VinFast Andalkan Total Cost Ownership untuk Yakinkan Konsumen EV, Ini Keuntungan yang Ditawarkan

VinFast VF MPV 7
Foto: OTO Mounture/Luchito Sangsoko

OTO Mounture — VinFast Indonesia terus memperkuat strategi edukasi kepada masyarakat terkait keuntungan memiliki kendaraan listrik. Salah satu pendekatan yang kini menjadi fokus perusahaan adalah memperkenalkan konsep Total Cost Ownership (TCO) sebagai acuan dalam menghitung biaya kepemilikan mobil listrik secara menyeluruh.

Melalui pendekatan ini, VinFast ingin menunjukkan bahwa keuntungan memiliki mobil listrik tidak hanya berasal dari efisiensi energi, tetapi juga dari berbagai program yang mampu menekan biaya kepemilikan dalam jangka panjang.

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan konsep TCO akan menjadi salah satu komunikasi utama perusahaan kepada calon konsumen.

“Ke depannya kami akan menggunakan TCO atau Total Cost Ownership sebagai salah satu komunikasi kami karena ingin menunjukkan seberapa besar penghematan yang bisa didapatkan konsumen saat memiliki kendaraan VinFast,” ujarnya di sela acara Media Test Drive, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurut Rinaldi, perhitungan Total Cost Ownership VinFast tidak hanya mempertimbangkan biaya operasional kendaraan, tetapi juga menggabungkan berbagai program yang selama ini ditawarkan kepada konsumen.

Tiga program utama tersebut meliputi gratis pengisian daya (free charging), battery subscription, dan resale Value Guarantee. Ketiga program tersebut dirancang agar biaya kepemilikan kendaraan listrik menjadi lebih ringan sekaligus memberikan rasa aman kepada pengguna.

BACA JUGA: Indomobil Expo 2026 Digelar di Summarecon Mall Serpong, Leapmotor B10 dan Changan Deepal S05 Tampil Perdana

Salah satu keuntungan yang paling signifikan adalah program gratis pengisian daya selama tiga tahun. Program ini dinilai mampu menghemat biaya operasional kendaraan dalam jumlah yang cukup besar dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin maupun mobil listrik yang harus membayar biaya pengisian daya secara mandiri.

Menurut VinFast, penghematan dari sisi energi menjadi salah satu alasan utama masyarakat Indonesia mulai melirik kendaraan listrik.

“Mayoritas konsumen Indonesia saat ini masih memilih kendaraan listrik karena faktor penghematan. Kami ingin menunjukkan secara nyata seperti apa penghematan yang bisa mereka dapatkan,” jelas Rinaldi.

Selain efisiensi biaya, VinFast juga mengedepankan program battery subscription atau skema berlangganan baterai. Program ini ditujukan untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat mengenai kondisi baterai kendaraan listrik, terutama setelah masa garansi berakhir.

Pasalnya, baterai merupakan salah satu komponen dengan nilai paling tinggi pada kendaraan listrik dan sering menjadi pertimbangan utama calon pembeli. Melalui sistem tersebut, konsumen memperoleh ketenangan lebih karena risiko terkait baterai dapat diminimalkan.

BACA JUGA: Wuling Gandeng GrabRentals, Serahkan Armada BinguoEV untuk Perluas Mobilitas Listrik

Tidak hanya fokus pada biaya penggunaan sehari-hari, VinFast juga memberikan Resale Value Guarantee yang menjamin nilai jual kembali kendaraan tetap kompetitif.

Program ini diharapkan mampu mengatasi kekhawatiran masyarakat terhadap depresiasi harga mobil listrik di pasar kendaraan bekas. Menurut Rinaldi, konsumen Indonesia dikenal sangat mempertimbangkan nilai jual kembali ketika membeli kendaraan.

Karena itu, VinFast berupaya menghadirkan perlindungan tidak hanya selama masa penggunaan kendaraan, tetapi juga saat konsumen memutuskan menjual mobilnya di kemudian hari.

Jenama asal Vietnam ini menilai konsep Total Cost Ownership dapat membantu masyarakat memahami biaya kepemilikan kendaraan listrik secara lebih transparan dibandingkan hanya melihat harga pembelian di awal.

Melalui simulasi TCO, calon konsumen dapat mengetahui estimasi biaya yang dikeluarkan selama beberapa tahun penggunaan, sekaligus menghitung potensi penghematan dari berbagai program yang ditawarkan VinFast.

Dengan pendekatan tersebut, VinFast berharap masyarakat semakin yakin beralih ke kendaraan listrik karena tidak hanya menawarkan teknologi modern, tetapi juga efisiensi biaya, keamanan baterai, dan nilai jual kembali yang lebih terjaga.

(om/ls)

 

 

 

, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *