
OTO Mounture — Chery Indonesia memberikan tanggapan terkait kampanye penarikan kembali atau recall Chery OMODA 5 di Malaysia. Hingga saat ini, perusahaan mengaku belum menerima laporan mengenai insiden serupa di Indonesia dan masih menunggu hasil investigasi dari Chery global.
Dalam pernyataan resminya, Chery Indonesia menyebut telah menerima informasi mengenai program recall yang diumumkan Chery Auto Malaysia menyusul insiden yang melibatkan OMODA 5.
“Kami telah menerima informasi mengenai program recall yang dikeluarkan oleh Chery Auto Malaysia terkait insiden OMODA 5. Kami terus berkoordinasi dan menunggu hasil investigasi dari Chery global,” demikian pernyataan Chery Indonesia, Kamis, 15 Oktober 2026.
Meski belum menerima laporan insiden serupa di Tanah Air, Chery Indonesia tetap membuka kesempatan bagi konsumen yang ingin memastikan kondisi kendaraannya melalui pemeriksaan di bengkel resmi.
“Namun untuk memberikan rasa tenang, bagi konsumen yang ingin memeriksakan kendaraannya dapat menghubungi Customer Care atau langsung mengunjungi bengkel resmi Chery Indonesia,” lanjut pernyataan tersebut.
BACA JUGA: Mitsubishi New Xforce ICE Dapat Penyempurnaan, Ini Fitur Unggulannya
Sebelumnya, Chery Auto Malaysia mengumumkan kampanye recall untuk Chery OMODA 5 varian C dan H pada 11 Oktober 2026. Program tersebut dilakukan untuk memeriksa kendaraan yang masuk dalam cakupan penarikan kembali dan mengganti komponen bermasalah apabila diperlukan.
Pengumuman itu menyusul insiden yang melibatkan sebuah kendaraan OMODA 5. Chery Auto Malaysia menyatakan telah bekerja sama dengan Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) Malaysia dalam penyelidikan terkait insiden tersebut sejak pertama kali dilaporkan.
Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan terhadap kendaraan yang terdampak. Jika ditemukan komponen yang membutuhkan penanganan, Chery akan melakukan tindakan lanjutan, termasuk penggantian komponen sesuai kebutuhan.
Seluruh pemeriksaan dan tindakan lanjutan dalam program recall tersebut diberikan secara gratis kepada pelanggan yang kendaraannya masuk dalam cakupan program.
Chery Auto Malaysia juga mengimbau pemilik OMODA 5 untuk memeriksa status kendaraan menggunakan nomor identifikasi kendaraan atau Vehicle Identification Number (VIN) melalui situs resmi Chery Auto Malaysia.
Selain pengecekan VIN, pemilik kendaraan dapat mendatangi pusat servis resmi Chery untuk mendapatkan bantuan pemeriksaan dari tim teknis.
BACA JUGA: MGS6 EV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Indikatif Mulai Rp550 Juta
Untuk pasar Indonesia, Chery menyatakan belum menerima laporan insiden serupa. Namun, hasil investigasi Chery global masih dinantikan sehingga belum ada kesimpulan lebih lanjut yang dapat ditarik terkait kemungkinan dampak terhadap kendaraan di Indonesia.
Konsumen yang memiliki Chery OMODA 5 dan ingin memastikan kondisi kendaraannya dapat menghubungi layanan Customer Care Chery Indonesia atau mendatangi bengkel resmi untuk meminta pemeriksaan.
Langkah tersebut dapat menjadi pilihan bagi pemilik yang ingin memperoleh kepastian mengenai kondisi mobilnya melalui saluran resmi perusahaan.
Sementara itu, kampanye recall yang diumumkan Chery Auto Malaysia secara khusus menyasar OMODA 5 varian C dan H yang terdampak. Perusahaan juga menyatakan model-model yang saat ini diproduksi tidak termasuk dalam kampanye tersebut.
Dengan demikian, pemilik kendaraan di Indonesia sebaiknya mengacu pada informasi resmi Chery Indonesia dan hasil pemeriksaan berdasarkan unit masing-masing, sembari menunggu perkembangan investigasi lebih lanjut dari Chery global.
(om/mg)








