
OTO Mounture — PT Jasa Marga memprediksi sebanyak 1.093.067 kendaraan akan keluar dari wilayah Jabotabek selama periode libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 H dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Prediksi tersebut berlaku untuk periode Selasa, 26 Mei hingga Senin, 1 Juni 2026. Jumlah kendaraan tersebut diperkirakan meningkat 8,90 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang mencapai 1.003.695 kendaraan.
Volume kendaraan itu merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni:
– GT Cikupa menuju arah Merak
– GT Ciawi menuju arah Puncak
– GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa
– GT Kalihurip Utama menuju Bandung
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono mengatakan, lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang kali ini diprediksi didominasi perjalanan menuju arah Timur.
“Mobilitas kendaraan pada periode libur panjang ini diproyeksikan didominasi kendaraan menuju arah Timur yaitu Trans Jawa dan Bandung sebesar 47,4 persen. Disusul arah Barat ke Merak sebesar 27,1 persen serta arah Selatan ke Puncak sebesar 25,5 persen,” ujar Rivan.
Menurutnya, proyeksi lalu lintas tersebut juga telah memperhitungkan kebijakan Work From Home (WFH) yang masih diterapkan sejumlah perusahaan pada Jumat, 29 Mei 2026. Kebijakan tersebut dinilai memberikan fleksibilitas waktu perjalanan bagi masyarakat sehingga potensi kepadatan kendaraan dapat lebih tersebar.
BACA JUGA: Mix Matic Day 2026 Pecahkan Rekor, Jadi Kontes Modifikasi Motor Matic Terbesar di Indonesia
Mengantisipasi lonjakan kendaraan selama libur panjang, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan optimal di seluruh ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group.
Pengawasan intensif dilakukan terutama pada ruas tol menuju destinasi wisata favorit seperti:
– Jalan Tol Jakarta–Cikampek
– Jalan Tol Cipularang
– Jalan Tol Jagorawi
Jasa Marga juga mengoptimalkan teknologi operasional terintegrasi untuk mendeteksi dan mengurai kepadatan lalu lintas secara cepat.
“Kami telah menyiagakan personel bantuan lapangan, menambah fasilitas mobile reader di gerbang tol untuk mempercepat transaksi, serta menyiagakan petugas Call Center 133 selama 24 jam penuh,” jelas Rivan.
Selain itu, Jasa Marga siap mendukung penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow sesuai diskresi Kepolisian dengan menyiapkan petugas operasional dan perlengkapan rambu pendukung di lapangan.
BACA JUGA: Jaecoo J5 EV Tembus 16.000 Unit di Indonesia, Jadi Salah Satu SUV Listrik Terlaris 2026
Dari sisi pelayanan pengguna jalan, Jasa Marga memastikan kesiapan fasilitas di Travoy Rest atau rest area milik Jasa Marga Group. Beberapa fasilitas yang disiapkan meliputi:
– Area parkir yang lebih tertata
– Toilet gratis dan bersih
– Ketersediaan air bersih
– Tempat ibadah yang nyaman
Pengguna jalan juga diimbau memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui CCTV serta memperoleh informasi terkait rest area dan rekayasa lalu lintas.
“Kami sangat menyarankan pengguna jalan untuk aktif memantau CCTV real-time dan dinamika rekayasa lalu lintas melalui aplikasi Travoy,” tutup Rivan.
(om/pd)








