Segudang Keluhan Pemilik MG S5 EV Setelah 2,5 Bulan, Ada Rattle hingga Sunroof Bocor

MG S5 EV
Foto: Threads/@filipstephanusk

OTO Mounture — Pemilik MG S5 EV mengeluhkan sejumlah masalah pada mobilnya yang baru digunakan sekitar 2,5 bulan. Keluhan tersebut disampaikan melalui akun Threads @filipstephanusk dan ditujukan kepada MG Motor Indonesia agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dalam unggahannya, pemilik MG S5 EV varian Magnify tersebut mengaku sudah beberapa kali membawa mobilnya ke bengkel resmi. Namun, menurut pengakuannya, sejumlah masalah masih belum terselesaikan dan sebagian perbaikan bahkan dilakukan menggunakan biaya pribadi.

Keluhan terbaru yang menjadi perhatian adalah munculnya bunyi tek-tek hingga trrrr secara konstan dari area bawah setir dan sekitar pedal gas.

Pemilik menyebut suara tersebut terdengar seperti komponen berbahan besi yang longgar. Bahkan, bunyi tetap muncul ketika mobil melaju di jalan mulus dengan posisi setir lurus.

“Untuk mobil yang sudah tahunan, wajar jika sudah banyak bunyi ini itu. Tapi sekali lagi, ini baru 2,5 BULAN?” tulis pemilik dalam unggahannya.

Menurut pengakuan pemilik, masalah pertama muncul beberapa jam setelah proses serah terima kendaraan. Ketika proses pengecekan dan test drive, mobil disebut masih dalam kondisi normal.

Namun, setelah digunakan beberapa jam, muncul rattle cukup kencang dari pintu depan kanan dan kiri.

Mobil kemudian dibawa ke bengkel resmi MG di kawasan BSD. Pemilik mengatakan pengerjaan berlangsung sekitar empat jam dan pihak bengkel menyatakan masalah telah ditangani. Akan tetapi, sekitar 100 meter setelah meninggalkan bengkel, suara rattle disebut kembali muncul.

Pemilik akhirnya membawa mobil ke toko audio langganannya dan melakukan penggantian klip serta pemasangan foam tape dengan biaya sendiri. Menurut pengakuannya, cara tersebut akhirnya mengatasi masalah rattle pada bagian pintu.

Keluhan Konsumen MG S5 EV
Foto: Tangkapan Layar

BACA JUGA: Cara Parkir Mobil di Ruang Sempit, Jangan Lupa Gunakan Sensor dan Kamera

Masalah berikutnya adalah posisi setir yang terasa miring ke kiri. Beberapa hari setelah kendaraan diterima, pemilik menyadari mobil cenderung menarik ke kiri ketika setir berada pada posisi lurus.

Ia kemudian menghubungi bengkel resmi MG di BSD. Dalam unggahannya, pemilik mengklaim mendapat informasi bahwa bengkel tersebut saat itu belum memiliki scanner dan belum dapat melakukan kalibrasi.

Pemilik kemudian melaporkan masalah tersebut ke dealer MG di kawasan Bekasi. Setelah menunggu beberapa hari, kendaraan akhirnya diperiksa.

Namun, menurut pengakuannya, hasil pemeriksaan tersebut belum menyelesaikan masalah. Pemilik kemudian membawa mobil ke tempat spooring langganannya dan melakukan perbaikan dengan biaya pribadi.

Keluhan selanjutnya berasal dari bagian sunroof. Pemilik mengatakan area tersebut bergetar dan menimbulkan suara ketika mobil melewati permukaan jalan yang tidak rata.

Ia kemudian mencari solusi dan mencoba mengoleskan silicon spray serta grease pada bagian tertentu. Menurut pengakuannya, cara tersebut berhasil mengurangi atau menghilangkan suara. Meski begitu, pemilik mengaku tetap merasa khawatir karena mobil masih relatif baru.

Selain rattle, pemilik juga mengaku pernah menemukan air menetes dari area sunroof ketika mencuci mobil. Mobil kemudian kembali dibawa ke bengkel resmi MG di BSD untuk diperiksa. Menurut pengakuan pemilik, pihak bengkel melakukan pengujian tetapi tidak menemukan adanya kebocoran.

Mobil akhirnya dibawa pulang dan hingga unggahan tersebut dibuat, pemilik mengatakan belum kembali menemukan kebocoran. Meski demikian, pengalaman tersebut membuatnya merasa waswas ketika mencuci mobil, terlebih saat menghadapi musim hujan.

BACA JUGA: Mobil Tiongkok Mulai Masuk Papan Atas, Ini Daftar Terlaris di Agustus 2026

Masalah yang saat ini paling dikeluhkan adalah bunyi konstan dari bagian bawah setir dan area pedal gas. Pemilik menggambarkan bunyinya sebagai suara besi “tek-tek-tek” hingga “trrrr”. Ia mengatakan suara tersebut semakin jelas dan keras dari hari ke hari.

Pemilik juga menyertakan contoh suara dari unit MG S5 EV di luar negeri yang menurutnya terdengar serupa. Dalam unggahannya, ia berharap keluhan tersebut mendapat perhatian langsung dari manajemen MG Motor Indonesia.

“Jujur saya posting di sini untuk meminta pertolongan agar hal ini sampai ke manajemen MGI dan ada solusi terbaik untuk unit saya,” tulisnya.

Ia juga menyampaikan bahwa menurut pengalamannya, teknisi bengkel resmi masih mengalami kesulitan dalam menangani sejumlah keluhan pada MG S5 EV.

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari pengguna Threads lain yang mengaku berada dalam grup pemilik MG S5 EV. Salah satunya, @donny.arikanami, mengatakan terdapat sekitar 420 anggota dalam grup tersebut.

Ia menyebut terdapat satu hingga dua kasus rattle yang diketahui di dalam grup, meski menilai persentasenya relatif kecil. Namun, ia menekankan bahwa laporan konsumen yang belum tertangani tetap perlu menjadi perhatian.

Sementara itu, akun @tomoe.poji menyarankan pemilik mempertimbangkan untuk menjual kendaraan tersebut dan menggantinya dengan merek lain. Komentar itu disampaikan berdasarkan pengalaman yang ia lihat dari keluhan mengenai layanan purna jual dalam unggahan tersebut.

Perlu dicatat, seluruh keluhan mengenai kondisi kendaraan dan pengalaman penanganan bengkel di atas merupakan klaim dari pemilik akun Threads yang bersangkutan. Belum ada keterangan atau tanggapan dari MG Motor Indonesia mengenai kasus spesifik tersebut dalam materi yang diberikan.

Secara resmi, MG Indonesia memasarkan MGS5 EV dalam beberapa varian. Situs resmi MG mencantumkan MGS5 EV sebagai SUV listrik berpenggerak roda belakang (RWD), dengan baterai LFP dan pilihan kapasitas 49 kWh maupun 62 kWh tergantung varian.

MG juga menyatakan bahwa MGS5 EV mendapatkan program purna jual berupa garansi kendaraan hingga enam tahun atau 150.000 km, garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 km, serta gratis perawatan hingga empat tahun, dengan syarat dan ketentuan berlaku.

(om/ls)

 

 

, , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *