
OTO Mounture — Peluncuran Wuling Eksion tidak hanya menandai hadirnya model terbaru, tetapi juga komitmen kuat dari Wuling Motors dalam memberikan layanan purna jual yang menyeluruh bagi konsumennya.
Hal tersebut ditegaskan dalam sesi media briefing saat Grand Launching Wuling Eksion yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Wuling memastikan setiap pemilik Eksion mendapatkan perlindungan maksimal, mulai dari garansi kendaraan, kemudahan perawatan berkala, hingga dukungan darurat selama 24 jam.
“Melalui layanan purna jual ini, kami ingin menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang nyaman dan bebas khawatir bagi konsumen,” ujar Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors.
Ia menambahkan, kehadiran Eksion juga dibarengi dengan perlindungan menyeluruh, termasuk garansi umum hingga lifetime warranty untuk komponen utama kendaraan listrik (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
BACA JUGA: Suzuki Fronx Test Drive Berhadiah Digelar Lagi, Bisa Menang Mobil hingga iPhone 17 Pro
Secara rinci, Wuling memberikan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 kilometer untuk seluruh varian Eksion. Khusus varian PHEV, tersedia tambahan garansi mesin hingga 8 tahun atau 150.000 kilometer.
Selain itu, baik varian EV maupun PHEV mendapatkan garansi baterai 12V selama 1 tahun atau 20.000 kilometer, dengan ketentuan mana yang tercapai lebih dahulu.
Yang menarik, Wuling juga menghadirkan Lifetime Core Component Warranty. Program ini mencakup tiga komponen utama, yaitu power battery, drive motor, serta motor controller unit.
Namun, garansi seumur hidup ini hanya berlaku bagi pemilik pertama dengan penggunaan kendaraan pribadi, batas maksimal 30.000 kilometer per tahun, serta kewajiban melakukan servis berkala di jaringan resmi Wuling menggunakan suku cadang asli.
BACA JUGA: Chery Perkenalkan AiMOGA, Robot Humanoid Siap Digunakan di Dunia Nyata
Perlindungan tersebut tidak mencakup kerusakan akibat modifikasi, kecelakaan, kebakaran, banjir, maupun faktor eksternal lainnya.
Dari sisi perawatan, Wuling menawarkan skema servis berkala yang disesuaikan dengan teknologi kendaraan.
Untuk varian EV, perawatan dilakukan setiap 5.000 kilometer dengan fokus pada komponen seperti reducer oil, AC filter, coolant, dan brake fluid. Estimasi total biaya perawatan hingga 5,5 tahun atau 55.000 kilometer berada di kisaran Rp3,3 juta.
Sementara itu, varian PHEV memiliki interval servis setiap 7.500 kilometer, dengan komponen yang lebih kompleks seperti engine oil, oil filter, DHT oil, spark plug, hingga carbon canister. Total biaya perawatan hingga 5,5 tahun atau 42.500 kilometer diperkirakan mencapai Rp14,2 juta.
Sebagai pelengkap, Wuling juga menyediakan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) yang siaga 24 jam. Layanan ini dapat diakses melalui hotline 0800-100-5050 untuk membantu pelanggan dalam kondisi darurat di perjalanan.
Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan Wuling Hotline Service untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan teknis, pelaporan kondisi darurat, hingga penyampaian keluhan terkait produk maupun layanan diler.
Dengan berbagai layanan tersebut, Wuling berupaya menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik dan hybrid yang lebih praktis, aman, dan bebas khawatir bagi konsumen di Indonesia.
(om/ril)








