Peralihan Manajemen Belum Berdampak, Penjualan Kia Turun di Februari 2026

OTO Mounture — Jenama otomotif asal Korea Selatan, Kia Corporation telah memasuki babak baru perjalanan bisnisnya di Indonesia pada medio Januari 2026.

Perubahan ini menandai peralihan kepemilikan dan pengelolaan merek Kia di Tanah Air dari PT Kreta Indo Artha kepada prinsipal baru, yakni Kia Sales Indonesia.

Peralihan manajemen tersebut diharapkan mampu membawa strategi baru untuk memperkuat posisi Kia di pasar otomotif nasional. Namun pada awal masa transisi ini, kinerja penjualan Kia justru menunjukkan penurunan.

Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Kia pada Februari 2026 tercatat cukup rendah, baik dari sisi distribusi pabrik ke diler maupun penjualan langsung ke konsumen.

BACA JUGA: Penjualan DFSK Anjlok di Februari 2026, Wholesales Tinggal 30 Unit

Secara wholesales (distribusi pabrik ke diler) Kia di Indonesia pada Januari 2026 belum melakukan penjualan alias nol. Sedangkan pada Februari 2026 mencatatkan penjualan sebesar 27 unit.

Sementara retail salesnya, Kia mencetak penjualan sebesar 28 unit pada Februari 2026, turun 56,9 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 65 unit.

Perubahan pengelolaan dari PT Kreta Indo Artha kepada Kia Sales Indonesia menandai era baru bagi merek asal Korea Selatan tersebut di Indonesia.

Dalam masa transisi seperti ini, penurunan penjualan kerap terjadi karena perusahaan biasanya melakukan penataan ulang strategi bisnis, termasuk jaringan distribusi, strategi pemasaran, hingga penyegaran lini produk.

Ke depan, langkah strategis dari prinsipal baru diharapkan mampu mendorong kembali penjualan Kia di Indonesia, terutama di tengah persaingan pasar otomotif yang semakin ketat dengan hadirnya berbagai merek global dan kendaraan listrik.

(om/ls)

 

 

, , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *