Geely Hadirkan Charger 12C 2.250 kW, Tantang Teknologi Fast Charging BYD

Fast Charging Geely
Foto: Geely

OTO Mounture — Geely memperkuat persaingan teknologi pengisian cepat mobil listrik di Tiongkok dengan menghadirkan Smart Charging C12. Teknologi fast charging tersebut memiliki daya puncak hingga 2.250 kW DC untuk setiap konektor.

Geely mulai mengoperasikan stasiun pengisian cepat tersebut di lima kota di Tiongkok, yakni Hangzhou, Shanghai, Ningbo, Jiaxing, dan Xi’an.

Kehadiran charger berdaya sangat besar ini menjadi respons Geely terhadap perkembangan teknologi pengisian cepat yang sebelumnya juga diperkenalkan BYD melalui teknologi flash charging.

Dengan teknologi tersebut, Geely mengklaim mobil listrik tertentu dari merek Zeekr dan Lynk & Co dapat mengisi baterai dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam waktu 8 menit 40 detik.

Smart Charging C12 diperkenalkan Geely pada 23 September 2026. Sistem ini menggunakan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan bersama perusahaan teknologi StepOne.

Charger tersebut memiliki kemampuan mencapai tegangan maksimum 1.500 volt dan arus hingga 1.500 ampere. Dengan spesifikasi tersebut, satu konektor dapat menghasilkan daya puncak hingga 2.250 kW. Bahkan, dua kendaraan dapat mengisi daya secara bersamaan dengan masing-masing memperoleh daya hingga 1 MW.

Geely juga membekali sistem pengisian tersebut dengan algoritma prediksi kenaikan temperatur baterai berbasis AI.

Teknologi tersebut diklaim mampu memprediksi perubahan temperatur internal baterai hingga 30 detik sebelumnya. Sistem kemudian dapat menyesuaikan distribusi daya pengisian secara dinamis.

Geely menyebut pendekatan tersebut dapat membantu menjaga temperatur maksimum baterai di bawah 65 derajat Celsius sekaligus memperpanjang siklus hidup baterai hingga lebih dari 20 persen.

BACA JUGA: Review Geely EX2 Pro: Mobil Listrik Kompak Rp230 Jutaan yang Cocok untuk Harian

Saat ini, teknologi fast charging 12C tersebut dapat dimanfaatkan oleh sejumlah model tertentu dari Geely Group. Dua model yang disebut mendukung teknologi tersebut adalah Zeekr 001 dan Lynk & Co 10.

Zeekr 001 menggunakan baterai ternary NMC dengan tegangan 783,3 volt. Sementara Lynk & Co 10 dibekali baterai berkapasitas 95 kWh dengan tegangan 772,8 volt.

Dalam pengujian menggunakan Smart Charging C12, kedua model tersebut diklaim mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam 4 menit 30 detik.

Sementara untuk mencapai 97 persen, waktu yang dibutuhkan sekitar 8 menit 40 detik dari kondisi baterai 10 persen. Meski demikian, kedua kendaraan tersebut saat ini menerima daya pengisian maksimum sekitar 1.100 kW, bukan 2.250 kW secara penuh.

Geely tidak berhenti pada teknologi yang saat ini tersedia. Perusahaan asal Hangzhou tersebut juga tengah mengembangkan arsitektur kelistrikan tegangan tinggi 1.000 volt.

Teknologi tersebut ditujukan untuk memangkas waktu pengisian lebih jauh, dengan target pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 5,5 menit.

Jika pengembangan tersebut terealisasi, kendaraan Geely di masa mendatang berpotensi memanfaatkan kemampuan pengisian hingga 2.250 kW dari Smart Charging C12.

Konsep fast charging 12C sendiri mengacu pada kemampuan pengisian dengan daya sekitar 12 kali kapasitas energi baterai. Artinya, semakin besar kemampuan baterai dan sistem kelistrikan kendaraan, semakin besar pula daya pengisian yang dapat diterima.

BACA JUGA: Geely dan NIO Perkuat Kerja Sama Battery Swapping dan Pengisian Daya Mobil Listrik

Untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik, Geely memiliki rencana besar dalam pembangunan jaringan Smart Charging di Tiongkok. Perusahaan menargetkan pembangunan 15.000 stasiun Smart Charging dengan total 50.000 konektor pada 2027.

Ekspansi tersebut menunjukkan bahwa persaingan kendaraan listrik di Tiongkok tidak lagi hanya berkutat pada kapasitas baterai, jarak tempuh, dan harga kendaraan.

Kecepatan pengisian daya kini menjadi salah satu faktor penting yang diperebutkan produsen. Dengan teknologi 12C dan charger berdaya hingga 2.250 kW, Geely berupaya menjadikan waktu pengisian mobil listrik semakin mendekati durasi yang dibutuhkan untuk mengisi bahan bakar kendaraan konvensional.

(om/mg)

 

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *