
OTO Mounture — Penjualan mobil Hyundai di Indonesia mengalami penurunan sepanjang 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales maupun retail sales Hyundai kompak melemah dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pada April 2026, penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler tercatat sebanyak 1.534 unit. Angka tersebut turun 4,6 persen dibanding Maret 2026 yang mencapai 1.608 unit.
Jika dibandingkan April 2025, wholesales jenama asal Korea Selatan itu juga mengalami penurunan 4,5 persen. Pada periode tersebut, Hyundai masih mampu mencatat penjualan sebanyak 1.607 unit.
Secara akumulasi selama Januari hingga April 2026, Hyundai membukukan wholesales sebanyak 6.308 unit. Torehan ini turun 26,4 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 8.565 unit.
Penurunan penjualan tersebut turut membuat market share Hyundai menyusut dari 3,3 persen menjadi hanya 2,2 persen.
BACA JUGA: Pengalaman Pakai Mitsubishi Xpander Cross ke Dieng, Pemilik Akui Sempat Dag-Dig-Dug Hadapi Tanjakan
Setali tiga uang, penjualan retail atau distribusi dari diler ke konsumen juga mengalami tekanan. Pada April 2026, Hyundai mencatat retail sales sebanyak 1.450 unit. Angka itu turun 14 persen dibanding Maret 2026 yang mencapai 1.687 unit.
Sementara dibandingkan April 2025, penjualan retail Hyundai turun 14,9 persen dari sebelumnya 1.703 unit.
Sepanjang Januari hingga April 2026, Hyundai telah membukukan retail sales sebanyak 6.274 unit. Angka tersebut turun 23,6 persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 8.211 unit.
Sedangkan market share retail sales Hyundai juga ikut mengalami penurunan dari 3,1 persen menjadi 2,2 persen.
Turunnya penjualan Hyundai menunjukkan persaingan pasar otomotif Indonesia semakin kompetitif. Di tengah perlambatan pasar, berbagai jenama otomotif berlomba menghadirkan model baru dan strategi harga yang agresif untuk mempertahankan penjualan.
Selain itu, meningkatnya persaingan kendaraan elektrifikasi dan dominasi sejumlah jenama besar juga menjadi tantangan tersendiri bagi Hyundai di pasar nasional.
(om/pd)








