Viral di Threads, Konsumen Keluhkan STNK Chery Belum Terbit Berbulan-bulan Setelah Terima Mobil

Logo Chery
Foto: OTO Mounture/Luchito Sangsoko

OTO Mounture — Keluhan terkait layanan purna jual kembali mencuat di media sosial. Kali ini, seorang konsumen Chery mengungkapkan kekecewaannya karena Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil yang dibelinya belum juga diterima meski kendaraan telah diserahkan sejak Februari 2026.

Keluhan tersebut disampaikan akun Threads @devin_knn yang mengaku kesulitan mendapatkan kepastian terkait proses penerbitan STNK dari pihak dealer maupun layanan pelanggan Chery.

“Parah ya Chery ini, ga sales, ga CS, ga CS regional Indonesia. Urusan STNK saja gabisa diberi kepastian,” tulisnya dalam unggahan yang ramai mendapat perhatian warganet.

Menurut pengakuannya, kendaraan telah diterima pada 12 Februari 2026. Namun hingga beberapa bulan kemudian, proses penerbitan STNK disebut belum kunjung selesai.

Ia juga mengaku telah berulang kali mencoba menghubungi tenaga penjual, layanan pelanggan dealer, hingga customer service Chery Indonesia, namun belum mendapatkan solusi yang memuaskan.

“Sales sudah bungkam dari April lalu ditanya berkali-kali tidak ada balasan. CS dealer hanya bisa janji-janji, CS Chery yang kontak saya dari Facebook juga tidak ada solusi,” tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan dari pengguna media sosial lain yang membagikan pengalaman serupa terkait keterlambatan dokumen kendaraan.

Keluhan Konsumen Chery
Tangkapan Layar

BACA JUGA: Pemilik Jaecoo J5 Keluhkan Mobil Masuk Bengkel 12 Hari karena Masalah Baterai, Mengaku Disuruh Hapus Unggahan di Facebook

Meski sempat mengeluhkan lambatnya proses penerbitan STNK, pemilik akun kemudian memberikan pembaruan terkait perkembangan kasus yang dialaminya.

Dalam unggahan lanjutan, ia menyebut telah dihubungi oleh pihak customer service dan mendapatkan informasi bahwa STNK kendaraannya telah selesai dicetak.

“Update per hari ini, barusan dari CS admin baru menghubungi bahwa STNK sudah tercetak, selanjutnya untuk urusan pajak dan lain-lain,” tulisnya.

Meski demikian, lamanya proses penerbitan dokumen kendaraan tersebut tetap menjadi sorotan warganet.

Di kolom komentar, sejumlah pengguna media sosial mengungkapkan kekhawatiran terkait proses administrasi kendaraan yang berlangsung terlalu lama.

Salah satu pengguna akun @edo_emridho mengaku pernah mengetahui kasus serupa yang bahkan berlangsung lebih lama.

“Temen saya hampir setahun gak keluar. Dicek ke Samsat ternyata fakturnya belum ada dari dealer. Setelah ditelusuri lagi ternyata dealer belum bayar. Sampai akhirnya dealer bangkrut,” tulisnya.

Sementara itu, akun @notriskhipuyo menilai kualitas layanan purna jual menjadi salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan calon konsumen selain harga dan fitur kendaraan.

“Awalnya tertarik karena banyak fitur dan harga miring, tapi lama-kelamaan karena banyak kasus jadi mikir kalau mereka fokus jualan saja dan tidak peduli aftersales,” komentarnya.

Komentar senada juga disampaikan akun @trevyhrdn yang menilai konsumen seharusnya mendapatkan kepastian informasi terkait proses administrasi kendaraan.

“Enggak beres sih kalau customer disuruh nunggu surat-surat tanpa kepastian selama itu. Pembeli kan raja, masa malah ghosting begini,” tulisnya.

BACA JUGA: Rider Indonesia Tembus Everest Base Camp Tibet, Jelajahi Atap Dunia dengan Sepeda Motor

Kasus yang ramai diperbincangkan di media sosial ini kembali menyoroti pentingnya layanan purna jual atau aftersales dalam industri otomotif.

Selain kualitas produk dan harga, kecepatan pengurusan dokumen kendaraan, ketersediaan suku cadang, layanan servis, hingga respons terhadap keluhan pelanggan menjadi faktor yang semakin diperhatikan konsumen saat memilih kendaraan.

Di tengah persaingan pasar otomotif yang semakin ketat, kualitas layanan purna jual dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.

Hingga berita ini dimuat, belum ada pernyataan resmi dari pihak Chery Indonesia terkait keluhan konsumen yang viral di media sosial tersebut.

(om/ril)

 

 

, , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *