
OTO Mounture — Di era kendaraan modern, sebagian besar sepeda motor sudah menggunakan teknologi injeksi yang membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien dan ramah lingkungan.
Namun, di balik keunggulannya, motor injeksi juga membutuhkan perawatan yang tepat. Salah satu kebiasaan yang sering dianggap sepele, yaitu membiarkan bensin hingga benar-benar habis, ternyata bisa berdampak buruk pada komponen penting kendaraan.
Berdasarkan penjelasan dari Suzuki Indonesia, kebiasaan ini bisa merusak sistem bahan bakar, terutama pada bagian fuel pump.
Sistem injeksi pada sepeda motor bekerja dengan cara menyemprotkan bahan bakar langsung ke ruang pembakaran dalam jumlah yang terukur.
Teknologi ini membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien, pembakaran lebih sempurna, dan performa mesin lebih stabil. Namun, semua keunggulan ini sangat bergantung pada kondisi komponen, terutama sistem bahan bakar.
BACA JUGA: Fitur DSBS II di Suzuki Fronx SGX Bantu Cegah Tabrakan saat Mudik Lebaran
Membiarkan tangki bensin kosong atau hampir habis dapat menimbulkan beberapa masalah serius, seperti:
1. Kerusakan Fuel Pump
Fuel pump berfungsi untuk memompa bahan bakar dari tangki ke mesin. Saat bensin terlalu sedikit, fuel pump bisa bekerja lebih keras, komponen berisiko cepat aus, dan pendinginan alami dari bahan bakar berkurang. Akibatnya, fuel pump bisa mengalami kerusakan.
2. Indikator Bensin Bermasalah
Tangki yang sering kosong juga dapat memengaruhi sensor indikator bensin. Dampaknya berupa indikator tidak akurat, takaran bensin tidak sesuai kondisi sebenarnya, dan perlu kalibrasi ulang atau bahkan penggantian komponen. Jika dibiarkan, hal ini bisa membuat pengendara kesulitan memperkirakan sisa bahan bakar.
Agar komponen motor tetap awet, sebaiknya isi bahan bakar sebelum tangki benar-benar kosong.
Rekomendasi ideal adalah isi bensin saat indikator digital menunjukkan dua bar tersisa, serta jangan menunggu hingga indikator berkedip atau nol. Langkah sederhana ini bisa membantu menjaga performa motor tetap optimal dan menghindari kerusakan yang tidak perlu.
Untuk menjaga motor tetap dalam kondisi prima, maka hindari kebiasaan kehabisan bensin, gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi, lakukan servis rutin, dan periksa sistem bahan bakar secara berkala. Perawatan sederhana ini bisa memperpanjang عمر komponen dan menjaga efisiensi kendaraan.
(om/ns)








