Penjualan MG S5 EV Masih Sepi, Belum Tembus 100 Unit Meski Sempat Kantongi Ratusan SPK

OTO Mounture — Mobil listrik terbaru MG S5 EV yang diluncurkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 ternyata belum mampu mendongkrak penjualan MG Motor Indonesia secara signifikan.

Meski sempat mencuri perhatian saat peluncuran dan diklaim cocok untuk kebutuhan keluarga Indonesia, realisasinya di pasar justru belum sesuai harapan.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari hingga Maret 2026, penjualan MG S5 EV masih tergolong rendah dan bahkan belum menembus angka tiga digit per varian.

Secara rinci, varian Ignite hanya mencatatkan distribusi sebanyak 24 unit. Sementara varian Magnify mencatat angka lebih tinggi dengan 72 unit. Dengan demikian, total wholesales MG S5 EV selama tiga bulan pertama 2026 baru mencapai 96 unit.

BACA JUGA: Wuling Eksion Catat 1.000 SPK, Egy Maulana Vikri Ikut Pesan Varian PHEV

Padahal saat pertama kali diperkenalkan pada 6 Februari 2026 di pameran otomotif IIMS 2026, MG Motor Indonesia mengklaim telah mengantongi hingga 579 surat pemesanan kendaraan (SPK).

Perbedaan antara jumlah SPK dan realisasi distribusi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai daya tarik mobil listrik asal Inggris itu di pasar Indonesia.

Jika melihat data retail sales Gaikindo, angka penjualan MG memang tercatat mencapai 205 unit. Namun angka tersebut merupakan gabungan dari beberapa model MG yang dipasarkan di Indonesia, bukan hanya kontribusi dari MG S5 EV saja.

Hal menarik lainnya terlihat dari data produksi Gaikindo. Dalam periode Januari hingga Maret 2026, tidak tercatat adanya angka produksi untuk brand MG di Indonesia. Kondisi ini mengindikasikan bahwa unit yang dipasarkan kemungkinan masih mengandalkan stok impor atau produksi sebelumnya.

BACA JUGA: Jaecoo Ramaikan Rinjani100 2026, Tampilkan SUV Hybrid Petualang di Medan Ekstrem Lombok

Dari sisi spesifikasi, MG S5 EV sebenarnya menawarkan performa yang cukup kompetitif di kelas SUV listrik. Baik varian Ignite maupun Magnify sama-sama dibekali motor listrik bertenaga 170 PS dengan torsi 250 Nm.

Untuk daya jelajah, varian Ignite mampu menempuh hingga 415 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Sedangkan varian Magnify memiliki jarak tempuh hingga 410 kilometer.

Soal harga, MG S5 EV Ignite dipasarkan dengan banderol Rp333,9 juta. Sementara varian tertinggi Magnify dijual Rp355,9 juta.

Dengan spesifikasi dan harga tersebut, persaingan MG S5 EV di pasar mobil listrik nasional memang tidak mudah. Terlebih saat ini pasar EV Indonesia semakin ramai diisi berbagai merek asal China yang agresif menawarkan fitur modern dan harga kompetitif.

(om/ls)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *