Keluhan Toyota Zenix di Threads: Mati Total, Brebet, Rem Bermasalah hingga AC Tak Dingin

Toyota Zenix
Foto: Toyota Indonesia

OTO Mounture — Keluhan mengenai mobil Toyota kembali mencuat di media sosial. Kali ini, seorang pengguna Threads dengan akun @affandiatmanegaraamir membagikan pengalaman mengenai Toyota Zenix yang disebut mengalami sejumlah masalah secara berulang sejak beberapa minggu setelah mobil diterima.

Dalam unggahannya, pemilik Toyota Zenix tersebut menceritakan bahwa unit dibelinya melalui AUTO2000 Rajabasa, Lampung, dan diserahterimakan pada 3 Oktober 2023.

Saat proses serah terima, mobil disebut berada dalam kondisi baik dan tidak menunjukkan masalah. Namun, baru 18 hari kemudian, masalah pertama muncul. Pemilik mengungkapkan, pada 21 Oktober 2023, Toyota Zenix miliknya tiba-tiba mati total ketika dibawa ke kawasan Pantai Marina, Lampung Selatan.

Mobil disebut tidak dapat dinyalakan sama sekali. Pemilik kemudian menghubungi sales dan diminta meninggalkan mobil di lokasi.

Menurut keterangan yang diterima pemilik, masalah tersebut disebut hanya berkaitan dengan remote. Pemilik juga sempat menanyakan apakah kondisi tersebut merupakan indikasi gagal produksi, tetapi mendapat jawaban bahwa hal tersebut bukan gagal produksi.

Meski sempat percaya dengan penjelasan tersebut, pemilik mengaku tetap khawatir karena mobil yang baru berusia hitungan hari sudah mengalami masalah hingga tidak dapat digunakan. Kekhawatiran tersebut kemudian kembali muncul karena sejumlah masalah lain dilaporkan terjadi pada Toyota Zenix tersebut.

Keluhan Pemilik Toyota
Tangkapan Layar

BACA JUGA: Geely Hadirkan Charger 12C 2.250 kW, Tantang Teknologi Fast Charging BYD

Berdasarkan unggahan pemilik, sejumlah gangguan yang dialami mobil tersebut terjadi dalam rentang hampir tiga tahun.

Berikut kronologi keluhan yang disampaikan:

– 3 Oktober 2023: Toyota Zenix diserahterimakan dalam kondisi baik.

– 21 Oktober 2023: mobil mati total dan tidak dapat dinyalakan ketika berada di Pantai Marina, Lampung Selatan.

– 14 November 2023: muncul sensor error dan peringatan pada head unit.

– 22 Maret 2025: mesin disebut mengalami gejala geger dan brebet. Indikator hybrid dan engine menyala. Pemilik juga mengaku dikenakan biaya sekitar Rp1,6 juta, meski kendaraan masih dalam masa garansi.

– 18 Desember 2025: AC mengalami masalah, mengeluarkan bunyi dan tidak lagi dingin.

– 8 Januari 2026: mobil tiba-tiba tidak dapat bergerak maju maupun mundur. Menurut pemilik, rem dinyatakan mengalami kondisi “nguci semua”.

– 12 Februari 2026: indikator engine dan hybrid kembali menyala. Mobil kehilangan tenaga dan terasa seperti hendak mati ketika pedal gas diinjak.

– 18 September 2026: AC kembali bermasalah dan tidak mengeluarkan udara dingin.

Pemilik menilai rangkaian persoalan tersebut bukan merupakan kerusakan yang wajar akibat pemakaian. Ia juga mempertanyakan penanganan keluhan karena setiap kali menyampaikan masalah, dirinya disebut hanya diarahkan untuk membawa kendaraan ke bengkel.

Pemilik bahkan mengaku telah meminta agar keluhan tersebut disampaikan kepada atasan sales, tetapi menurutnya belum mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

BACA JUGA: Viral di Threads, Jaecoo J5 EV Mendadak Tak Bisa Dipindahkan ke D dan R

Unggahan mengenai pengalaman tersebut kemudian mendapat sejumlah respons dari pengguna Threads lainnya. Salah satunya datang dari akun @skytown.studio yang mempertanyakan kemungkinan masalah serupa terjadi pada kendaraan Toyota.

Sementara itu, akun @sunartopapah51 membagikan pengalaman lama ketika perusahaan tempatnya bekerja melakukan pengadaan empat unit Toyota Hilux baru untuk kebutuhan operasional proyek.

Dalam ceritanya, salah satu unit disebut sudah mengalami mogok ketika baru menempuh perjalanan sekitar 129 kilometer dari Jakarta menuju Cilegon. Ia juga mengaku kendaraan tersebut kemudian mengalami sejumlah persoalan kelistrikan dan komputer selama masa kontrak.

Pengguna lainnya, @admiraldyraf, turut meminta akun Toyota Indonesia memberikan perhatian terhadap keluhan tersebut.

“Admin @toyotaid bantu lah, jgn becanda mulu, ini serius loh,” tulisnya dalam kolom komentar.

Keluhan tersebut menjadi sorotan karena pemilik menyebut berbagai masalah terjadi pada sejumlah sistem kendaraan, mulai dari mesin, sistem hybrid, rem, kelistrikan hingga AC.

Namun, perlu dicatat bahwa informasi mengenai kronologi dan jenis kerusakan merupakan unggahan serta keterangan pemilik kendaraan di Threads. Belum terdapat penjelasan teknis dari pihak Toyota maupun Auto2000 mengenai penyebab kerusakan pada unit tersebut.

Karena itu, penyebab pasti dari berbagai gangguan yang dikeluhkan masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

Kasus ini juga kembali menunjukkan pentingnya penanganan keluhan konsumen secara jelas, terutama ketika persoalan terjadi berulang pada kendaraan yang masih berada dalam masa garansi.

(om/ls)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *