
OTO Mounture — Hutama Karya mencatat lonjakan trafik kendaraan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang akhir pekan Hari Buruh 2026 yang berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026.
Secara kumulatif, total lebih dari 470 ribu kendaraan melintasi ruas-ruas JTTS yang telah beroperasi. Jumlah tersebut meningkat 17 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pihaknya telah memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas tol selama periode libur panjang berlangsung.
“Selama periode Libur Panjang Akhir Pekan Hari Buruh, Hutama Karya memperkuat kesiapan layanan operasional di seluruh ruas JTTS, mulai dari penyiagaan petugas, optimalisasi layanan rest area, hingga pemantauan kondisi lalu lintas secara berkala bersama para pemangku kepentingan, agar perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, dan nyaman,” katanya.
BACA JUGA: Apa Itu Roller Motor Matic? Fungsi, Cara Kerja, dan Tanda Harus Ganti
Berdasarkan data Hutama Karya, puncak pergerakan kendaraan terjadi pada arus balik Minggu, 3 Mei 2026.
Pada hari tersebut, total lebih dari 133 ribu kendaraan tercatat melintas di JTTS, atau meningkat 19,71 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Kenaikan trafik tersebut dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat setelah libur panjang, mulai dari perjalanan balik ke kota asal, perjalanan antarkota, hingga kunjungan wisata dan keluarga.
Dari seluruh ruas JTTS yang beroperasi, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1–4 atau ruas Kuala Tanjung–Pematang Siantar menjadi ruas dengan volume kendaraan tertinggi.
Total lebih dari 97 ribu kendaraan melintasi ruas tersebut selama periode libur panjang Hari Buruh 2026.
Tingginya trafik di ruas ini didorong meningkatnya mobilitas masyarakat di koridor Kuala Tanjung, Tebing Tinggi, hingga Pematang Siantar, termasuk akses menuju kawasan wisata dan permukiman di wilayah Sumatra Utara.
Sementara itu, dari sisi pertumbuhan persentase, Tol Sigli–Banda Aceh mencatat peningkatan trafik tertinggi dengan kenaikan mencapai 142,58 persen dibandingkan kondisi normal.
Lonjakan ini disebut dipengaruhi meningkatnya mobilitas masyarakat menuju kawasan perkotaan Banda Aceh dan sekitarnya selama masa liburan.
BACA JUGA: Harga BBM Naik? Ini Cara Hemat Tanpa Turunkan Kualitas, Perhatikan Filter Bensin Mobil
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama libur panjang, Hutama Karya melakukan sejumlah penguatan layanan operasional di seluruh ruas JTTS.
Langkah tersebut meliputi optimalisasi pemantauan kondisi trafik, penempatan personel di titik strategis, peningkatan kesiapsiagaan penanganan gangguan, hingga koordinasi intensif bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan.
Selain itu, informasi perjalanan juga disampaikan melalui Variable Message Sign (VMS) serta kanal informasi resmi perusahaan.
Menurut Hamdani, evaluasi dari periode libur panjang ini akan menjadi bahan peningkatan kualitas layanan ke depannya.
“Pelaksanaan layanan pada periode ini menjadi bahan evaluasi untuk terus memperkuat kesiapan operasional Hutama Karya, terutama dalam memastikan kecukupan personel, kecepatan respons penanganan gangguan, kesiapan fasilitas layanan pengguna jalan, serta efektivitas penyampaian informasi perjalanan,” tutup Hamdani.
(om/pd)








