
OTO Mounture — Ingin menikmati suasana alam tanpa harus meninggalkan hobi berkendara? Moto-camping bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu libur akhir pekan.
Aktivitas ini memadukan keseruan touring menggunakan sepeda motor dengan pengalaman bermalam di alam terbuka. Perjalanan menuju campground menjadi bagian dari petualangan, sementara camping memberikan kesempatan untuk sejenak menjauh dari rutinitas perkotaan.
Bagi pengguna motor matic, moto-camping juga bisa dilakukan dengan persiapan yang tepat. Namun, sebelum berangkat, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan.
Berikut panduan moto-camping menggunakan skutik Honda seperti dikutip dari laman Wahana Honda.
1. Tentukan Campground dan Rute Perjalanan
Hal pertama yang perlu dipersiapkan sebelum moto-camping adalah menentukan lokasi camping dan rute perjalanan.
Berbeda dengan camping biasa yang langsung menuju lokasi menggunakan kendaraan roda empat, moto-camping membuat perjalanan menggunakan sepeda motor menjadi bagian dari pengalaman.
Karena itu, calon peserta perlu memperhatikan kondisi jalan, jarak tempuh, ketersediaan bahan bakar, cuaca, hingga karakter medan yang akan dilewati.
Jika campground berada di kawasan perbukitan atau pegunungan, pastikan rute yang dipilih memang dapat dilalui sepeda motor dan tidak sedang mengalami pembatasan akses.
Perencanaan rute juga penting untuk mengantisipasi perjalanan malam, jalan rusak, tanjakan panjang, maupun kondisi cuaca yang berubah cepat.
2. Packing Perlengkapan Camping Secara Efisien
Tantangan moto-camping berikutnya adalah membawa perlengkapan camping menggunakan sepeda motor.
Ruang penyimpanan motor tentu lebih terbatas dibandingkan mobil. Karena itu, perlengkapan yang dibawa sebaiknya benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan.
Prioritaskan peralatan utama seperti tenda, sleeping bag, matras, pakaian ganti, peralatan memasak, lampu atau headlamp, perlengkapan pribadi, jas hujan, dan kotak P3K.
Gunakan teknik packing yang rapi dan manfaatkan setiap ruang penyimpanan yang tersedia.
Untuk pengguna skutik seperti Honda Vario 160 atau Honda ADV 160, ruang bagasi di bawah jok dapat dimanfaatkan untuk membawa sejumlah perlengkapan berukuran kecil hingga sedang.
Honda Vario 160 memiliki kapasitas bagasi hingga 18 liter, sedangkan Honda ADV 160 memiliki kapasitas bagasi hingga 30 liter.
Sementara perlengkapan berukuran panjang seperti matras gulung atau sleeping bag dapat ditempatkan menggunakan tas atau pengikat tambahan yang sesuai.
Yang paling penting, pastikan seluruh barang terikat kuat dan tidak mengganggu keseimbangan maupun ruang gerak pengendara.
BACA JUGA: Catatan Penjualan di GIIAS 2026: Ribuan SPK Dibukukan Sejumlah Brand
3. Jangan Abaikan Kondisi Motor Sebelum Berangkat
Moto-camping biasanya melibatkan perjalanan yang lebih jauh dibandingkan penggunaan motor untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, lakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat.
Beberapa komponen yang perlu diperiksa antara lain kondisi ban, tekanan angin, rem, oli mesin, sistem penerangan, aki, hingga bahan bakar.
Pastikan juga kondisi kendaraan dalam keadaan prima apabila rute menuju campground memiliki tanjakan panjang atau jalan dengan permukaan yang kurang baik.
Servis berkala juga penting dilakukan sesuai rekomendasi pabrikan agar kendaraan siap digunakan untuk perjalanan jauh.
4. Perhatikan Beban dan Posisi Barang
Membawa perlengkapan camping menggunakan motor tidak berarti semua barang harus dibawa sekaligus. Beban berlebih dapat memengaruhi pengendalian motor, terutama ketika melewati tikungan, jalan menanjak, turunan, atau permukaan jalan yang tidak rata.
Karena itu, distribusikan barang secara seimbang. Hindari menumpuk barang terlalu tinggi di bagian belakang karena dapat memengaruhi stabilitas kendaraan.
Jika menggunakan tali pengikat, pastikan simpul kuat dan tidak mudah terlepas. Periksa kembali seluruh ikatan sebelum perjalanan dimulai dan lakukan pengecekan secara berkala selama perjalanan.
5. Pilih Motor yang Sesuai dengan Karakter Perjalanan
Pemilihan motor juga menjadi bagian penting dalam aktivitas moto-camping. Untuk perjalanan menuju lokasi camping dengan kontur perbukitan, performa mesin menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Honda ADV 160 dan Honda Vario 160 dibekali mesin 160cc 4-katup eSP+ (enhanced Smart Power Plus) dengan sistem pendingin cairan. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan performa dan efisiensi dalam penggunaan sehari-hari maupun perjalanan yang lebih jauh.
Namun, kemampuan motor bukan berarti pengendara dapat mengabaikan karakter medan. Tetap sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, terutama ketika membawa perlengkapan camping dan melewati jalur menanjak atau berkelok.
BACA JUGA: Test Drive Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro di GIIAS 2026, Peserta Soroti Desain Sporty dan DVR
6. Utamakan Keselamatan Selama Touring
Moto-camping bukan sekadar mengejar lokasi camping yang indah. Perjalanan menuju campground juga harus dilakukan dengan aman.
Gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm yang sesuai standar, jaket berkendara, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu yang nyaman serta melindungi kaki.
Selain itu, jangan memaksakan diri ketika tubuh sudah lelah. Jika perjalanan cukup jauh, luangkan waktu untuk beristirahat.
Perhatikan pula prakiraan cuaca dan kondisi jalur sebelum berangkat. Jika kondisi tidak memungkinkan, jangan ragu menunda perjalanan.
7. Tetap Jaga Etika Saat Camping
Setelah tiba di campground, jangan lupa bahwa moto-camping juga memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan.
Bawa kembali sampah yang dihasilkan, jangan merusak vegetasi, hindari membuat suara berlebihan, dan gunakan area camping sesuai ketentuan pengelola.
Jika camping dilakukan di kawasan konservasi atau destinasi wisata alam, pastikan seluruh aturan yang berlaku telah dipahami dan dipatuhi. Prinsipnya sederhana: datang membawa perlengkapan, pulang tanpa meninggalkan sampah.
(om/ns)








