
OTO Mounture — Sebuah mobil listrik MG4 EV milik pengguna Instagram dengan akun @myells__ mengalami gangguan saat baru digunakan sekitar lima bulan. Pemilik mengeluhkan kendaraan yang tiba-tiba mengalami motor fault ketika terparkir di basement pusat perbelanjaan, hingga tidak dapat digunakan.
Keluhan tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram @myells__ pada 24 September 2026. Dalam video itu, terlihat mobil MG4 EV berkelir merah berada di area parkir mal, sementara sejumlah orang tampak memeriksa kondisi kendaraan.
Dalam unggahannya, pemilik menyebut gangguan terjadi secara tiba-tiba. Ia juga mengeluhkan lamanya penanganan awal, karena kendaraan harus diderek (towing) dan teknisi baru datang pada sore hari.
Menurut pemilik, proses towing berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, sedangkan teknisi baru tiba sekitar pukul 17.00 WIB.
Permasalahan tidak berhenti pada proses evakuasi kendaraan. Pemilik mengaku belum menerima diagnosis resmi secara tertulis dari MG Motor Indonesia (MGI). Berdasarkan informasi dari service advisor (SA) diler, modul Intelligent Motor Control Unit (IMCU) pada mobil tersebut bermasalah dan perlu diganti.
Pemilik juga menyebut estimasi waktu tunggu pengadaan modul pengganti mencapai sekitar empat bulan. Selama mobil tidak dapat digunakan, ia mengaku tidak mendapatkan mobil pengganti atau courtesy car.
Kondisi tersebut membuat pemilik meminta kepastian mengenai hasil diagnosis, jadwal perbaikan, serta solusi mobilitas selama kendaraan berada dalam penanganan.
BACA JUGA: Baru 4 Bulan Dipakai, Jaecoo J5 EV Dibatasi 20 Km/Jam akibat Turtle Mode
Dalam unggahan lanjutan, pemilik menjelaskan bahwa mobil listrik MG4 EV miliknya telah digunakan selama sekitar lima bulan dengan jarak tempuh 7.817 kilometer ketika gangguan terjadi.
Layar kendaraan menampilkan pesan kesalahan, yakni “Motor Fault – Reverse Gear Not Available”. Pesan tersebut menunjukkan adanya gangguan yang berkaitan dengan sistem kendaraan dan fungsi gigi mundur.
Pemilik turut membagikan hasil diagnosis diler yang menunjukkan sejumlah Diagnostic Trouble Codes (DTC) berstatus Confirmed pada modul IMCU, yaitu P1623-96, P3126-00, dan P3191-00.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan kepadanya, modul IMCU perlu diganti. Meski mengapresiasi solusi perbaikan melalui garansi (warranty repair) dari MG, pemilik mengaku memilih mengajukan permintaan penggantian unit kendaraan (replacement unit).
Permintaan tersebut diajukan karena mobil masih relatif baru ketika mengalami gangguan. Pemilik juga berharap MG Indonesia memberikan penjelasan mengenai keandalan kendaraan serta solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
BACA JUGA: Chery Indonesia Buka Suara soal Recall OMODA 5 di Malaysia, Ini Penjelasannya
Pemilik menegaskan bahwa unggahannya bukan bertujuan menyudutkan pihak tertentu. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi pengguna mobil listrik lainnya.
Ia menyarankan pemilik kendaraan untuk menyimpan dokumentasi ketika terjadi gangguan, termasuk foto atau video pesan kesalahan, kode DTC, job sheet, serta riwayat servis. Dokumentasi tersebut dapat membantu pemilik memahami hasil pemeriksaan dan menjadi catatan ketika berkomunikasi dengan pihak diler maupun produsen.
Dalam kasus MG4 EV tersebut, pemilik berharap MG Motor Indonesia memberikan kepastian diagnosis secara tertulis, informasi mengenai estimasi waktu perbaikan, serta solusi mobilitas selama kendaraan tidak dapat digunakan.
Ia juga meminta agar pengajuan penggantian unit dan persoalan keandalan kendaraan mendapat perhatian dari MG Indonesia.
Hingga informasi dalam unggahan tersebut disampaikan, belum terdapat keterangan resmi tertulis dari MG Motor Indonesia yang dicantumkan oleh pemilik untuk menjelaskan hasil diagnosis maupun penyelesaian kasus tersebut. Dengan demikian, penyebab gangguan dan keputusan akhir terkait permintaan penggantian unit masih perlu dikonfirmasi kepada pihak MG Indonesia.
(om/ls)








