
OTO Mounture — Persaingan merek mobil asal Tiongkok di pasar otomotif Indonesia semakin memanas. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejumlah pabrikan mencatat pertumbuhan penjualan yang signifikan pada Juni 2026, baik dari sisi wholesales (distribusi pabrik ke diler) maupun retail sales (penjualan diler ke konsumen).
BYD kembali menjadi pemimpin pasar mobil Tiongkok di Indonesia setelah mencatat lonjakan distribusi yang sangat besar dibandingkan bulan sebelumnya.
Di sisi lain, Jaecoo mempertahankan performa stabil di atas 3.000 unit, sementara Geely terus memperlihatkan pertumbuhan yang konsisten.
BYD mencatat wholesales sebanyak 5.264 unit pada Juni 2026 atau melonjak 488,2 persen dibandingkan Mei 2026 yang hanya mencapai 895 unit. Secara tahunan, penjualannya juga meningkat 153,2 persen dibandingkan Juni 2025 yang sebanyak 2.079 unit.
Di sisi retail, BYD membukukan penjualan 3.757 unit, naik 29,9 persen dibandingkan Mei 2026 dan tumbuh 73 persen dibandingkan Juni tahun lalu.
BACA JUGA: Wuling Rayakan 9 Tahun di Indonesia, Perkenalkan Aira EV yang Siap Meluncur di GIIAS 2026
Adapun Jaecoo kembali mempertahankan performa impresif dengan wholesales 3.050 unit, naik 1,7 persen dibandingkan Mei 2026. Retail sales merek ini juga mencapai angka yang sama, meningkat 1,7 persen secara bulanan. Karena baru masuk pasar Indonesia, Jaecoo belum memiliki pembanding tahunan.
Sementara Geely terus menunjukkan perkembangan pesat. Wholesales pada Juni 2026 mencapai 2.011 unit, naik 17,6 persen dibanding Mei 2026. Jika dibandingkan Juni 2025 yang hanya 240 unit, penjualannya melonjak hingga 737,9 persen. Retail sales Geely juga meningkat menjadi 2.038 unit, atau naik 1,6 persen dibanding bulan sebelumnya dan 725 persen secara tahunan.
Sedangkan Wuling menempati posisi keempat dengan wholesales 1.668 unit, meningkat 23 persen dibanding Mei 2026. Secara tahunan, distribusi Wuling juga tumbuh 153,9 persen.
Namun, retail sales Wuling turun 10,4 persen menjadi 1.469 unit dibanding Mei, meski masih naik 33,4 persen dibandingkan Juni 2025.
Selanjutnya, Chery mencatat wholesales 962 unit, naik tipis 0,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Retail sales juga tumbuh 9,7 persen menjadi 1.062 unit.
Meski demikian, secara tahunan penjualan Chery masih terkoreksi, dengan wholesales turun 57,6 persen dan retail sales turun 50,6 persen dibanding Juni 2025.
Lalu Morris Garage (MG) menjadi salah satu merek dengan pertumbuhan retail paling mencolok. Penjualan ke konsumen mencapai 667 unit, naik 50,2 persen dibanding Mei 2026 dan melonjak 363,2 persen dibanding Juni tahun lalu. Dari sisi wholesales, MG juga meningkat 1,3 persen secara bulanan dan 283,4 persen secara tahunan.
BACA JUGA: Mitsubishi Xforce HEV Segera Meluncur di Indonesia, Kran Pemesanan Sudah Dibuka
Denza menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan wholesales 464 unit, melonjak 121 persen dibanding Mei 2026. Retail sales juga naik 12 persen menjadi 458 unit. Meski demikian, dibanding Juni 2025, wholesales Denza masih turun 73,8 persen, sementara retail sales turun 59,4 persen.
Berbeda dengan Denza, Aion masih mengalami tekanan. Wholesales turun 12 persen menjadi 323 unit, sedangkan retail sales merosot 36,1 persen menjadi 290 unit dibanding Mei 2026. Secara tahunan, wholesales dan retail Aion masing-masing turun 62,4 persen dan 61,2 persen.
Jetour melanjutkan tren positif dengan wholesales 292 unit, naik 2,1 persen dibanding Mei. Retail sales juga naik tipis 0,7 persen menjadi 302 unit.
Dibandingkan Juni 2025, wholesales Jetour melonjak 231,8 persen, sementara retail sales meningkat hingga 1.213 persen dari 23 unit menjadi 302 unit.
Xpeng menutup daftar 10 besar dengan wholesales 203 unit, naik tipis 0,5 persen dibanding Maret, tetapi turun 28,5 persen dibanding Mei 2026. Retail sales juga turun 31,2 persen menjadi 190 unit. Karena baru memasuki pasar Indonesia, belum ada data pembanding secara tahunan.
Persaingan mobil asal Tiongkok di Indonesia diperkirakan akan semakin ketat pada paruh kedua 2026. Selain hadirnya model-model baru, sejumlah merek juga terus memperluas jaringan diler, meningkatkan kapasitas produksi lokal, dan menghadirkan strategi harga yang agresif untuk merebut pangsa pasar otomotif nasional.
Berikut 10 Merek Mobil Tiongkok Terlaris di Indonesia pada Juni 2026
Wholesales
1. BYD 5.264 unit
2. Jaecoo 3.050 unit
3. Geely 2.011 unit
4. Wuling 1.668 unit
5. Chery 962 unit
6. MG 556 unit
7. Denza 464 unit
8. Aion 323 unit
9. Jetour 292 unit
10. Xpeng 203 unit
Retail Sales
1. BYD 3.757 unit
2. Jaecoo 3.050 unit
3. Geely 2.038 unit
4. Wuling 1.469 unit
5. Chery 1.062 unit
6. MG (Morris Garage) 667 unit
7. Denza 458 unit
8. Jetour 302 unit
9. Aion 290 unit
10. Xpeng 190 unit
(om/ns)








