BRI Finance Pacu Bisnis Alat Berat, Pertumbuhan Tembus 231,99%

Pembiayaan Alat Berat BRI Finance

OTO Mounture — PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat pertumbuhan signifikan pada segmen pembiayaan alat berat. Hingga September 2026, penyaluran pembiayaan alat berat perusahaan meningkat 231,99% secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Pertumbuhan tersebut didukung upaya BRI Finance dalam menangkap peluang bisnis di tengah kebutuhan alat berat untuk menunjang kegiatan operasional berbagai sektor usaha. Perusahaan pun berupaya mempertahankan momentum pertumbuhan dengan memperluas peluang bisnis secara selektif dan tetap menjaga kualitas pembiayaan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan kebutuhan alat berat untuk mendukung aktivitas operasional dunia usaha menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan segmen tersebut.

“Pertumbuhan pembiayaan alat berat didukung oleh kebutuhan dunia usaha untuk menunjang aktivitas operasional di berbagai sektor. Kami terus berupaya menangkap peluang tersebut melalui pengembangan bisnis yang selektif, penguatan kerja sama dengan mitra usaha, serta penerapan prinsip kehati-hatian agar pertumbuhan pembiayaan tetap berkelanjutan dengan kualitas aset yang terjaga,” ujar Dhani.

BACA JUGA: Hino Tingkatkan Kapasitas Baterai Big Bus Jadi 150 Ah, Ini Alasannya

BRI Finance menilai prospek pembiayaan alat berat masih terbuka seiring kebutuhan dunia usaha terhadap sarana pendukung operasional. Kebutuhan tersebut menjadi peluang bagi perusahaan pembiayaan untuk memperluas penyaluran dana kepada pelaku usaha yang memerlukan alat berat.

Meski demikian, perkembangan segmen ini tetap dipengaruhi sejumlah faktor eksternal. Fluktuasi harga komoditas dan dinamika ekonomi menjadi tantangan yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi aktivitas usaha serta kebutuhan pembiayaan di sejumlah sektor.

Untuk merespons peluang dan tantangan tersebut, BRI Finance akan mengoptimalkan penyaluran pembiayaan alat berat melalui penguatan kerja sama dengan mitra strategis. Perusahaan juga berencana melakukan ekspansi secara selektif serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Strategi tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi pembiayaan dan pengelolaan risiko.

BACA JUGA: Tak Hanya Jual Pelumas, Repsol Dukung Pengembangan Bisnis Mitra Bengkel

Di tengah pertumbuhan pembiayaan alat berat, BRI Finance tetap menempatkan pengelolaan risiko sebagai bagian penting dari strategi bisnis. Pemantauan kualitas aset dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan pembiayaan berjalan dengan sehat.

Langkah tersebut menjadi penting di tengah dinamika ekonomi dan fluktuasi harga komoditas yang berpotensi memengaruhi kemampuan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pembiayaan.

Melalui ekspansi yang selektif, penguatan kemitraan, dan penerapan prinsip kehati-hatian, BRI Finance berupaya mempertahankan kinerja segmen pembiayaan alat berat hingga akhir 2026.

Pertumbuhan sebesar 231,99% secara tahunan hingga September 2026 menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis pembiayaan alat berat perusahaan. Ke depan, kemampuan mengelola risiko dan mempertahankan kualitas aset akan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan tersebut.

(om/ns)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *