
OTO Mounture — Perjalanan jarak jauh menggunakan mobil listrik kini semakin diminati masyarakat Indonesia, terutama saat musim liburan atau mudik bersama keluarga. Meski demikian, sebagian pengguna masih memiliki kekhawatiran terkait daya baterai dan efisiensi kendaraan selama perjalanan.
Menjawab hal tersebut, Chery Indonesia membagikan sejumlah tips bagi para pengguna kendaraan listrik agar perjalanan jarak jauh dapat berlangsung aman, nyaman, dan efisien.
Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, mengatakan bahwa perjalanan menggunakan mobil listrik pada dasarnya tetap aman selama kendaraan dipersiapkan dengan baik sebelum berangkat.
“Perjalanan dengan kendaraan listrik pada prinsipnya tetap aman dan nyaman selama kendaraan dipersiapkan dengan baik. Kami selalu menyarankan pelanggan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan di bengkel resmi sebelum perjalanan, sekaligus merencanakan rute termasuk titik pengisian daya agar perjalanan dapat berlangsung lebih tenang dan efisien,” ujarnya.
Secara umum, persiapan perjalanan jauh dengan mobil listrik tidak jauh berbeda dengan kendaraan konvensional. Namun terdapat beberapa komponen penting yang perlu diperiksa agar performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan.
Beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain:
– Sistem pengereman, untuk memastikan respons pengereman tetap optimal
– Kondisi serta tekanan ban, guna menjaga stabilitas kendaraan
– Sistem pendingin (coolant) agar suhu komponen kendaraan tetap ideal
– Baterai 12 volt, yang berfungsi mendukung sistem kelistrikan kendaraan
Melakukan pengecekan tersebut penting agar kendaraan tetap dalam kondisi prima saat menempuh perjalanan jauh.

Selain kondisi kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi aspek penting untuk menjaga efisiensi energi mobil listrik. Pengemudi disarankan untuk merencanakan rute perjalanan sekaligus mengetahui lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sepanjang jalur perjalanan.
Beberapa langkah berikut juga dapat membantu menjaga efisiensi energi selama perjalanan:
– Pastikan baterai kendaraan terisi hingga 100 persen sebelum berangkat
– Rencanakan rute perjalanan dan lokasi SPKLU di sepanjang jalur
– Hindari membawa beban kendaraan berlebihan
– Gunakan gaya berkendara halus dan stabil, idealnya di bawah 100 km/jam
– Pastikan tekanan ban dalam kondisi optimal
– Gunakan AC kabin secara bijak untuk menjaga konsumsi energi
Dengan langkah tersebut, perjalanan jarak jauh menggunakan mobil listrik dapat berlangsung lebih efisien dan minim risiko kehabisan daya di tengah perjalanan.
Bagi pemilik kendaraan listrik yang tidak membawa mobilnya saat bepergian, menjaga kondisi baterai tetap stabil juga perlu diperhatikan.
Jika kendaraan ditinggalkan selama satu hingga dua minggu, disarankan agar State of Charge (SOC) baterai minimal berada di angka 50 persen sebelum mobil ditinggalkan.
Dalam kondisi normal, aki 12 volt tidak perlu dilepas karena sistem kendaraan telah dirancang untuk mengatur konsumsi daya secara efisien ketika mobil tidak digunakan.
Namun jika kendaraan ditinggalkan dalam waktu lebih lama, melepas terminal aki 12 volt dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah pelemahan baterai.

Saat ini Chery menghadirkan beberapa model kendaraan listrik di Indonesia, seperti Chery J6, Chery J6T, serta Chery Omoda E5.
Model-model tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara modern dengan efisiensi energi yang optimal. Dengan dukungan teknologi elektrifikasi serta jaringan layanan yang terus berkembang, Chery berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang relevan bagi kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk untuk perjalanan jarak jauh.
(adv)








