Daihatsu Gelar Pelatihan Online untuk 100 Guru SMK di Jawa Timur

OTO Mounture — PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Pintar Bersama Daihatsu. Kali ini, Daihatsu menghelat pelatihan secara online kepada 100 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) binaan Daihatsu se-Jawa Timur pada 10 Desember 2020 lalu.

Pada pelatihan online berdurasi 90 menit ini, jenama asal Jepang itu melakukan sharing dan update seputar teknologi pada mobil Daihatsu All New Terios dengan tema ‘Key Free & Hill Start Assist’.

Section Head Service Training Department ADM, Aji Prima Barus Nurcahya, mengatakan online training ini merupakan salah satu wujud kontribusi Daihatsu dalam program vokasi dan industri (ADM) dalam meningkatkan link and match antara sekolah dengan dunia industri.

Lebih lanjut dia mengatakan, melalui online training ini, Daihatsu berharap selain guru-guru SMK dapat lebih memahami teknologi mobil Daihatsu, fungsi, mekanisme kerja komponen, hingga troubleshooting, para guru juga dapat meneruskan sharing ini kepada para siswa di sekolahnya.

“Sehingga, para siswa SMK dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan lebih siap ketika terjun langsung ke dunia industri,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Januari 2021.

Melalui pelatihan ini para peserta guru SMK disebut dapat memahami lebih dalam fungsi, mekanisme kerja, hingga troubleshoot pada sebuah teknologi yang ada pada All New Terios, yakni untuk fitur Key Free & Hill Start Assist.

Secara singkat, Key Free merupakan fitur untuk fungsi Entry, menyalakan dan mematikan mesin mobil dengan menggunakan tombol start dan stop button saja. Selain kenyamanan pada fitur ini yang dapat memudahkan pelanggan dalam berkendara sehari-hari, fitur ini juga dapat menambah sisi keamanan (safety) bagi pengendaranya.

Pada fitur Hill Start Assist, fitur ini membantu mendukung keamanan dalam berkendara saat di kondisi jalan menanjak. Fitur ini akan mencegah mundurnya mobil saat berjalan di tanjakan ketika dalam kondisi stop & go, sehingga dapat memberikan waktu serta kemudahan kepada pengemudi dalam memindahkan posisi kaki dari pedal rem ke pedal gas tanpa rasa khawatir mobil akan mundur. (OM/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.