
OTO Mounture — PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menyambut beroperasinya secara penuh Daimler Truck Global Parts Center (GPC) di Halberstadt, Jerman.
Kehadiran pusat logistik global ini menjadi langkah strategis Daimler Truck dalam memperkuat distribusi suku cadang Mercedes-Benz Truck ke lebih dari 170 negara, termasuk Indonesia.
Dengan sistem logistik modern dan rantai pasok yang terintegrasi, fasilitas terbaru ini diharapkan mampu menghadirkan layanan purnajual yang lebih cepat, efisien, dan andal bagi pelanggan kendaraan niaga Mercedes-Benz di seluruh dunia.
Global Parts Center (GPC) di Halberstadt kini menjadi pusat distribusi utama Daimler Truck yang menangani lebih dari 300.000 jenis suku cadang Mercedes-Benz Truck.
Fasilitas ini memasok kebutuhan suku cadang ke 20 Regional Logistics Centers yang kemudian mendistribusikannya ke hampir 3.000 dealer resmi Mercedes-Benz Truck di berbagai negara.
Dengan sistem distribusi bertingkat mulai dari pusat global, regional, hingga dealer lokal, Daimler Truck berupaya memastikan pelanggan memperoleh suku cadang dengan waktu pengiriman yang lebih singkat dan tingkat ketersediaan yang lebih tinggi.
Sejak November 2025, distribusi suku cadang dari Global Parts Center dimulai untuk sejumlah negara di Eropa seperti Spanyol, Prancis, dan Italia.
Selanjutnya, jaringan distribusi diperluas secara bertahap ke berbagai kawasan dunia, termasuk Indonesia, Brasil, dan Afrika Selatan.
Langkah ini menjadi kabar baik bagi pelanggan Mercedes-Benz Truck di Indonesia karena pasokan suku cadang kini didukung langsung oleh pusat logistik global terbaru Daimler Truck.
Global Parts Center dibangun di Kawasan Industri Halberstadt Timur dengan luas sekitar 270.000 meter persegi.
Gudang modern ini mengandalkan teknologi otomatisasi pergudangan dan sistem konveyor canggih yang memungkinkan seluruh suku cadang, mulai dari baut kecil hingga kabin truk lengkap, dapat diambil dan dikirim secara efisien.
Selain itu, sistem manajemen penyimpanan dinamis berbasis kecerdasan logistik digunakan untuk menentukan lokasi penyimpanan setiap komponen secara otomatis. Seluruh data posisi suku cadang juga tercatat secara digital sehingga mempercepat proses pencarian dan distribusi.
BACA JUGA: Mitsubishi Fuso Resmikan Fuso Service Center Sandai, Perkuat Layanan Purna Jual di Kalimantan Barat
Tak hanya mengedepankan efisiensi logistik, Daimler Truck juga membangun Global Parts Center dengan konsep netral karbon.
Fasilitas ini sepenuhnya dirancang tanpa menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama.
Kebutuhan listrik dipenuhi melalui salah satu instalasi panel surya atap terbesar di Eropa yang menutupi lebih dari 250.000 meter persegi atau sekitar 90 persen area atap bangunan.
Selain itu, tersedia infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik berupa 16 titik pengisian daya berkapasitas 200 kW, dan 4 titik pengisian daya berkapasitas 400 kW. Fasilitas tersebut mendukung transisi armada logistik pemasok menuju kendaraan listrik di masa depan.
Head of Global Parts Operations Daimler Truck di Halberstadt, Andreas Spreter, menegaskan bahwa kehadiran Global Parts Center menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan.
Menurutnya, pasokan suku cadang yang cepat dan andal akan memastikan kendaraan pelanggan dapat beroperasi secara maksimal dengan waktu henti (downtime) yang lebih rendah.
Ia juga menyebut Halberstadt kini menjadi satu-satunya pusat distribusi global Daimler Truck yang melayani seluruh dunia dan akan terus dioptimalkan agar mampu memenuhi ekspektasi pelanggan.
Bagi pelanggan di Indonesia, penguatan jaringan logistik global ini melengkapi keberadaan Daimler Truck Parts Center Indonesia yang telah beroperasi sejak 2022.
Saat ini, DCVI mengoperasikan dua pusat distribusi suku cadang di Cikarang dengan luas sekitar 6.584 meter persegi, dan Balikpapan dengan luas sekitar 4.320 meter persegi.
Kedua fasilitas tersebut melayani lebih dari 20 dealer resmi Mercedes-Benz Truck dan Bus di seluruh Indonesia.
Ribuan jenis suku cadang tersedia untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri, mulai dari logistik, konstruksi, pertambangan, hingga transportasi.
(om/ns)








