SPK Chery Q Sejak Mei Belum Terima Unit, Konsumen Pertanyakan Antrean

Chery Q
Foto: OTO Mounture/Luchito Sangsoko

OTO Mounture — Keluhan konsumen terkait waktu pengiriman mobil Chery kembali mencuat di media sosial. Kali ini, pemilik akun Threads @febri3p mengungkapkan kekecewaannya karena belum menerima kendaraan yang dipesan sejak Mei 2026, sementara konsumen lain yang disebut melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pada Juli 2026 justru sudah mendapatkan unit.

Dalam unggahannya, konsumen tersebut mempertanyakan konsistensi sistem antrean dan janji pengiriman yang disampaikan tenaga penjualan. Ia menilai urutan pemesanan seharusnya menjadi acuan dalam proses distribusi kendaraan kepada konsumen.

“Mana ini janjinya kalau SPK lebih cepat maka otomatis dapat unit lebih cepat???? saya SPK dari mei sampai sekarang belum terima unit, sedangkan diluar sana orang yang SPK bulan Juli sudah dapat unit,” tulis akun tersebut.

Ia juga mempertanyakan fungsi sistem antrean apabila konsumen yang memesan lebih awal justru belum memperoleh kendaraan, sedangkan pemesan setelahnya diklaim sudah menerima unit.

Konsumen tersebut mengaku kecewa dengan pengalaman pembelian melalui sistem prebook. Menurutnya, keterlambatan pengiriman dan ketidakpastian waktu penerimaan kendaraan telah memengaruhi pandangannya terhadap merek Chery.

Keluhan Konsumen Chery Q
Tangkapan Layar

BACA JUGA: Pemilik Mobil Mitsubishi Wajib Tahu, Buku Manual Kini Tersedia di Aplikasi MMID

Selain mempersoalkan antrean, pemilik akun @febri3p turut menyoroti kesiapan produksi dan distribusi kendaraan. Ia mempertanyakan kemampuan perusahaan dalam memperkirakan permintaan apabila jumlah pesanan meningkat.

Dalam unggahan yang sama, konsumen juga mengkritik tenaga penjualan yang dinilai terlalu berfokus pada penjualan tanpa memberikan kepastian ketersediaan unit dan waktu pengiriman.

Ia turut menyinggung pengalaman pemesanan model Chery J5 sebelumnya yang menurutnya semestinya dapat menjadi pembelajaran bagi perusahaan dalam mengelola lonjakan permintaan.

Meski demikian, keluhan tersebut merupakan pengalaman dan penilaian konsumen yang disampaikan melalui media sosial. Belum ada informasi terverifikasi mengenai penyebab keterlambatan pengiriman dalam kasus yang diungkapkan akun tersebut.

BACA JUGA: VinFast VF 3 Jadi Mobil Listrik Terlaris di Filipina, Terjual 2.906 Unit

Unggahan tersebut mengundang beragam respons dari pengguna Threads lainnya. Sejumlah warganet mengaku mengalami situasi serupa, sementara sebagian lainnya menyoroti penawaran unit yang disebut berasal dari pembatalan pesanan.

Akun @ferrantorress23 mengklaim ada penawaran unit Chery Q dengan harga Rp279 juta, termasuk kendaraan yang disebut berasal dari pembatalan SPK. Ia juga mengaku mendapat penawaran dengan harga tersebut ditambah SPK sebesar Rp10 juta.

Menurut akun tersebut, situasi itu menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan distribusi kendaraan bagi konsumen yang telah lebih dahulu memesan. Namun, informasi mengenai penawaran harga dan ketersediaan unit tersebut masih sebatas klaim pengguna media sosial dan belum terverifikasi secara independen.

Sementara itu, akun @hen.limz mengaku masih menunggu pengiriman meski memiliki nomor antrean 319. Ia membandingkan kondisinya dengan konsumen bernomor antrean 500-an hingga 1.000-an yang, menurut keterangannya, sudah mendapatkan informasi bahwa unit mereka berada di kapal menuju pelabuhan.

Pengguna tersebut menyebut dirinya mendapat informasi bahwa pengiriman berikutnya diperkirakan berlangsung pada awal hingga pertengahan November 2026.

Pengalaman yang dibagikan sejumlah pengguna itu memperlihatkan bahwa kepastian waktu pengiriman menjadi persoalan penting dalam proses pembelian kendaraan melalui sistem prebook.

Hingga berita ini dibuat, belum terdapat tanggapan resmi dari Chery Indonesia mengenai keluhan antrean pengiriman tersebut maupun klaim mengenai penawaran unit dari pembatalan pesanan.

Kejelasan mengenai status pesanan, urutan distribusi, ketersediaan kendaraan, dan estimasi pengiriman menjadi hal yang dinantikan konsumen agar proses pembelian mobil dapat berlangsung lebih transparan dan memberikan kepastian kepada pemesan.

(om/ls)

 

 

, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *