
OTO Mounture — Persaingan pasar mobil Indonesia semakin menarik pada Agustus 2026. Berdasarkan data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), sejumlah model dari merek non-Jepang mulai menunjukkan performa kuat dan masuk dalam daftar mobil dengan penjualan tertinggi.
Dari daftar 20 mobil terlaris Agustus 2026, Daihatsu Gran Max masih menjadi model dengan penjualan wholesales tertinggi, yakni sekitar 6.662 unit.
Menariknya, posisi kedua ditempati BYD Atto 1 dengan penjualan sekitar 5.560 unit. Model listrik dari merek asal Tiongkok tersebut terbilang relatif baru di pasar Indonesia, tetapi mampu mencatatkan distribusi yang tinggi pada Agustus 2026.
Capaian tersebut membuat BYD Atto 1 berada di atas sejumlah model populer dari merek Jepang seperti Toyota, Suzuki, dan Honda.
Posisi ketiga ditempati Toyota Innova dengan penjualan sekitar 3.504 unit. Angka tersebut merupakan gabungan Kijang Innova Diesel serta Innova Zenix, termasuk varian bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) dan hybrid electric vehicle (HEV).
Selanjutnya, Toyota Avanza mencatat sekitar 3.442 unit, sedangkan Suzuki Carry berada di posisi kelima dengan penjualan sekitar 3.372 unit.
Selain BYD Atto 1, merek asal Tiongkok lainnya juga berhasil mencatatkan penjualan tinggi. Jaecoo J5 menempati posisi keenam dengan penjualan sekitar 3.214 unit. Model tersebut tersedia dalam varian battery electric vehicle (BEV) Standard dan Premium.
Capaian J5 hanya terpaut sekitar 158 unit dari Suzuki Carry yang berada satu posisi di atasnya.
Masuknya Jaecoo J5 ke enam besar menunjukkan semakin beragamnya pilihan kendaraan di pasar otomotif Indonesia, khususnya dari merek Tiongkok dan kendaraan berbasis elektrifikasi.
BACA JUGA: Penjualan Mobil Tiongkok pada Agustus 2026: Siapa yang Naik dan Terjun?
Selain BYD Atto 1 dan Jaecoo J5, BYD juga menempatkan model lainnya dalam daftar 20 besar. BYD M6 yang tersedia dalam varian BEV dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mencatat penjualan sekitar 1.840 unit. Angka tersebut menempatkan BYD M6 di posisi ke-11.
Dengan demikian, terdapat tiga model dari merek Tiongkok yang masuk daftar 20 besar pada Agustus 2026, yakni BYD Atto 1, Jaecoo J5, dan BYD M6. Kehadiran model-model tersebut turut memperlihatkan semakin beragamnya merek yang bersaing di pasar otomotif Indonesia.
Meski model dari merek Tiongkok mulai masuk ke posisi atas, merek Jepang masih mendominasi jumlah model dalam daftar 20 besar. Toyota menjadi salah satu merek dengan jumlah model terbanyak. Selain Innova dan Avanza, Toyota juga menempatkan Calya, Veloz, Rush, dan Agya.
Toyota Calya mencatat penjualan sekitar 3.001 unit, kemudian Veloz sebanyak 2.267 unit, Toyota Rush 1.880 unit, dan Toyota Agya 1.412 unit.
Daihatsu juga memiliki beberapa model dengan performa tinggi. Setelah Gran Max di posisi pertama, terdapat Sigra dengan penjualan sekitar 2.746 unit, Terios 1.650 unit, serta Ayla 1.013 unit.
Sementara itu, Suzuki Carry mencatat sekitar 3.372 unit dan menjadi salah satu model kendaraan niaga dengan distribusi tertinggi. Suzuki Fronx, termasuk varian hybrid, membukukan sekitar 939 unit.
Meningkatnya kehadiran kendaraan listrik dan hybrid tidak membuat mobil bermesin konvensional kehilangan posisi di pasar.
Sejumlah model dengan mesin pembakaran internal atau ICE masih mencatat penjualan tinggi. Daihatsu Gran Max menjadi contohnya dengan capaian 6.662 unit, sekaligus menempati posisi pertama dalam daftar.
Toyota Avanza, Calya, Rush, dan Agya juga masih berada dalam jajaran 20 besar. Begitu pula dengan Daihatsu Sigra, Terios, dan Ayla. Honda Brio yang terdiri dari varian Satya dan RS mencatat penjualan sekitar 1.670 unit.
Kemudian, Mitsubishi Xpander, termasuk Xpander Cross, membukukan sekitar 1.610 unit. Model lainnya seperti Isuzu Traga juga mencatat penjualan cukup tinggi dengan sekitar 1.182 unit.
Dari merek Korea Selatan, Hyundai Stargazer, termasuk varian Cartenz, mencatat penjualan sekitar 1.136 unit dan menempati posisi ke-17. Sementara itu, Mitsubishi memiliki dua model dalam daftar 20 besar, yakni Xpander dan Destinator.
Mitsubishi Destinator yang merupakan model SUV mencatat penjualan sekitar 801 unit pada Agustus 2026 dan menempati posisi ke-20.
BACA JUGA: Wholesales vs Retail Agustus 2026: Penjualan Mobil Indonesia Tunjukkan Sinyal Menarik
Berikut daftar lengkap model berdasarkan data wholesales GAIKINDO:
1. Daihatsu Gran Max (Pikap + Blind Van + Minibus): 6.662 unit
2. BYD Atto 1 (Dynamic/Premium/Standard): 5.560 unit
3. Toyota Innova (Kijang Innova Diesel + Zenix/Zenix Hybrid): 3.504 unit
4. Toyota Avanza: 3.442 unit
5. Suzuki Carry (Pikap + Van + Chassis): 3.372 unit
6. Jaecoo J5 (BEV Standard + Premium): 3.214 unit
7. Toyota Calya: 3.001 unit
8. Daihatsu Sigra: 2.746 unit
9. Toyota Veloz (termasuk Hybrid): 2.267 unit
10. Toyota Rush: 1.880 unit
11. BYD M6 (BEV & PHEV): 1.840 unit
12. Honda Brio (Satya + RS): 1.670 unit
13. Daihatsu Terios: 1.650 unit
14. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross): 1.610 unit
15. Toyota Agya: 1.412 unit
16. Isuzu Traga (Pick Up): 1.182 unit
17. Hyundai Stargazer (termasuk Cartenz): 1.136 unit
18. Daihatsu Ayla: 1.013 unit
19. Suzuki Fronx (termasuk tipe Hybrid): 939 unit
20. Mitsubishi Destinator: 801 unit
(om/mg)








