Aion UT Tawarkan Standar Baru Keselamatan Mobil Listrik, Ini Fitur Lengkapnya

Aion UT

OTO Mounture — Aion UT hadir membawa standar baru dalam keselamatan mobil listrik melalui kombinasi struktur bodi kokoh, teknologi canggih, serta sistem perlindungan menyeluruh. Model ini menjadi bagian dari komitmen GAC dalam menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman bagi pengemudi dan penumpang.

Dari sisi struktur, Aion UT dibangun menggunakan hingga 71% baja berkekuatan tinggi. Material ini menghasilkan rangka kendaraan yang lebih kuat, stabil, serta mampu menahan benturan dengan lebih optimal.

Konstruksi tersebut didukung berbagai fitur keselamatan seperti enam airbag, kamera panoramic 3R1V, hingga teknologi Blind Spot Detection (BSD) dan Door Opening Warning (DOW) yang membantu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Keunggulan Aion UT semakin diperkuat dengan desain inovatif one-piece hot-formed double door ring. Struktur ini memberikan perlindungan ekstra pada area pintu sekaligus menjaga efisiensi bobot kendaraan.

Selain itu, mobil listrik ini juga dilengkapi V-shaped side air curtain sepanjang 2,1 meter, lebih panjang dari rata-rata industri. Fitur ini mampu melindungi penumpang dari pilar A hingga pilar C, termasuk memberikan perlindungan ekstra pada area kepala anak.

Aion UT juga mengusung Dragon-Bone Embraced Body Structure yang dirancang untuk memberikan perlindungan 720 derajat. Struktur ini mampu menyerap dan mendistribusikan energi benturan dari berbagai arah, sehingga menjaga integritas kabin tetap aman.

BACA JUGA: Ada Apa dengan Geely? Penjualan ke Konsumen Tiba-Tiba Turun

Di sisi teknologi, Aion UT dibekali Full-Scenario Active Safety Suite dengan kemampuan pemantauan real-time.

Fitur utama yang disematkan meliputi Automatic Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Warning (LDW), Lane Departure Prevention (LDP), dan Emergency Lane Keeping (ELK).

Selain itu, terdapat fitur tambahan seperti Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Rear Collision Warning (RCW), Blind Spot Detection (BSD), dan Door Opening Warning (DOW).

Untuk meningkatkan keamanan saat parkir, tersedia fitur Rear Obstacle Detection with Automatic Braking yang mampu mendeteksi objek di belakang kendaraan dan melakukan pengereman otomatis jika diperlukan.

Stabilitas berkendara Aion UT juga didukung penggunaan ban lebar 215 mm yang memberikan daya cengkeram optimal, meningkatkan performa pengereman, serta menjaga kontrol kendaraan di berbagai kondisi jalan.

Sebagai mobil listrik modern, Aion UT juga dilengkapi sistem baterai dengan perlindungan berlapis dan pemantauan cerdas. Teknologi ini memastikan keamanan tidak hanya pada struktur kendaraan, tetapi juga pada sistem energi secara menyeluruh.

BACA JUGA: Akbar Faizal Sebut BYD Seal ‘Oleng Joget’, Layanan Purnajual BYD Indonesia Dikritik

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengembangan Aion UT.

“Kami mengembangkan Aion UT dengan pendekatan menyeluruh, mulai dari chassis hingga teknologi keselamatan aktif. Tujuannya adalah menghadirkan kendaraan yang memberikan rasa aman dan kepercayaan di setiap perjalanan,” ujarnya.

Dengan kombinasi struktur kuat, fitur ADAS lengkap, serta teknologi baterai canggih, Aion UT mempertegas posisinya sebagai mobil listrik yang mengedepankan keselamatan.

Kehadiran model ini sekaligus menjadi indikator bahwa tren kendaraan listrik di Indonesia tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga pada aspek keamanan dan kenyamanan berkendara.

(om/ril)

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *