
OTO Mounture — Mercedes-Benz terus mengembangkan inovasi teknologi otomotif untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin aman, nyaman, dan efisien. Memasuki 140 tahun perjalanan inovasinya, pabrikan asal Jerman tersebut memperkenalkan sejumlah pengembangan teknologi yang diproyeksikan mendukung mobilitas masa depan.
Tiga inovasi yang tengah dikembangkan Mercedes-Benz mencakup teknologi layar LED terintegrasi pada kaca kendaraan, Holographic Display yang mengubah kaca depan menjadi media komunikasi, serta Innovative Power Converter untuk meningkatkan fleksibilitas sistem penggerak kendaraan listrik.
Berbagai teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya Mercedes-Benz dalam mengembangkan kendaraan yang tidak hanya mengedepankan performa, tetapi juga keselamatan, kemudahan penggunaan, dan efisiensi energi.
Selama 140 tahun, inovasi telah menjadi bagian penting dari DNA Mercedes-Benz. Setiap pengembangan teknologi diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi pelanggan sekaligus memperkuat pengalaman berkendara khas Mercedes-Benz yang mengusung filosofi Welcome home.
“Masa depan mobilitas tidak dibangun melalui janji, melainkan melalui ketepatan dan keunggulan rekayasa yang telah terbukti. Dengan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari pelanggan, kami terus membentuk mobilitas masa depan secara berkelanjutan, konsisten, dan dengan fokus yang jelas terhadap masa depan,” ujar Ida Wolf, Vice President Development Innovations, Operations & Digitalisation, Mercedes-Benz AG.
BACA JUGA: Toyota bZ3X dan bZ7 Kena Recall, Land Cruiser Prado Hybrid Ikut Terdampak
1. Layar LED Terintegrasi pada Kaca Kendaraan untuk Meningkatkan Keselamatan
Salah satu teknologi yang tengah dikembangkan Mercedes-Benz adalah layar LED yang terintegrasi langsung ke dalam kaca kendaraan. Inovasi ini memungkinkan mobil berkomunikasi dengan lingkungan sekitar melalui tampilan informasi visual.
Teknologi tersebut dapat menampilkan berbagai informasi, seperti tanda peringatan, simbol keselamatan, hingga informasi lalu lintas pada kaca belakang kendaraan.
Menariknya, elemen layar LED yang tertanam dalam lapisan kaca komposit dirancang hampir tidak terlihat ketika tidak digunakan. Dengan demikian, teknologi ini tetap mempertahankan tampilan desain kendaraan tanpa mengganggu pandangan.
Mercedes-Benz mengembangkan dua jenis teknologi LED untuk kebutuhan berbeda, yakni Mini LED dan Micro LED.
Mini LED ditujukan untuk area tampilan yang lebih luas, seperti kaca belakang. Teknologi ini dapat digunakan untuk menampilkan lampu rem, simbol peringatan, maupun informasi lalu lintas kepada pengguna jalan di belakang kendaraan.
Sementara itu, Micro LED menawarkan resolusi lebih tinggi sehingga dapat digunakan untuk menampilkan visual yang lebih kompleks pada area lebih kecil, termasuk animasi.
Kedua teknologi tersebut memiliki prinsip kerja serupa, yakni hanya menampilkan informasi ketika dibutuhkan dan tetap hampir transparan saat tidak digunakan.
2. Holographic Display, Kaca Depan Bisa Menampilkan Informasi dan Hiburan
Inovasi berikutnya adalah Holographic Display, teknologi yang memungkinkan kaca depan kendaraan berfungsi sebagai media komunikasi sekaligus tempat menampilkan informasi.
Berbeda dari layar konvensional, sistem ini memanfaatkan proyektor yang dipasang pada panel instrumen untuk memproyeksikan konten ke kaca depan.
Teknologi tersebut menggunakan lapisan film transparan khusus yang tertanam di dalam kaca. Lapisan ini dilengkapi holographic optical elements (HOE) yang berfungsi memantulkan panjang gelombang cahaya tertentu dari proyektor.
Melalui pengaturan cahaya tersebut, gambar yang diproyeksikan tetap dapat terlihat meskipun kendaraan berada di bawah sinar matahari.
Salah satu keunggulan Holographic Display adalah kemampuan membatasi tampilan berdasarkan sudut pandang. Artinya, pengemudi dapat melihat informasi pada area tertentu tanpa harus melihat konten yang ditampilkan untuk penumpang. Begitu pula sebaliknya.
Teknologi ini membuka peluang penggunaan yang lebih luas, mulai dari informasi navigasi, lokasi menarik atau points of interest (POI), informasi berkendara, panggilan video, hingga hiburan seperti pemutaran film.
Sama seperti layar LED terintegrasi, Holographic Display dirancang hanya menampilkan konten ketika diperlukan. Dengan begitu, kaca depan tetap dapat mempertahankan tampilan transparannya ketika fitur tersebut tidak digunakan.
3. Innovative Power Converter, Dukung Sistem Kendaraan Listrik 800 Volt
Selain mengembangkan teknologi layar, Mercedes-Benz juga melakukan riset pada sistem elektrifikasi kendaraan melalui Innovative Power Converter.
Teknologi ini dikembangkan untuk mengatur aliran energi dari masing-masing sel baterai menggunakan konverter mikro yang dapat diprogram. Sistem tersebut memungkinkan pembentukan tegangan tinggi yang stabil hingga 800 volt, terlepas dari tingkat pengisian maupun kondisi penuaan sel baterai.
Generasi Power Converter yang dikembangkan saat ini telah mampu menghasilkan daya hingga 3 kW serta mendukung aplikasi arus bolak-balik (AC) dan arus searah (DC).
Teknologi ini juga dirancang untuk mendukung pengisian daya dua arah atau bidirectional charging, termasuk Vehicle-to-Home (V2H) dan Vehicle-to-Grid (V2G).
Melalui kemampuan tersebut, kendaraan listrik berpotensi tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari sistem penyimpanan dan distribusi energi.
Keunggulan lain Power Converter terletak pada fleksibilitas desain sistem baterai dan elektronika daya. Teknologi ini memungkinkan tegangan tinggi dihasilkan melalui sistem konverter yang dikendalikan perangkat lunak, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada jumlah sel baterai yang disusun secara seri.
Mercedes-Benz juga mengeksplorasi penerapan Power Converter secara modular pada tingkat sel atau kelompok sel baterai. Sejumlah konverter dapat dihubungkan secara paralel untuk mengatur aliran energi secara individual sekaligus menghasilkan keluaran DC bertegangan tinggi yang stabil.
Pendekatan tersebut memungkinkan kapasitas daya keluaran disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan maupun sistem kelistrikan.
Dalam pengembangan kendaraan masa depan, Power Converter bahkan berpotensi menggabungkan sejumlah fungsi elektronika daya yang selama ini ditangani perangkat berbeda ke dalam satu unit perangkat keras.
Mercedes-Benz menilai teknologi ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan jarak tempuh kendaraan, sekaligus memberikan fleksibilitas lebih besar dalam merancang sistem penggerak modular.
Pengembangannya juga dapat diterapkan pada berbagai jenis kendaraan elektrifikasi, baik kendaraan listrik berbasis baterai (battery-electric vehicles) maupun kendaraan plug-in hybrid.
BACA JUGA: BROTHERSBENZ Jakarta Gelar Gathering Perdana, Hadirkan Mercedes-Benz Berbagai Generasi
Ketiga teknologi tersebut memperlihatkan arah pengembangan Mercedes-Benz dalam menghadirkan kendaraan masa depan. Layar LED pada kaca kendaraan berfokus pada komunikasi dan keselamatan, Holographic Display menawarkan cara baru dalam penyampaian informasi, sedangkan Power Converter diarahkan untuk meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi sistem elektrifikasi.
Meski masih dalam tahap pengembangan, berbagai inovasi ini menunjukkan bahwa masa depan industri otomotif tidak hanya berkaitan dengan elektrifikasi kendaraan, tetapi juga bagaimana teknologi dapat terintegrasi untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih aman, intuitif, dan sesuai kebutuhan pengguna.
(om/ns)








