GAC Indonesia Kunjungi Fasilitas Global di Guangzhou, Dalami Teknologi Baterai hingga Mobil Listrik

GAC Indonesia

OTO Mounture — GAC Indonesia memulai rangkaian kunjungan industri ke Guangzhou, China, sebagai bagian dari agenda menuju Beijing Auto Show 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman terhadap inovasi teknologi dan kapabilitas manufaktur global milik GAC Group, khususnya dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi.

Dalam agenda tersebut, rombongan mengunjungi tiga fasilitas utama, yaitu GAC Technology Museum, GAC Trumpchi Factory, serta GAC AION Factory.

Ketiga fasilitas ini merepresentasikan kekuatan GAC dari sisi riset teknologi, proses manufaktur, hingga produksi kendaraan listrik berbasis smart manufacturing.

BACA JUGA: Harga Dexlite Tembus Rp24.150/Liter, Ini Cara Hemat BBM Diesel Tanpa Risiko Rusak Mesin

Di GAC Technology Museum, GAC menampilkan berbagai inovasi unggulan, termasuk Magazine Battery Technology, sistem baterai yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan kendaraan listrik.

Teknologi ini mengandalkan struktur tahan panas, sistem pendingin canggih, dan pemantauan real-time melalui Battery Management System (BMS).

Pengembangannya berlanjut ke Magazine Battery Technology 2.0, yang menghadirkan stabilitas material lebih tinggi, sistem pendinginan berlapis, dan fitur self fire-extinguishing untuk mencegah thermal runaway.

Selain itu, GAC juga memperkenalkan ekosistem pintar ADiGO (AI Driving Intelligent System), termasuk ADiGO PILOT (autonomous driving), Robotaxi, dan Intelligent parking (AVP & HPA).

BACA JUGA: MIND ID Kembangkan Ekosistem Baterai EV di Karawang, Perkuat Hilirisasi dan Transisi Energi

Kunjungan dilanjutkan ke GAC Trumpchi Factory yang memproduksi kendaraan berbasis ICE (Internal Combustion Engine), HEV (Hybrid Electric Vehicle), dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Pabrik ini mengusung sistem manufaktur terintegrasi dengan teknologi yaitu otomatisasi lini stamping, elding berbasis machine vision, painting untuk ketahanan optimal, assembly line fleksibel.

GAC juga menampilkan pengembangan powertrain hybrid dengan sistem dual-motor multi-gear.

Di GAC AION Factory, rombongan melihat langsung pengembangan kendaraan listrik berbasis smart manufacturing.

Salah satu sorotan adalah teknologi solid-state battery, yang memiliki potensi keamanan lebih tinggi, kepadatan energi lebih besar, dan efisiensi lebih baik dibanding baterai konvensional.

Pengembangan ini melengkapi inovasi Magazine Battery dalam membangun sistem baterai yang aman dan andal.

Menurut Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia, kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memahami kesiapan teknologi global GAC.

“Hal ini penting untuk memastikan teknologi yang dihadirkan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia,” ujarnya.

Kunjungan ini juga sejalan dengan strategi global GAC, yakni “In Local, For Local”, yang menekankan pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar lokal.

(om/ril)

 

 

, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *