Neon Riders Club Resmi Gelar Touring Perdana Bersama Pengguna Letbe Neon

Neon Riders Club

OTO Mounture — Komunitas pengguna Letbe Neon dari Mforce Indonesia yang tergabung dalam Neon Riders Club (NRC) menggelar touring perdana untuk bertemu, berkumpul, dan mempererat silaturahmi.

Sekitar 30 anggota NRC mengikuti touring perdana menuju kawasan Puncak 2, Bogor, dengan titik keberangkatan dari Grand Wisata, Bekasi. Rombongan kemudian melintasi Cileungsi dan Jonggol sebelum tiba di Ki Demang Caffe and Resto sebagai tujuan perjalanan.

Meski terlihat sederhana, perjalanan tersebut menjadi momen penting bagi NRC karena menjadi kali pertama para pengguna Letbe Neon berkendara bersama dalam satu komunitas.

Jika dilihat sekilas, kegiatan NRC mungkin tidak berbeda dengan touring komunitas sepeda motor lainnya. Namun, tujuan utama perjalanan ini bukan mengejar jarak tempuh maupun destinasi.

Touring tersebut menjadi ruang bagi para anggota untuk bertemu secara langsung setelah sebelumnya berinteraksi melalui media sosial.

Ada anggota yang sebelumnya hanya saling mengenal secara digital. Ada pula yang sudah berkomunikasi melalui media sosial, tetapi belum memiliki kesempatan untuk bertemu langsung.

Karena itu, perjalanan bersama menjadi cara untuk mengubah interaksi digital tersebut menjadi hubungan pertemanan di dunia nyata.

Ketua Umum Neon Riders Club, Aden, mengatakan touring perdana tersebut memang sengaja dibuat dengan konsep sederhana.

“Ini merupakan touring perdana para pecinta sepeda motor Neon. Touring ini hanya kumpul-kumpul semata dan saling bersilaturahmi antar sesama pengguna, biar semakin dekat dan guyub, tidak sekadar di media sosial saja,” ujar pria yang akrab disapa Bro Aden.

BACA JUGA: Ofero Stareer 5 Lit Raih Penghargaan Inspiring Urban Electric Bike 2026

Kesamaan menggunakan Letbe Neon menjadi titik awal terbentuknya NRC. Namun, komunitas ini ingin hubungan antaranggotanya tidak berhenti pada kesamaan kendaraan.

Ketika rombongan berangkat dari Grand Wisata, Bekasi, suasana kebersamaan mulai terasa. Rute menuju Puncak 2 melalui Cileungsi dan Jonggol menjadi bagian dari pengalaman pertama para anggota berkendara bersama sebagai sebuah komunitas.

Bagi sebagian peserta, perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal karakter anggota lainnya secara lebih dekat.

Aktivitas touring pun tidak semata-mata menjadi kegiatan berkendara, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan rasa kebersamaan di antara pengguna Letbe Neon.

Setelah menempuh perjalanan dari Grand Wisata menuju kawasan Puncak 2, rombongan NRC kemudian berkumpul di Ki Demang Caffe and Resto.

Suasana yang sebelumnya diisi aktivitas berkendara berubah menjadi obrolan santai dan silaturahmi. Para anggota memiliki lebih banyak kesempatan untuk saling mengenal di luar aktivitas berkendara.

Momen seperti ini menjadi bagian penting dalam perkembangan sebuah komunitas. Percakapan sederhana dapat membuka hubungan baru, sementara pertemuan langsung membuat anggota yang sebelumnya hanya dikenal melalui media sosial menjadi lebih dekat.

Hubungan yang awalnya terbentuk karena menggunakan sepeda motor yang sama pun perlahan dapat berkembang menjadi hubungan pertemanan.

BACA JUGA: Promo Motor Honda Agustus 2026: Potongan hingga Rp6,5 Juta

Touring perdana dengan sekitar 30 peserta tersebut menjadi pijakan awal bagi Neon Riders Club untuk mengembangkan aktivitas komunitas ke depan.

Kegiatan berikutnya tidak harus selalu berbentuk touring jarak jauh. Berbagai aktivitas yang mempertemukan pengguna Letbe Neon secara langsung juga dapat menjadi bagian dari perjalanan NRC.

Kesederhanaan touring perdana justru menjadi salah satu kekuatannya. Tidak ada target pencapaian perjalanan yang berlebihan. Para peserta datang dengan satu tujuan utama, yakni berkumpul dan membangun kedekatan.

Bagi sebuah komunitas yang masih berkembang, pengalaman pertama seperti ini dapat menjadi fondasi untuk membangun rasa memiliki di antara anggota.

Perjalanan Grand Wisata menuju Puncak 2 memperlihatkan bahwa komunitas sepeda motor tidak hanya dibangun dari kendaraan yang sama.

Rute Cileungsi dan Jonggol menjadi bagian dari perjalanan, sementara Ki Demang Caffe and Resto menjadi tempat para anggota memperpanjang obrolan dan mempererat silaturahmi.

Bagi Neon Riders Club, touring perdana ini menjadi awal untuk membangun komunitas pengguna Letbe Neon yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga hadir dalam perjalanan dan kehidupan nyata para anggotanya.

Sebab, komunitas yang kuat bukan hanya soal memiliki kendaraan yang sama. Lebih dari itu, komunitas tumbuh dari kemauan untuk bertemu, berbagi cerita, dan berjalan bersama.

(om/mg)

 

 

, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *