BRI Finance Sambut Positif Pajak Kendaraan Listrik Gratis di Jakarta

BRI Finance

OTO Mounture — PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance menyambut positif kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membebaskan pajak kendaraan listrik.

Kebijakan tersebut dinilai dapat mendorong masyarakat beralih ke kendaraan ramah lingkungan sekaligus membuka peluang pertumbuhan pembiayaan electric vehicle (EV) di industri multifinance.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan insentif pajak kendaraan listrik menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan EV sebagai kendaraan mobilitas harian.

“Insentif pajak tentu menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas sehari-hari. Bagi industri pembiayaan, ini juga menjadi peluang untuk memperbesar portofolio green financing yang saat ini terus berkembang,” ujar Dhani.

Menurutnya, tren kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Selain didukung regulasi pemerintah, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan juga mulai memengaruhi preferensi konsumen dalam memilih kendaraan.

BACA JUGA: GAC Indonesia Ramaikan Indomobil Expo Bandung 2026, Tawarkan Promo EV dan Warranty Seumur Hidup

PT BRI Multifinance Indonesia menilai pasar kendaraan listrik di Indonesia masih akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang seiring penguatan ekosistem EV nasional.

“Kami melihat ada perubahan pola pikir masyarakat menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Prosesnya memang tidak instan, tetapi arahnya cukup jelas dan didukung berbagai kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah,” tambah Dhani.

Untuk menangkap peluang tersebut, BRI Finance terus memperkuat strategi bisnis melalui kolaborasi dengan dealer dan mitra industri otomotif. Selain itu, perusahaan juga memperluas kanal pemasaran untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen kendaraan listrik.

BACA JUGA: VinFast Resmi Buka Pre-Order Motor Listrik di Indonesia, Harga Mulai Rp 18 Jutaan

Meski agresif memperluas pembiayaan EV, perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan mencermati perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen agar pertumbuhan pembiayaan berjalan sehat, terukur, dan berkelanjutan.

Hingga Maret 2026, pembiayaan kendaraan listrik BRI Finance tercatat tumbuh sekitar 13,74 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun demikian, pembiayaan kendaraan konvensional masih menjadi kontributor utama portofolio perusahaan.

Secara industri, tren pembiayaan kendaraan listrik juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance mencapai Rp22,5 triliun per Maret 2026 atau tumbuh 35,27 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik seiring hadirnya berbagai insentif pemerintah, termasuk pembebasan pajak kendaraan listrik di DKI Jakarta yang diharapkan mampu mempercepat adopsi EV di Indonesia.

(om/ns)

 

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *