Tips Aman Berkendara di Sekitar Truk

Ilustrasi berkendara (Foto: dok. Freepik.com)

OTO Mounture — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pribadi dan truk masih sering terdengar. Kejadian seperti ini harusnya dapat dihindari jika pengendara memahami karakter dari truk yang membuatnya memiliki banyak keterbatasan dan bisa melakukan upaya pencegahan supaya tidak terlibat kecelakaan.

Dimensi truk yang besar membuatnya tidak bisa tergesa-gesa dan butuh ruang gerak yang luas ketika bergerak. Selain itu, posisi duduk pengemudi yang tinggi dan pandangan ke belakang yang terhalang bodi membuat sopir truk memiliki blind spot atau area di sekitar kendaraan yang tidak terpantau oleh mata pengemudi.

Belum lagi, bobot truk terlebih bila dipenuhi muatan sangat besar sehingga tidak mudah bagi sopir truk untuk melakukan pengereman darurat. Lantas bagaimana caranya jika mesti berhadapan atau bekendara bersama truk di jalan? Berikut ini tips aman mengemudi di sekitar truk seperti dilansir dari siaran pers Auto2000, belum lama ini.

1. Jaga jarak aman

Jangan mengikuti truk terlalu dekat karena mobil Anda tidak terlihat oleh sopirnya. Selain itu, karena terlalu dekat membuat pengendara tidak memiliki ruang cukup untuk mengintip jalur dari arah berlawanan akibat tertutup bodi truk. Jaga jarak aman membuat Anda bisa mengantisipasi pergerakan truk, seperti bila tiba-tiba truk tersebut mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak.

Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk, namun juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir truk. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil lain. Makanya, jaga jarak aman dan pastikan tidak melakukan manuver yang membuat kendaraan Anda tidak terlihat oleh pengemudi truk.

2. Berikan tanda atau isyarat

Berikan tanda saat Anda ingin mendahului truk, bisa dengan lampu dim atau klakson. Dengan begitu, pengemudi truk dapat menyadari keberadaan mobil Anda dan menjaga kewaspadaannya.

3. Berikan ruang yang cukup

Saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk tersebut dengan mobil di depannya. Kalau jaraknya terlalu dekat, jangan memaksakan diri untuk masuk antara keduanya. Situasi ini akan membuat mobil Anda berada di blind spot truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan melakukan pengereman.

4. Perhatikan manuver truk

Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.

Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil Anda terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

5. Truk punya keterbatasan

Halangan lain yang harus dipahami dari truk adalah daya pengereman yang terbatas. Kian dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti. Oleh karena itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk dan berikan ruang yang cukup untuk manuver. (OM/RIL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.