaan Chinese WOW Brand in Indonesia 2026, Bukti Loyalitas Konsumen Meningkat

Adapun Leapmotor menjadi salah satu brand dengan performa paling mencolok bulan ini. Pabrikan tersebut berhasil mengirimkan 71.387 unit kendaraan atau melonjak 73,9 persen secara tahunan. Ini menjadi bulan ketiga berturut-turut Leapmotor memimpin klasemen merek mobil listrik pendatang baru di China.

Perusahaan juga mengungkap kapasitas produksi pabrik A10 kini sudah menembus lebih dari 1.000 unit per hari.

Sementara Geely membukukan penjualan NEV sebanyak 135.591 unit dengan tingkat penetrasi kendaraan listrik mencapai 58 persen.

Sementara brand premium listrik mereka, Zeekr, sukses mencetak rekor pengiriman 31.787 unit atau melonjak 132 persen dibanding tahun lalu. Menariknya, harga rata-rata mobil Zeekr kini mendekati 350.000 yuan atau sekitar Rp790 jutaan.

Chery juga mencetak pencapaian penting dengan penjualan kendaraan energi baru mencapai 100.276 unit untuk pertama kalinya. Angka tersebut memperlihatkan persaingan pasar EV Tiongkok semakin merata dan tidak lagi didominasi satu pemain saja.

BACA JUGA: Standar Keselamatan Mobil Tiongkok 2027 Makin Ketat, Rating Bintang Terancam Turun

Sedangkan Li Auto mengirimkan 34.085 unit kendaraan atau naik tipis 0,4 persen secara tahunan. Brand ini juga tengah bersiap meluncurkan model terbaru L9 Livis pada 15 Mei 2026.

Sementara itu, Xpeng mulai menunjukkan pemulihan dengan pengiriman 31.011 unit.

Nio mencatat pengiriman 29.356 unit atau naik 22,8 persen dibanding tahun lalu. Penjualan tersebut berasal dari beberapa sub-brand, termasuk Nio utama, Onvo, dan Firefly.

Tak kalah menarik, Xiaomi juga berhasil mengirimkan lebih dari 30.000 unit mobil listrik pada April 2026. Saat ini jaringan layanan Xiaomi telah berkembang menjadi 495 toko di 143 kota.

Sementara aliansi kendaraan pintar milik Huawei, HIMA, berhasil mencatat pengiriman 32.759 unit.

Persaingan mobil listrik Tiongkok diprediksi akan semakin panas sepanjang 2026, terutama dengan agresivitas ekspor dan munculnya brand baru yang mulai menggerus dominasi pemain lama.

(om/ril)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *