
OTO Mounture — VinFast Indonesia mengungkapkan bahwa mayoritas konsumennya memilih skema Battery Subscription saat membeli mobil listrik.
Berdasarkan data internal perusahaan, lebih dari 90 persen pelanggan memilih program tersebut karena dinilai memberikan perlindungan lebih terhadap kondisi baterai sekaligus menjaga nilai investasi kendaraan dalam jangka panjang.
Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan tingginya minat terhadap battery subscription menunjukkan semakin banyak konsumen yang memahami pentingnya perlindungan baterai pada kendaraan listrik.
“Kalau kami lihat dari data penjualan, hampir 90 persen lebih customer memilih battery subscription. Memang kami masih membutuhkan waktu untuk edukasi, tetapi program ini menjadi salah satu poin penting karena memberikan proteksi baterai dalam jangka panjang,” ujarnya di sela acara VinFast VF MPV7 Media Test Drive, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam adopsi kendaraan listrik di Indonesia adalah anggapan bahwa harga jual mobil listrik akan turun drastis karena kondisi baterainya terus mengalami penurunan.
Melalui program Battery Subscription, VinFast berupaya menghilangkan kekhawatiran tersebut dengan memastikan baterai kendaraan tetap berada dalam kondisi optimal selama masa penggunaan.
Program ini memberikan ketenangan bagi pemilik kendaraan karena kualitas baterai tetap terjaga, sehingga konsumen tidak perlu khawatir terhadap performa kendaraan dalam jangka panjang.
“Battery subscription menjamin kualitas penggunaan baterai agar tetap prima dalam waktu yang lebih panjang,” jelasnya.
BACA JUGA: Insentif Mobil Listrik 2026 Ditunda Lagi, Subsidi EV Baru Berlaku Agustus
Selain melindungi baterai, VinFast juga menawarkan program Resale Value Guarantee sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai jual kendaraan listrik.
Program ini mulai berlaku sejak tahun pertama kepemilikan dengan nilai jaminan yang menyesuaikan usia kendaraan.
Adapun skema yang ditawarkan meliputi tahun pertama hingga 80 persen dari harga kendaraan, dan tahun keempat, dijamin tetap mencapai 66 persen dari harga kendaraan.
Dengan adanya program ini, VinFast ingin menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai depresiasi harga mobil listrik yang selama ini menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli EV.
Melalui Resale Value Guarantee, pemilik kendaraan VinFast memiliki dua opsi ketika masa program berakhir. Pertama, konsumen dapat melakukan upgrade ke model VinFast yang lebih baru.
Kedua, konsumen dapat menjual kendaraannya melalui skema yang telah dijamin oleh VinFast sesuai nilai yang berlaku dalam program tersebut.
Rinaldi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan rasa aman kepada konsumen, tidak hanya saat menggunakan kendaraan, tetapi juga ketika ingin mengganti mobil di masa mendatang.
VinFast menilai edukasi masih menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.
Selain memperkenalkan teknologi kendaraan, perusahaan juga terus menjelaskan manfaat berbagai program seperti Battery Subscription, gratis pengisian daya, hingga Resale Value Guarantee agar masyarakat memahami biaya kepemilikan mobil listrik secara menyeluruh.
Dengan kombinasi perlindungan baterai dan jaminan nilai jual kembali, VinFast berharap semakin banyak masyarakat yang merasa yakin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengkhawatirkan performa baterai maupun nilai jual kendaraan di masa depan.
(om/ls)








