Geely Tampilkan Inovasi AI dan Mobil Listrik di Auto China 2026, Perkuat Ekspansi Global

Geely Auto 2026

OTO Mounture — Geely Auto Group memperkuat langkah globalnya dengan menampilkan inovasi terbaru dalam ajang Beijing International Automotive Exhibition 2026.

Dalam pameran otomotif terbesar di Tiongkok ini, Geely mengundang lebih dari 1.000 mitra bisnis internasional untuk mengikuti tur eksklusif di empat area pameran utama.

Pada gelaran Auto China 2026, Geely menghadirkan seluruh portofolio mereknya, mulai dari Geely Galaxy (Geely NEV), Lynk & Co, hingga Zeekr.

Ketiga brand ini mewakili spektrum pasar dari kendaraan massal hingga premium, menjawab kebutuhan mobilitas global yang semakin beragam.

Tur dipimpin oleh perwakilan Geely Auto Group, Victor Yang yang memandu para delegasi menyusuri tiap zona pameran, sekaligus memaparkan strategi ekspansi, inovasi produk, dan roadmap teknologi Geely untuk pasar internasional.

Di area Geely NEV, yang dikemas dalam konsep “Galaxy Park” bertema Technology Leading to Better Life, perhatian tertuju pada debut global mobil konsep Galaxy Light generasi kedua. Model ini menegaskan posisi Geely sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan kendaraan energi baru (NEV).

BACA JUGA: Harga Resmi Honda Prelude 2026 Diumumkan, Tembus Rp974 Juta dan Laris Manis

Selanjutnya di booth Lynk & Co, Stefan Rosén memperkenalkan visi desain bertajuk “Time to Shine”. Merek ini juga mengumumkan pra-penjualan sedan listrik Lynk & Co 10 dan 10+, serta rencana peluncuran Lynk & Co 900. Hingga kini, Lynk & Co telah mencatat lebih dari 1,76 juta pengguna global sejak berdiri pada 2016.

Sementara itu, Zeekr mencuri perhatian lewat SUV flagship 8X dan 9X. Model 8X mengusung arsitektur hybrid 800V dengan tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga lebih dari 1.400 hp dan akselerasi 0–100 km/jam dalam 2,96 detik.

Teknologi Sustainable Experience Architecture (SEA) berbasis AI juga ditampilkan melalui simulasi kondisi ekstrem, menegaskan komitmen Zeekr terhadap keselamatan sebagai standar kemewahan baru.

Puncak inovasi ditampilkan di area Geely Technology Ecosystem melalui pengenalan sistem “Full-Domain AI 2.0”. Teknologi ini mengintegrasikan kokpit pintar dan sistem bantuan mengemudi canggih berbasis arsitektur agen cerdas “1+2+N” serta didukung oleh World Action Model (WAM).

Salah satu sorotan utama adalah Eva Cab, prototipe robotaxi pertama di Tiongkok yang dirancang khusus untuk operasi otonom Level 4 (L4). Kendaraan ini telah diuji melalui layanan Caocao Mobility di Hangzhou dan Suzhou, dengan rencana peluncuran versi komersial pada 2027.

“Komitmen Geely terhadap keterbukaan dan kolaborasi telah membawa kami dari pasar domestik ke panggung global. Melalui inovasi Full-Domain AI 2.0, kami menyatukan visi mobilitas cerdas bersama mitra global,” ujar Victor Yang.

Melalui partisipasi di Auto China 2026, Geely menegaskan posisinya sebagai pemain kunci dalam transformasi industri otomotif global.

Dengan kombinasi kendaraan listrik, kecerdasan buatan, dan ekosistem teknologi terintegrasi, Geely terus mempercepat langkah menuju masa depan mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

(om/pd)

 

 

, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *