
OTO Mounture — Penjualan kendaraan komersial Isuzu di Indonesia pada Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, performa penjualan secara tahunan masih menunjukkan tren yang relatif stabil.
Berdasarkan data dari Gaikindo, baik penjualan wholesales maupun retail Isuzu mengalami koreksi tipis pada Februari 2026.
Pada penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler), Isuzu mencatat 1.948 unit pada Februari 2026, turun 10,2 persen dibandingkan Januari 2026 yang menjual sebanyak 2.170 unit.
Namun jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan masih tumbuh sekitar 2,3% (year-on-year), di mana pada Februari 2025 mencatatkan penjualan sebanyak 1.903 unit.
BACA JUGA: GAC Siaga Lebaran 2026: Hadirkan Posko 24 Jam dan Layanan Digital untuk Pemudik
Sementara itu, penjualan retail (dari diler ke konsumen) juga mengalami penurunan tipis. Pada Februari 2026, Isuzu mencetak penjualan sebanyak 2.031 unit, turun 2,5 persen dibandingkan Januari 2026 yang melego sebanyak 2.085 unit.
Sementara periode sama tahun lalu, mengalami penurunan sebesar 5,4 persen, di mana pada Februari 2025 menjual sebanyak 2.149 unit.
Penurunan penjualan Isuzu pada Februari 2026 diperkirakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jumlah hari kerja yang lebih sedikit dibanding Januari, penyesuaian permintaan pasar, hingga dinamika distribusi kendaraan niaga.
Meski demikian, segmen kendaraan komersial masih memiliki prospek yang cukup baik, terutama selama periode Ramadan dan Lebaran.
(om/ls)








